Sukses Lolos ke Grand Final PMPL, Zuxxy Lontarkan Sindiran ke Luxxy

SKOR.id - Persaingan di scene kompetitif PUBG Mobile kembali memanas, kali ini datang dari dua sosok yang sudah lama dikenal di komunitas, yakni si kembar Zuxxy dan Luxxy.
Dalam sebuah pernyataan yang cukup menyita perhatian, Zuxxy secara terbuka mengkritik performa sang saudara setelah hasil berbeda yang mereka raih di turnamen terbaru.
Zuxxy berhasil melangkah hingga Grand Final, sementara Luxxy harus terhenti lebih awal.
Perbedaan hasil ini pun menjadi sorotan, terutama karena keduanya dikenal sebagai pemain berpengalaman dengan jam terbang tinggi di kompetisi PUBG Mobile. Namun menurut Zuxxy, kegagalan Luxxy justru menjadi pelajaran penting untuk memahami kerasnya persaingan saat ini.
Ia menilai bahwa Luxxy, dan juga beberapa pemain lain di luar sana, mulai meremehkan tingkat kompetitif PUBG Mobile yang terus berkembang. Menurutnya, banyak pihak yang hanya berani berbicara besar tanpa benar-benar memahami tekanan dan kesulitan saat terjun langsung ke turnamen profesional.
“Luxxy tidak lolos ke Grand Final, ya itulah yang harus dirasakan. Selama ini mungkin hanya banyak bicara, tapi ketika benar-benar bermain, baru terasa betapa sulitnya scene kompetitif PUBG Mobile sekarang,” ungkap Zuxxy.
Tak hanya menyoroti Luxxy, Zuxxy juga menyinggung fenomena yang lebih luas di komunitas. Ia mengkritik sebagian pemain dari tim komunitas yang kerap meremehkan tim dan pemain profesional. Menurutnya, kritik tanpa dasar tersebut sering kali muncul dari mereka yang belum pernah merasakan atmosfer kompetisi sesungguhnya.
Zuxxy menegaskan bahwa banyak pemain komunitas yang kerap melontarkan komentar negatif kepada pro player, bahkan kepada idolanya sendiri. Namun ketika diberi kesempatan untuk bersaing di level yang sama, mereka justru kesulitan untuk mencapai tahap yang lebih tinggi, seperti Grand Final.
Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa scene kompetitif PUBG Mobile saat ini tidak bisa dianggap remeh. Perkembangan strategi, mekanik permainan, hingga kualitas tim yang semakin merata membuat persaingan menjadi jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya.
Apa yang disampaikan Zuxxy mencerminkan realitas di dunia esports, di mana performa di lapangan menjadi satu-satunya tolok ukur. Nama besar atau reputasi masa lalu tidak lagi cukup untuk menjamin kesuksesan tanpa diiringi kerja keras dan adaptasi terhadap meta permainan yang terus berubah.
Di sisi lain, kritik dari Zuxxy juga bisa menjadi motivasi bagi Luxxy untuk bangkit dan membuktikan kemampuannya di turnamen berikutnya. Rivalitas sekaligus hubungan saudara ini justru menambah warna dalam perjalanan karier keduanya di dunia PUBG Mobile.
Sumber: Dunia Games
