5 Statistik Ini Jadi Bukti Permainan Spanyol Tak Efektif Melawan Tanjung Verde

SKOR.id - Spanyol hanya meraih hasil imbang pada pertandingan perdana mereka di Grup H Piala Dunia 2026, menghadapi Tanjung Verde.
Pada pertandingan melawan Tanjung Verde, Spanyol yang diperkuat sederet pemain bintang, hanya bermain imbang 0-0.
Hasil ini membuat mereka harus puas hanya memperoleh satu poin, meski tampil mendominasi melawan tim debutan tersebut.
Spanyol adalah tim unggulan yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai juara Eropa.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Kiper 40 Tahun Tanjung Verde Catat Rekor usai Tahan Imbang Spanyol
Materi pemain dan permainan La Roja racikan Luis de la Fuente membuat mereka di atas kerta jauh unggul dari Tanjung Verde.
Namun, Tanjung Verde mampu meredam permainan La Roja, bahkan kiper mereka, Vozinha, membuat rekor penyelamatan.
Tidak ada penjaga gawang yang melakukan lebih banyak penyelamatan dari dalam area kotak penalti, dan menjaga gawangnya tak kebobolan dalam pertandingan Piala Dunia sejak 2018 selain Vozinha.
Total ia melakukan tujuh penyelamatan, enam dari sepakan dalam kotak penalti sedangkan satu penyelamatan lain dari tendangan luar kotak penalti.
Rekor ini membuat Vozinha menjadi kiper keempat dengan total tujuh penyelamatan atau lebih, dan menjaga gawangnya tetap bersih dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia.
Gelombang serangan Spanyol tidak efektif, hasilnya mereka gagal mencetak gol dan harus puas dengam hasil imbang 0-0.
Berikut ini ada 5 statistik yang menjadi bukti permainan Spanyol tidak efektif.
1. Spanyol mencatatkan 27 tembakan melawan Tanjung Verde, menyamai rekor tertinggi mereka dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.
La Roja juga mencatat 27 tembakan saat melawan Paraguay pada 1998, dan pertandingan tersebut juga berakhir 0-0.
2. Mikel Oyarzabal terisolasi pada pertandingan melawan Tanjung Verde. Ia menjadi pemain pertama sejak 1966 yang bermain dalam 30 menit pertama pertandingan Piala Dunia tanpa menyentuh bola.
3. Sejak mencetak gol terakhir di Piala Dunia 2022 melawan Jepang, Spanyol sudah mencetak 49 tembakan, dan membuat 2.500 umpan tanpa menghasilkan gol.
4. Pada pertandingan ini, Spanyol membuat 74 persen penguasaan bola yang menunjukkan dominasi mereka. Uniknya, Tanjung Verde hanya melakukan satu pelanggaran, paling sedikit di Piala Dunia yang terekam sejak 1966.
5. Meski baru masuk pada menit ke-71, Lamine Yamal membuat dribel (5) lebih banyak dibanding pemain lain pada laga tersebut. Namun, ia tak dapat berbuat banyak membantu Spanyol di laga ini.
Sumber: Opta, Squawka
