Jelang Lawan Persib, Mauricio Souza Sebut Peluang Juara Persija Hanya 1 Persen

SKOR.id - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, bicara mengenai peluang juara timnya menjelang laga melawan Persib Bandung pada pekan ke-30 Super League 2025-2026.
Seperti diketahui, laga penuh gengsi ini sudah dipastikan akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, 10 Mei 2026.
Kedua tim saat ini juga lsedang dalam persaingan untuk menjadi juara. Persib sementara memuncaki klasemen dengan 72 poin dari 31 laga, sama dengan yang dikoleksi Borneo FC di peringkat kedua. Sedangkan Persija membuntuti di posisi ketiga dengan nilai 65.
“Sejujurnya, peluang juara hanya tersisa satu persen. Selama masih ada peluang secara matematis, kami akan memperjuangkannya. Namun Borneo dan Bandung adalah tim yang bermain sangat konsisten selama kompetisi. Saya rasa kami punya peluang besar untuk mengalahkan Bandung. Kami akan pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan. Tim kami adalah tim yang bermain menyerang, yang selalu mencari kemenangan sepanjang waktu,” kata Mauricio Souza, usai memimpin timnya berlatih, Kamis (7/5/2026) pagi WIB.
“Tapi memang menjadi juara itu sangat sulit. Kami harus pergi ke sana dan menang, seperti yang kami lakukan terhadap semua lawan di liga. Ini adalah dua tim besar, akan menjadi pertandingan yang hebat. Sayang sekali lapangannya tidak menawarkan kondisi yang baik,” tambah pelatih asal Brasil itu.
Baca Juga: Marc Klok Nilai Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda Tidak Ideal
Baca Juga: Persib Tegaskan Tak Ikut Campur soal Dipindahkannya Laga Lawan Persija
Selain itu, dia juga mengingatkan para pemain tim Macan Kemayoran untuk tidak ada yang terkena kartu merah. Mengingat, pada pertemuan kedua tim di putaran pertama, Persija mengalami itu.
"Hal yang paling utama adalah kami harus mengakhiri pertandingan dengan 11 pemain. Pertandingan pertama itu sebenarnya sangat seimbang. Pada satu-satunya peluang yang didapatkan Bandung, mereka berhasil mencetak gol karena kesalahan kami. Dan kemudian di babak kedua kami mendapati satu pemain kartu merah, sehingga menjadi sangat sulit bermain melawan tim besar seperti Bandung,” tuturnya.
"Kami berbicara (ke pemain Persija) tentang pentingnya menjaga jumlah 11 pemain di lapangan sepanjang waktu. Tapi saya tidak bisa mengendalikan semua tindakan pemain di dalam lapangan. Untungnya dalam beberapa pertandingan terakhir kami tidak mendapatkan kartu merah,” ujar eks pelatih Madura United itu.
Lebih lanjut, pelatih berusia 52 tahun itu mengakui solidnya pertahanan Persib pada musim ini. Tim asuhan Bojan Hodak itu memang menjadi klub yang paling sedikit kebobolan di Super League 2025-2026.
"Ya, mereka memiliki pertahanan yang sangat kuat. Aspek pertahanan mereka sangat tangguh. Mereka adalah tim yang lebih banyak bertahan daripada menyerang. Tentu selalu bagus jika bisa unggul lebih dulu di papan skor. Tapi kami akan terus berjuang sepanjang waktu untuk mendapatkan tiga poin,” pungkasnya.
