Euforia Piala Dunia 2026 di Indonesia, TVRI Gandeng Polri dan Jajaran Komentator Ternama Termasuk dari SKOR

SKOR.id - Penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 atau Piala Dunia 2026 tinggal hitungan hari. Terkait euforia di Indonesia, coba diantisipasi oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI).
TVRI selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia terus matangkan persiapan teknis nonton bareng (nobar), yakni dengan mengganden Kepolisian Negara RI (Polri).
Langkah itu disampaikan langsung dalam konferensi pers di Media Center TVRI, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026), yang turut melibatkan petinggi dari kedua pihak.
Yakni Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati; Karo Penmas Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko; dan Editor in Chief Piala Dunia 2026 LPP TVRI, Usman Kansong.
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Retno Wulan menyampaikan bahwa terdapat 200 penyelenggara nobar yang sudah mengantongi lisensi resmi nobar. Angka tersebut berpotensi meningkat seiring dengan semakin dekatnya kick-off.
"Animo masyarakat sangat tinggi. Kami memprediksi jumlah ini akan bertambah. Oleh karena itu, penting bagi TVRI untuk memastikan nobar ini terselenggara dengan aman dan nyaman," ucapnya.
Retno Wulan juga mengingatkan bagi penyelenggara yang belum mendapatkan lisensi untuk segera mengurus izin melalui portal resmi (klik) guna memastikan kegiatan nobar berjalan lancar sesuai ketentuan serta menghindari potensi pelanggaran hak siar.
Adapun kehadiran pihak keamanan dalam mendukung Piala Dunia 2026 menegaskan sinergi kuat yang terjalin antara TVRI dan Polri. Trunoyudo Wisnu Andiko, pun menegaskan dukungan pihaknya.
"Polri berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan pesta sepak bola ini. Fokus kami adalah memastikan setiap titik nonton bareng yang telah terdaftar memiliki asistensi pengamanan yang memadai," katanya.
Kehadiran polisi dalam nobar ini bukan hanya untuk sekadar menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi informasi. Setiap titik nobar pun dipastikan memiliki standar keamanan yang memadai guna mencegah potensi gesekan di masyarakat.
Sementara itu TVRI menetapkan panduan akses media untuk jurnalis yang ingin meliput gelaran Piala Dunia 2026 selaku pemegang hak siar eksklusif.
"Panduan ini dibikin agar para jurnalis yang telah terdaftar dimudahkan dalam distribusi konten serta fasilitas pendukung selama turnamen ini berlangsung," ucap Usman Kansong.
Ia pun memperkenalkan para host serta komentator yang nantinya akan menjadi "wajah" TVRI dalam penyiaran Piala Dunia 2026, selama turnamen berlangsung; 11 Juni-19 Juli.
Nama-nama yang dipilih bukan sekadar publik figur populer, melainkan pakar dan analis yang memiliki jejak mentereng di dunia sepak bola nasional.
"Kehadiran para host dan komentator terbaik ini kami harapkan dapat memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap laga yang terjadi di lapangan hijau selama Piala Dunia 2026," Usman melanjutkan.
Komentator yang nantinya bertugas terbagi dari berbagai golongan yaitu kalangan praktisi (pemain, pelatih, atau mantan keduanya), pundit, dan jurnalis termasuk dari SKOR Indonesia.
Mereka adalah Yusuf Kurniawan atau Bung Yuke yang juga merupakan Direktur Liga TopSkor, dan Rais Adnan selaku kepala divisi redaksi Skor.id.
