Usung Pembinaan Modern dan Perlindungan Atlet Muda, BY 08 Futsal Academy Hadir di Tangerang

SKOR.id – Akademi futsal baru hadir di Kota Tangerang yakni BY 08 Futsal Academy, yang membawa konsep pembinaan usia muda dengan fokus pada pengembangan teknik, karakter, hingga perlindungan atlet sejak dini.
Founder BY 08 Futsal Academy, Bachtiar Yusuf, menjelaskan akademinya lahir dari pengalaman pribadi saat melihat antusiasme pertandingan futsal antarsekolah, yaitu butuh pembinaan yang lebih serius.
“BY 08 Futsal Academy lahir dari euforia match pertama yang saya lihat sebagai pelatih futsal antarsekolah. Yaitu, wadah pembinaan futsal. Visi besar kami; mencetak pemain futsal muda yang tidak hanya jago teknik, tapi juga berkarakter, disiplin, dan siap bersaing di level regional, provinsi, hingga nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut menurutnya, Kota Tangerang dipilih karena memiliki potensi besar dalam pengembangan futsal usia dini. Selain banyak talenta muda, dukungan orang tua dan komunitas futsal di daerah tersebut juga dinilai sangat kuat.
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
“Tangerang punya potensi pemain muda yang luar biasa dan komunitas futsal yang hidup. Animo anak-anak dan dukungan orang tua di sini sangat tinggi. Kami ingin jadi bagian dari ekosistem futsal Tangerang dan ikut mendorong Tangerang jadi salah satu lumbung pemain futsal berbakat di Banten,” Bachtiar menjelaskan.
Sebagai akademi yang baru berdiri, BY 08 Futsal Academy menawarkan tiga keunggulan utama. Pertama, kurikulum latihan yang terstruktur dan berjenjang sesuai kelompok usia. Kedua, perhatian serius terhadap keselamatan pemain. Ketiga, pendekatan kekeluargaan agar setiap anak mendapat perhatian maksimal dari pelatih.
Salah satu program yang menjadi pembeda adalah biaya pendaftaran yang sudah termasuk BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet. Menurut Sang Founder, ide tersebut lahir dari pengalamannya di lapangan yang sering melihat cedera menjadi beban bagi orang tua.
“Cedera bisa terjadi kapan saja, dan biaya penanganan sering jadi beban orang tua. Kami tidak mau anak berhenti berkembang hanya karena takut cedera. Nah, BPJS Ketenagakerjaan program JKK jadi jaring pengaman pertama agar anak bisa fokus latihan tanpa khawatir berlebihan,” kata Bachtiar.
Dia pun menegaskan, keselamatan pemain merupakan prioritas utama dalam pembinaan jangka panjang. Karena itu, selain BPJS, akademi juga menerapkan SOP latihan aman, pemanasan dan pendinginan wajib, serta pelatih bersertifikat P3K dasar.
Dalam waktu dekat, BY 08 Futsal Academy menargetkan tampil di berbagai kompetisi lokal Kota Tangerang dan turnamen antarakademi. Bahkan, mereka juga berencana membuat turnamen sendiri bertajuk BY08FA Cup.
“Jangka menengah kami adalah membidik Liga AAFI atau kompetisi resmi kelompok usia tingkat provinsi. Targetnya bukan sekadar juara, tapi memberi pengalaman tanding berkala,” ucap Bachtiar.
Untuk mendukung identitas tim, akademi ini juga menjalin kerja sama dengan Becks Apparel. Kolaborasi tersebut diharapkan menambah kepercayaan diri pemain saat latihan maupun bertanding.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan Becks Apparel. Jersey dan training kit yang nyaman itu berpengaruh ke kepercayaan diri anak saat latihan dan tanding,” ujar Bachtiar.
“Becks juga support desain yang merepresentasikan identitas BY 08. Semoga ini jadi kolaborasi jangka panjang yang saling membesarkan,” ia memungkasi.
Sementara itu Direktur Operasional Becks Apparel, Meiliza Amanda, menyambut positif kerja sama tersebut karena kolaborasi dengan akademi usia muda sejalan dengan komitmen pihaknya untuk ikut mendukung pembinaan olahraga sejak level dasar.
“Kami melihat BY 08 Futsal Academy memiliki semangat besar dalam membina generasi muda. Itu sejalan dengan visi Becks Apparel untuk hadir bukan hanya sebagai penyedia apparel, tetapi juga bagian dari perkembangan olahraga Indonesia,” katanya.
“Kami berharap kerja sama ini bisa memberi manfaat nyata bagi para pemain muda dan menjadi langkah awal kolaborasi jangka panjang,” Amanda menyudahi.
