Hari Kartini: Rekomendasi 3 Film tentang Atlet Wanita Indonesia

SKOR.id - Jelang peringatan Hari Kartini, berikut ini adalah rekomendasi film tentang atlet Wanita Indonesia.
Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan yang memperjuangkan hak-hak wanita, Raden Ajeng Kartini, yang lahir di Jepara, 21 April 1879.
Kini di masa modern, setidaknya ada tiga film biopik yang mengangkat kisah perjuangan atlet wanita Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Film apa saja?
Baca Juga: Cara Taz Skylar Latih Tendangan Sanji di One Piece Live Action
Baca Juga: Tom Holland Tampil Lebih Berotot, Ini Rahasia di Balik Perubahan Fisiknya di Film Spider-Man Terbaru
1. 3 Srikandi
Film ini menceritakan kisah tentang tiga orang atlet pemanah wanita Indonesia yakni Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, dan Lilies Handayani.
Mereka bertiga adalah sosok atlet panahan Indonesia yang berhasil meraih medali pertama bagi kontingen Indonesia di ajang Olimpiade sepanjang masa.
Ketiganya mencetak sejarah ketika berhasil meraih medali perak cabang panahan beregu putri Olimpiade 1988 Seoul. Lantaran prestasi ini, mereka pun dijuluki 3 Srikandi.
Film yang dirilis pada 4 Agustus 2016 ini dibintangi oleh banyak artis ternama seperti Chelsea Islan (berperan sebagai Lilies Handayani), Bunga Citra Lestari (Nurfitriyana Saiman), Tara Basro (Kusuma Wardhani), hingga Reza Rahadian yang berperan sebagai pelatih Donald Pandiangan.
2. Susi Susanti: Love All
Banyak prestasi yang pernah Susi Susanti persembahkan bagi Indonesia dalam dunia bulutangkis internasional. Salah satu yang paling heroik adalah ketika ia berhasil menyumbangkan medali emas tunggal putri di Olimpiade 1992 Barcelona.
Menariknya, Alan Budikusuma yang saat itu berpacaran dan kini menjadi suaminya juga meraih medali emas untuk nomor tunggal putra. Julukan pasangan emas pun diberikan kepada keduanya.
Kisah perjalanan karier dan perjuangan Susy Susanti hingga akhirnya mendapatkan medali emas Olimpiade 1992 diangkat dalam sebuah film berjudul "Susi Susanti: Love All" yang dirilis pada 2019.
Dalam filmnya, sosok Susy Susanti diperankan oleh aktris Laura Basuki. Film ini menceritakan perjalanan Susy Susanti dalam dunia badminton sejak usia 14 tahun.
Film ini berhasil mendapatkan 13 nominasi termasuk Film Terbaik pada Festival Film Indonesia 2020. Hasilnya, Laura Basuki berhasil mendapatkan penghargaan pemeran utama perempuan terbaik pada ajang tersebut.
3. 6,9 Detik
Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang atlet panjat tebing putri asal Grobogan, Jawa Tengah, yaitu Aries Susanti Rahayu.
Judul film ini terinspirasi dari pencapaian Aries saat berhasil meraih medali emas di ajang Asian Games 2018, dan berhasil menciptakan rekor dunia baru dengan menyelesaikan panjat tebing dalam waktu singkat selama 6,9 detik.
Waktu yang berhasil diraih Aries tersebut sukses mengalahkan rekor sebelumnya, 7,1 detik. Berkat torehannya itu, atlet spesialis panjat cepat ini pun dijuluki Spiderwoman.
Film yang dirilis pada 2019 ini disutradarai Lola Amaria dan ditulis oleh Sinar Ayu Massie. Aries Susanti Rahayu pun berperan sebagai dirinya sendiri dalam film ini.
Sumber: Skor.id
