Home > World

Pentingnya Gabriel untuk Arsenal sebelum Gagal Penalti di Final Liga Champions

Sebelum gagal mencetak gol dari penalti di final Liga Champions, Gabriel Magalhaes adalah pemain penting untuk Arsenal.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Pertandingan final Liga Champions 2025-2026 antara PSG vs Arsenal digelar, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Pertandingan final Liga Champions 2025-2026 antara PSG vs Arsenal digelar, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Gabriel Magalhaes adalah pemain penting untuk Arsenal meski ia gagal mencetak gol dari titik penalti di final Liga Champions.

Arsenal kalah adu penalti 3-4 lawan PSG di final Liga Champions, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB usai laga berakhir imbang 1-1.

Penalti penentu adalah tendangan Gabriel yang terbang di atas mistar gawang, memastikan kemenangan PSG.

“Dia ingin mengambil penalti ini,” ujar pelatih Arsenal, Mikel Arteta, usai laga.

Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia Buka Peluang Pemain dari Skuad Piala AFF 2026 Tampil di FIFA Matchday

Baca Juga: Penantian Berlanjut, Arsenal Kembali Gagal Juara Liga Champions Usai Ditundukkan PSG

“Normalnya algojo penalti adalah Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz, tetapi kami tahu jika laga masuk tambahan waktu dan adu penalti, pemain lain juga harus siap.”

Padahal, Gabriel memang tampil solid untuk menahan PSG yang merupakan tim tersubur di Liga Champions musim ini.

Ia mencatat 13 kali sapuan, terbanyak di antara pemain lain di laga final malam tadi.

Musim ini, Gabriel juga jadi starter dalam 48 laga dari 63 pertandingan Arsenal di semua ajang.

Ia mencatat sembilan gol dan assist, lebih banyak dari Martin Odegaard atau Gabriel Jesus.

Termasuk juga gol kemenangan dramatis pada menit 90+6 lawan Newcastle United September lalu.

Pemain Arsenal, Declan Rice, mengatakan bahwa mereka mengambil catatan positif, termasuk dari kegagalan penalti Gabriel dan Eberechi Eze.

“Gagal penalti di final Liga Champions tentu bukan sesuatu yang bagus, tetapi kami mencintai mereka dan ada di belakang mereka, hal seperti ini terjadi di sepak bola, mereka bukan akan menjadi pemain terakhir yang gagal penalti di final,” ujar Rice.

“Semua pemain pernah gagal penalti dan tanpa dua pemain ini musim ini kami tak akan memenangi Liga Inggris, saya yakin. Saya tak punya kata-kata lagi untuk menggambarkan Gabriel sebagai manusia dan sebagai pemain.”

Gabriel adalah salah satu rekrutan pertama Mikel Arteta usai ditunjuk jadi pelatih pada Desember 2019.

Malam tadi adalah penalti pertama yang dieksekusi Gabriel untuk Arsenal sepanjang kariernya bersama The Gunners.

Sumber: BBC

× Image