5 Fakta Cristian Chivu usai Bawa Inter Milan Juara Liga Italia

SKOR.id - Mari menilik fakta Cristian Chivu usai bawa Inter Milan juara Liga Italia.
Inter Milan berhasil jadi juara Liga Italia usai menang 2-0 lawan Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.
Koleksi 82 poin sudah tak bisa lagi disalip Napoli yang ada di tempat kedua dengan tiga laga sisa.
Cristian Chivu jadi sosok pelatih yang mampu membawa Inter Milan jadi juara musim ini, mari menilik faktanya usai juara Liga Italia.
Baca Juga: MPL Indonesia Season 17: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Baca Juga: PSS Kembali ke Kasta Tertinggi, Persipura Tantang Adhyaksa FC untuk Tiket Promosi Terakhir
1. Bukan Pilihan Utama
Musim lalu Inter Milan tak dapat gelar apapun, Simone Inzaghi hengkang sebelum Piala Dunia Antarklub.
Inter kemudian mendekati Cesc Fabregas, meski kemudian gagal memboyong sang pelatih.
Cristian Chivu kemudian jadi pilihan meski baru beberapa pekan jadi pelatih tim senior bersama Parma.
Ini jadi keputusan tepat usai Chivu mampu mempersembahkan Scudetto ke-21 untuk Inter Milan.
2. Sudah Ada di Buku Sejarah
Usai laga, saat diberi tahu bahwa ia kini masuk buku sejarah Inter Milan, Chivu hanya membalas dengan bercanda.
"Saya rasa saya sudah masuk di buku sejarah sebelumnya," ujar Chivu sambil tersenyum.
"Saya melakukan beberapa hal sebagai pemain, tetapi kini saya bahagia untuk para pemain ini, bahagia untuk klub ini, bahagia untuk fans yang luar biasa mendukung kami sejak awal."
Chivu memang sempat mendapat banyak gelar juara bersama Inter, termasuk treble winners tahun 2010.
3. Kelima
Chivu jadi pelatih kelima Inter Milan yang mampu juara Serie A di musim pertama melatih.
Ia mengikuti jejak Árpád Weisz (1929/1930), Alfredo Foni (1952/1953), Giovanni Invernizzi (1970/1971), José Mourinho (2008/2009).
4. Menghilang
Usai peluit panjang malam tadi, Chivu langsung menghilang ke lorong pemain.
Apa yang ia lakukan?
"Saya pergi untuk merokok, saya memiliki beberapa sifat buruk, maafkan saya," ujar Chivu.
5. Harus Bertahan Lama
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, mengatakan CHivu harus bertahan lama di Inter.
"Kami tak pernah meragukan kemampuannya, dia mungkin hanya kurang pengalaman melatih," ujar Marotta.
"Dia harus terus bersama Inter untuk waktu yang lama karena dia punya kualitas yang bagus."
Sumber: Football Italia, Opta, Google
