Home > Timnas Indonesia

Tiga Diaspora Dipastikan Bergabung Timnas U-17 Indonesia, Satu Pemain Terancam Absen di Piala Asia U-17 2026

Tiga pemain diaspora dipastikan bakal menambah kekuatan Timnas U-17 Indonesia pada Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi, 5-22 Mei 2026.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Timnas U-17 Indonesia. (Grafis: Yusuf/Skor.id)
Timnas U-17 Indonesia. (Grafis: Yusuf/Skor.id)

SKOR.id - Tiga pemain diaspora dipastikan menambah kekuatan Timnas U-17 Indonesia yang bakal bertanding di Piala Asia U-17 2026. Turnamen tersebut akan digelar di Arab Saudi pada 5-22 Mei 2026.

Tiga pemain diaspora yang dimaksud adalah Matthew Baker (Melbourne City/Australia), Noha Pohan Simangunsong (NAC Breda/Belanda), dan Mike Rajasa (FC Utrecht/Belanda).

Dari jadwal yang direncanakan, Matthew Baker akan tiba di Indonesia, Jumat (24/4/2026) malam WIB. Sedangkan Noha Pohan dan Mike Rajasa baru akan bergabung dengan tim Garuda Muda di Arab Saudi, 26 April nanti.

Rencananya, skuad Timnas U-17 Indonesia akan bertolak ke Arab Saudi, Sabtu (25/4/2026).

Sementara itu, dalam persiapan sebelum ke Arab Saudi, Timnas U-17 Indonesia menggelar latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/4/2026) petang WIB. Ada 26 pemain yang mengikuti sesi latihan yang dipimpin pelatih Kurniawan Dwi Yulianto itu.

Namun begitu, ada kabar kurang baik menghampiri. Pasalnya, striker Timnas U-17 Indonesia, Mierza Firjatullah, terancam absen pada Piala Asia U-17 nanti. Itu lantaran cedera hamstring yang sedang dideritanya. Cedera itu didapatkannya saat Indonesia U-17 menghadapi Vietnam U-17 pada laga terakhir Piala AFF U-17 2026.

"Mierza memang hamstring ya, terus kami mau diskusi malam ini dengan tim medis juga bagaimana finalisasi terkait kondisi terakhir dia. Kalau memang tidak bisa bermain, kami tidak akan paksakan karena memang hamstring dia saya rasa lumayan parah. Jadi kami tetap memikirkan masa depan Mierza, karena perjalanan karier dia masih panjang," kata Kurniawan kepada wartawan.

Pada sisi lain, Kurniawan mengakui kegagalan di Piala AFF U-17 2026 cukup memukul mental para pemainnya. Seperti diketahui, dalam ajang tersebut Putu Ekayana dan kawan-kawan hanya finis di posisi ketiga Grup A dan gagal ke semifinal setelah cuma mengoleksi empat poin.

"Begitu kalah mereka sangat down, tapi kembali lagi waktu terus berjalan dan kami akan ada event di depan, Piala Asia, yang sangat penting juga," ujar Kurniawan.

Untuk mengatasi hal tersebut, jajaran pelatih melibatkan tim psikolog guna memulihkan kondisi mental pemain. Selain aspek psikologi, evaluasi teknis menjadi catatan besar, terutama mengenai penyelesaian akhir dan semangat juang di lapangan.

Sementara itu, Kurniawan kembali menargetkan Timnas U-17 Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia U-17 2026, mengulang prestasi tahun lalu. Syaratnya, mereka lebih dulu harus menembus babak 8 besar Piala Asia U-17 2026.

Artinya, minimal Indonesia U-17 bisa lolos dari fase grup. Indonesia diketahui tergabung di Grup B bersama Jepang, Cina, dan Qatar. Indonesia akan mengawali laga perdana dengan menghadapi Cina (5/5/2026), kemudian melawan Qatar (9/5/2026), dan terakhir menantang Jepang (12/5/2026).

“Kembali lagi ini kan permainan sepak bola, artinya segala kemungkinan sebelum peluit panjang atau pertandingan itu terlaksana, semua masih fifty-fifty. Jadi yang dapat kami lakukan ya berusaha mempersiapkan tim dengan baik," jelas Kurniawan.

× Image