Home > La Liga

La Liga Retro Matchday, Membawa Penggemar ke Era Berbeda

La Liga Retro Matchday pekan ini, akan memberikan pengalaman berbeda bagi penggemar.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
La Liga Retro Matchday digelar pekan ini. (Foto: LaLiga. Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
La Liga Retro Matchday digelar pekan ini. (Foto: LaLiga. Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - La Liga akan mencatat sejarah, dengan menggelar retro matchday pertama pada 10 hingga 13 April 2026. Ini menegaskan La Liga sebagai pionir di mana warisan sepak bola Spanyol menjadi pusat perhatian.

La Liga Retro Matchday merupakan bagian dari kampanye "42 legacies, 42 ways to win", dan berada di bawah konsep "A living legacy".

Pekan pertandingan ini menghadirkan cara melihat masa lalu dari sudut pandang masa kini, menghubungkan sejarah klub dengan audiens baru, serta membawa sepak bola melampaui 90 menit permainan.

Pengalaman Siaran yang Membawa Penggemar ke Era Berbeda

Baca Juga: La Liga 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Real Madrid vs Girona: Los Blancos Unggul dalam 5 Pertemuan Terakhir

Sepanjang akhir pekan kompetisi, seluruh pengalaman audiovisual La Liga akan bertranformasi, mendukung narasi Retro Matchday.

Setiap pertandingan akan menyajikan visual yang unik yang berbeda dari biasanya.

Siarran akan menampilkan grafis yang terinspirasi dari dekade-dekade sebelumnya, dengan identitas visual yang disesuaikan dengan konsep retro.

Tampilan skor, transisi, lower-thirds, hingga elemen grafis lain merekonstruksi bahasa visual sepak bola dari masa lalu, menghadirkan pengalaman imersif bagi penonton.

Tema retro diluncurkan La Liga pada pekan ke-31. (Foto: LaLiga. Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).
Tema retro diluncurkan La Liga pada pekan ke-31. (Foto: LaLiga. Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).

Transformasi ini diperkuat dengan berbagai elemen kunci pada matchday, seperti bola resmi yang dirancang khusus, serta atmosfer stadion yang menghasilkan keselarasan antara apa yang terjadi di lapangan dengan penampilan di layar.

Tujuannya jelas agar penggemar tak hanya menonton pertandingan, tetapi juga seolah melakukan perjalanan waktu dari rumah mereka, menikmati sepak bola dari perspektif emosional dan sensorik yang berbeda.

Melalui inisiatif ini, La Liga menempatkan inovasi audiovisual sebagai inti produknya, memperkuat kemampuan dalam menghadirkan pengalaman berbeda, serta bersaing di tingkat global di mana storytelling menjadi kunci.

Ekosistem Sponsor yang Selaras dengan Inisiatif

Retro Matchday melibatkan sponsor La Liga yang turut berpartisipasi untuk memperluas jangkauan serta memperkuat koneksi dengan penggemar.

Di antaranya, Puma, yang menjadi sorotan dengan pmengembangkan bola resmi khusus yang terinspirasi dari estetika retro dan dirancang untuk terintegrasi penuh dalam narasi visual kompetisi.

Kontribusi ini langsung terkait dengan permainan, memperkuat konsistensi pengalaman di lapangan.

Selain Puma, branda lain seperti Mahou, Volkswagen, El Corte Ingles, Microsoft, EA SPORTS, Haier, Milka, Moeve, Luckia, dan Panini juga ambil bagian dalam kampanye ini.

Inisiatif ini membuat La Liga semakin menegaskan posisi sebagai kompetisi yang mengintegrasikan warisan, inovasi dan budaya, sekaligus memperkuat statusnya sebagai salah satu liga paling kreatif dan berbeda di kancah internasional.

Retro Matchday tak hanya merayakan sejarah sepak bola Spanyol, tetapi juga membuktikan warisan tersebut tetap hidup dan relevan hingga saat ini.

Sumber: La Liga

× Image