Home > Super League

Persija Gagal Juara, Rizky Ridho Minta Maaf ke The Jak dan Singgung Insiden usai Persija vs Persib

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan pesan terbuka pada Selasa (12/5/2026), terutama untuk suporter klubnya, the Jakmania.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Rizky Ridho. (Grafis: Hendy Andika/Skor.id)
Bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Rizky Ridho. (Grafis: Hendy Andika/Skor.id)

SKOR.id - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada kelompok suporter klubnya, the Jakmania atau the Jak, Selasa (12/5/2026).

Macan Kemayoran, julukan Persija, sudah dipastikan gagal meraih target juara pada Super League 2025-2026, masih sejatinya kompetisi masih menyisakan dua pekan.

Kegagalan itu pun sontak membuat suporter kecewa, yang membuat Rizky Ridho akhirnya meminta maaf dan memastikan Persija sudah berjuang.

“Musim ini masih menyisakan 2 laga sisa, tetapi posisi Persija sudah bisa dipastikan berada di posisi 3. Posisi di akhir klasemen yang jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan,” tulisnya di Instagram pribadi.

Baca Juga: Piala Asia U-17 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

“Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, the Jakmania. Musim yang tidak mudah, ups and downs dalam sepak bola memang merupakan suatu yang wajar.”

“Namun yang terpenting kita harus mengambil suatu pelajaran dari setiap kesalahan yang dibuat. Namun yang saya bisa pastikan, tim ini telah berusaha di jalur yang lebih baik dari setiap tahunnya,” Ridho menguraikan.

Lebih lanjut bek Timnas Indonesia itu turut menyinggung soal insiden usai laga Persija vs Persib Bandung, yang mana dirinya menjadi salah satu pemain yang disorot dalam pertikaian yang terjadi.

Duel yang kerap dijuluki El Clasico-nya Indonesia itu terjadi dalam pekan ke-32 Super League 2025-2026 pada Minggu (10/5/2026), bertempat di Stadion Segiri, Samarinda.

Macan Kemayoran yang bertindak sebagai tuan rumah akhirnya kalah 0-3 dari tim berjuluk Pangeran Biru, dan hasil itu lah yang memastikan tertutupnya peluang Persija untuk jadi kampiun.

“Pekan 32 kemarin merupakan pertandingan kunci yang menentukan, tensi panas kerap terjadi dalam pertandingan-pertandingan seperti itu, termasuk adanya insiden kecil selepas pertandingan,” tulis Ridho.

“Adanya insiden itu yang menimbulkan tafsir bermacam-macam, biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya.

Namun yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan, selesai semua itu kami para pemain telah menjalin komunikasi dengan baik.”

“Terima kasih atas semua saran dan kritik yang diberikan kepada kami. Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik, setelah itu evaluasi dan pembenahan seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk membuat hasil yang lebih baik lagi untuk Persija!,” ia memungkasi pesannya.

Dalam dua pertandingan sisa di Super League 2025-2026, Macan Kemayoran terdekat dijadwalkan bertandang menghadapi Persik Kediri pada 16 Mei 2026.

Kemudian bakal menjalani laga penutup dengan bermain kandang menjamu Semen Padang FC, yang semula diagendakan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, pada 23 Mei 2026.

× Image