Veda Ega Pratama Ungkap Faktor Dirinya Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026

SKOR.id - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan kekecewaan di Moto3 Amerika 2026 setelah gagal finis pada balapan di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Minggu (29/3/2026) atau Senin dini hari WIB. Padahal, Veda memulai lomba dari posisi keempat dan tampil percaya diri dengan ikut bersaing di barisan depan sejak awal balapan.
Namun nasib berkata lain. Saat baru memasuki lap kelima, Veda mengalami kecelakaan yang membuatnya terpaksa menghentikan balapan lebih cepat. Insiden tersebut membuat langkah pembalap Honda Team Asia itu terhenti, meski performanya sejak awal terlihat menjanjikan.
Veda Ega Pratama pun mengungkapkan faktor yang membuatnya gagal finis pada balapan kali ini.
“Ini balapan yang berat karena sejak awal banyak pertarungan agresif di grup, dan tidak mudah mengelola semuanya. Tapi setelah itu saya mulai merasa lebih baik, menemukan ritme, dan bisa menyalip beberapa pebalap untuk mengejar grup depan,” kata Veda, dalam rilis Honda Team Asia.
Baca Juga: Tantangan Berat Veda Ega Pratama Menangi Moto3 America
Baca Juga: Veda Ega Pratama Beberkan Perjuangan Raih Podium di Moto3 Brasil 2026
Namun ketika sedang dalam momentum positif, satu kesalahan membuat harapannya buyar.
“Saya sedikit melebar lalu membuka gas terlalu agresif saat motor masih miring, dan saya kehilangan kendali. Tentu saya kecewa karena hari ini kami punya peluang bagus,” ujarnya.
Meski begitu, Veda tidak ingin larut dalam penyesalan. Apalagi, dia harus segera menatap balapan selanjutnya di Sirkuit Jerez, Spanyol, 26 April mendatang.
“Ini bagian dari belajar dan menambah pengalaman. Saya akan mengambil ini sebagai pelajaran penting dan kembali lebih kuat di Jerez,” tegas pembalap nomor 9 tersebut.
Sementara itu, gagal finis membuat posisi Veda di klasemen pembalap turun ke peringkat ketujuh dengan 27 poin.
Pada sisi lain, manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengaku kecewa dengan hasil yang didapatkan Veda, namun dia tetap memberikan apresiasi untuk pembalap berusia 17 tahun itu.
“Veda bertarung dekat dengan grup depan dan memiliki kecepatan untuk tetap berada dalam persaingan posisi teratas,” ujar Aoyama.
“Ia sempat kehilangan sedikit waktu di awal, tetapi mampu kembali mengejar sebelum membuat kesalahan kecil yang membuatnya terjatuh. Padahal ia punya kecepatan dan rasa percaya diri untuk kembali menjalani balapan yang sangat bagus,” tambahnya.
Sumber: Honda Team Asia
