Home > World

Bintang Piala Dunia 2026: Riyad Mahrez Pimpin Skuad Aljazair

Riyad Mahrez merupakan pemain bintang sekaligus kapten di dalam skuad Aljazair, pada Piala Dunia 2026.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Bintang Timnas Aljazair, Riyad Mahrez. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Bintang Timnas Aljazair, Riyad Mahrez. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Riyad Mahrez masih akan menjadi andalan Aljazair saat mereka tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Skor.id menghadirkan tulisan tentang Bintang Piala Dunia 2026, edisi lain dapat dibaca di sini.

Pada ajang Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez akan berperan sebagai kapten dari tim nasional Aljazair.

Riyad Mahrez menjadi salah satu pemain paling berpengalaman yang ditunjuk pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Kilas Balik Piala Dunia 2014: Jerman Ulang Sejarah Kalahkan Argentina

Baca Juga: Bintang Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo, Harapan Terakhir bersama Portugal

Selain Riyad Mahrez ada pemain senior lain seperti Aissa Mandi, dan Nabil Bentaleb yang ikut dibawa.

Namun, sosok Riyad Mahrez tetap menjadi kapten yang memimpin tim ini di lapangan.

Segudang prestasinya serta pengalaman tampil di kompetisi level atas Eropa, membuat Riyad Mahrez dipercaya menjalankan tugas ini.

Pada ajang Piala Dunia 2026, Aljazair tergabung di Grup J bersama dengan Argentina, Austria, dan Yordania.

Di atas kertas, Argentina adalah lawan tertangguh dengan status sebagai juara bertahan, di sisi lain Austria dan Yordania juga punya kualitas yang tak bisa diremehkan Aljazair.

Ini menjadi kesempaan Riyad Mahrez untuk memimpin timnya tampil di putaran final Piala Dunia 2026 nanti.

Prestasi Riyad Mahrez

Riyad Mahrez yang besar di Clichy, Prancis, menimba ilmu bersama AAS Sarcelles, ia kemudian pindah ke Quimper FC, hingga akhirnya bergabung bersama Le Havre.

Kariernya melejit sejak bergabung dengan Leicester City, dan puncaknya adalah saat ia pindah ke Manchester City pada 2018. Ia telah meninggalkan Manchester City menuju Al Ahli pada 2023, tetapi catatan prestasinya masih mengesankan.

Riyad Mahrez meraih lima gelar Liga Inggris, empat di antaranya bersama Manchester City, satu lainnya saat membela Leicester City.

Bersama Manchester City, ia juga meraih tiga trofi Piala Liga Inggris, 2 Piala FA, 1 Community Shield, dan 1 Liga Champions.

Sejak pindah ke Al Ahli, Riyad Mahrez telah memenangkan 1 Piala Super Arab Saudi, dan dua gelar Liga Champions Asia. Selain itu, ia juga mempersembahkan trofi Piala Afrika 2019 untuk Aljazair.

Penghormatan untuk Riyad Mahrez

"Dia adalah pemain luar biasa di panggung besar, dengan mentalitas untuk mencetak gol. Saya sangat puas dengan Riyad karena dia sangat mencintai sepak bola. Dia telah memberikan banyak hal selama bertahun-tahun ini dan akan memberikan lebih banyak lagi di masa depan." Pep Guardiola.

"Saya bisa menonton Mahrez bermain sepanjang malam Kemampuan mengontrol bolanya sangat luar biasa. Dia merasakan bola dengan sangat baik dan mustahil untuk menebak ke arah mana dia akan bergerak. Benar-benar mimpi buruk bagi para bek!," Gary Lineker.

"Dia sangat berbakat secara teknis; dia hampir tidak pernah kehilangan bola. Dia bisa menggiring bola, mempertahankan penguasaan bola di bawah tekanan dari dua atau tiga lawan, melewati pemain, memberikan umpan, dan membuat assist. Dia memiliki kualitas teknis yang luar biasa." Vahid Halilhodzic.

"Dia pemain berbakat yang menawarkan sesuatu yang berbeda. Dia memiliki teknik yang kuat, sangat lugas, dan selalu menjadi ancaman saat menyerang. Dia juga sangat cepat saat menguasai bola." Zinedine Zidane.

Fakta dan Statistik Riyad MahrezStatistik

- Riyad Mahrez tak punya uang untuk membeli tiket saat mendapat tawaran dari Quimper. Ia akhinya meminjam uang dari orang tuanya dan berjanji menggantinya, ia berhasil melakukannya.

- Riyad Mahrez menjadi pemain kedua yang memimpin Aljazair berjaya di Piala Afrika, mengikuti jejak Rabah Madjer pada 1990. Ia juga menjadi pemain kedua Aljazair yang memenangi Liga Champions setelah Madjer.

- Ia tak pernah mendengar tentang Leicester City sebelum klub Inggris itu menghubunginya. Mahrez mengira itu adalah klub Rugby.

- Kota Sarcelles menamai sebuah stadion dengan namanya. Stadion tersebut memiliki plakat peringatan yang bertuliskan nama ayahnya yang meninggal ketika Mahrez masih remaja.

- Mahrez telah mencetak 38 gol untuk Aljazair, hanya berjarak delapan gol dari pemegang rekor terbanyak untuk Aljazair, Islam Slimani (46 gol).

Sumber: FIFA

× Image