Fakta Menarik Usai Aston Villa Menangi Liga Europa, Eks Pelatih Timnas Indonesia Ikut Terseret

SKOR.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa League 2025/2026 menghadirkan banyak cerita menarik yang langsung tercatat dalam sejarah sepak bola Eropa.
Kemenangan 3-0 atas SC Freiburg di partai final bukan hanya mengakhiri penantian panjang klub asal Birmingham tersebut, tetapi juga melahirkan sederet rekor istimewa.
Salah satu sorotan utama datang dari penampilan gemilang Morgan Rogers.
Di usia 23 tahun 298 hari, Rogers resmi menjadi pemain Inggris termuda yang berhasil mencetak gol di final kompetisi Eropa besar sejak Steven Gerrard melakukannya bersama Liverpool FC pada final UEFA Cup 2001 melawan Deportivo Alavés.
Saat itu Gerrard berusia 20 tahun 351 hari. Catatan tersebut semakin menegaskan betapa pentingnya peran Rogers dalam perjalanan luar biasa Villa musim ini.
Gelar Europa League ini juga menjadi trofi Eropa besar kedua dalam sejarah Aston Villa.
Sebelumnya, klub berjuluk The Villans tersebut terakhir kali merasakan kejayaan di benua biru saat memenangkan European Cup tahun 1982 setelah mengalahkan FC Bayern München.
Menariknya, satu-satunya gol kemenangan Villa kala itu dicetak oleh Peter Withe, sosok yang pernah dikenal publik Indonesia karena sempat menjadi pelatih tim nasional Indonesia.
Kesuksesan Villa musim ini juga semakin mempertegas status Unai Emery sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah kompetisi Eropa.
Dengan kemenangan di final kali ini, Emery kini sejajar dengan nama-nama legendaris seperti Carlo Ancelotti, José Mourinho, dan Giovanni Trapattoni sebagai manajer dengan jumlah kemenangan terbanyak di final kompetisi Eropa besar.
Pengalaman dan mental juara Emery kembali terbukti menjadi faktor penting dalam perjalanan Aston Villa menuju trofi.
Selain itu, kapten Villa, John McGinn, juga mencatat sejarah pribadi yang membanggakan. Ia menjadi pemain Skotlandia pertama yang mengangkat trofi Eropa besar sebagai kapten sejak Graeme Souness membawa Liverpool menjuarai European Cup 1984 usai mengalahkan AS Roma.
