Home > World

Aston Villa Akhiri Puasa Gelar di Eropa Setelah 44 Tahun

Aston Villa meraih gelar juara Liga Europa setelah memetik kemenangan 3-0 atas SC Freiburg di Besiktas Park.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Freiburg vs Aston Villa di laga final Liga Europa musim ini. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Freiburg vs Aston Villa di laga final Liga Europa musim ini. Sumber:(Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Aston Villa akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali meraih trofi Eropa setelah tampil dominan dan mengalahkan SC Freiburg dengan skor telak 3-0 pada final UEFA Europa League di Besiktas Park.

Gelar ini menjadi trofi Eropa pertama Villa dalam 44 tahun terakhir sekaligus mengakhiri puasa gelar mayor selama tiga dekade.

Dalam laga bersejarah tersebut, Aston Villa tampil mengenakan seragam serba putih sebagai bentuk penghormatan kepada skuad legendaris mereka yang menjuarai European Cup 1982. Sejak menit awal, pasukan Unai Emery langsung menunjukkan ambisi besar untuk membawa pulang trofi.

Baru dua menit pertandingan berjalan, Morgan Rogers sudah memberikan ancaman serius melalui tendangan keras yang memaksa kiper Freiburg, Noah Atubolu, melakukan penyelamatan penting. Freiburg yang tampil di final Eropa pertama sepanjang sejarah klub sempat mencoba memberikan perlawanan lewat peluang Nicolas Höfler, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang Emiliano Martínez.

Setelah pertandingan berjalan cukup ketat, Aston Villa akhirnya memecah kebuntuan menjelang akhir babak pertama. Berawal dari skema sepak pojok yang dirancang dengan matang, Morgan Rogers memberikan umpan pendek kepada Youri Tielemans yang langsung melepaskan tendangan voli rendah sempurna ke sudut gawang Freiburg. Gol tersebut membuat Villa unggul 1-0 dan semakin percaya diri.

Keunggulan Villa bertambah pada masa injury time babak pertama lewat aksi individu luar biasa Emiliano Buendía. Gelandang asal Argentina itu memutar badan di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan melengkung keras yang gagal dihentikan Atubolu. Gol spektakuler tersebut membuat para pendukung Villa di stadion bersorak merayakan keunggulan 2-0 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Freiburg mencoba bangkit demi menjaga asa mereka. Namun, Aston Villa justru kembali menambah gol pada menit ke-59. Emiliano Buendía kembali menjadi kreator setelah mengirim umpan silang rendah yang berhasil disambut Morgan Rogers dengan sontekan tajam di depan gawang.

Gol ketiga tersebut praktis mengubur harapan Freiburg untuk mengejar ketertinggalan. Meski pelatih Julian Schuster mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan pemain baru, Villa tetap tampil solid hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Aston Villa yang sebelumnya juga sukses finis di lima besar Premier League musim ini. Bagi Unai Emery, trofi tersebut semakin menegaskan statusnya sebagai spesialis kompetisi Europa League setelah mencatatkan gelar kelimanya di ajang tersebut.

× Image