Home > Badminton

Deretan Gelar Carolina Marin yang Putuskan Pensiun dari Bulu Tangkis

Carolina Marin mengumumkan gantung raket pada Kamis (26/3/2026), lantaran cedera terus menerus yang dialaminya.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Pebulu tangkis tunggal putri asal Spanyol, Carolina Marin, umumkan pensiun. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)
Pebulu tangkis tunggal putri asal Spanyol, Carolina Marin, umumkan pensiun. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id - Carolina Marin, salah satu pebulutangkis terhebat sepanjang masa, mengumumkan pensiun pada Kamis (26/3/2026), karena cedera lutut yang tak kunjung pulih. Pebulutangkis Spanyol berusia 32 tahun itu menutup karier gemilang yang mencakup medali emas Olimpiade dan tiga gelar Kejuaraan Dunia.

Dalam sebuah video di akun media sosialnya berjudul “My journey ends here”, Marin menjelaskan bahwa cedera berulang membuatnya harus memprioritaskan kesehatan jangka panjang daripada memaksakan satu laga perpisahan. Ia memastikan tidak akan tampil di Kejuaraan Eropa mendatang di Huelva.

“Perjalanan saya di bulu tangkis profesional telah berakhir dan karena itu saya tidak akan berkompetisi di Kejuaraan Eropa di Huelva,” kata Marin, dalam video perpisahannya itu.

“Saya ingin kita bisa saling berjumpa untuk terakhir kalinya di lapangan, tetapi saya tidak ingin mempertaruhkan tubuh saya demi itu. Saya sudah mengatakan di banyak kesempatan, dan saya konsisten dengan keputusan saya,” tegasnya.

Karier Legenda Marin

Marin memiliki rivalitas yang terkenal dengan atlet India peraih dua medali Olimpiade, PV Sindhu, dengan keduanya sering menghasilkan duel-duel berkesan. Marin mengalahkan Sindhu pada final Olimpiade Rio 2016 dan final Kejuaraan Dunia 2018.

Kejuaraan Eropa di Huelva yang dijadwalkan berlangsung bulan depan seharusnya menjadi laga perpisahan Marin di tanah kelahirannya. Ia mengaku menyesal tidak bisa menutup kariernya dengan cara berbeda, namun menyadari tidak semua hal berjalan sesuai rencana.

Rekor kariernya sangat gemilang, dengan gelar dunia pada 2014, 2015, dan 2018, tujuh gelar Eropa, serta emas Olimpiade 2016. Penampilan kompetitif terakhirnya terjadi di Olimpiade Paris 2024, yang menandai comeback luar biasa setelah dua kali mengalami cedera ligamen anterior (ACL) pada 2019 dan 2021.

“Pada akhirnya, saya memang pensiun di lapangan, di Paris, pada 2024, hanya saja saat itu kita belum mengetahuinya,” ujar Marin.

Meski tidak akan bertanding di Huelva, Marin akan tetap menghadiri kejuaraan tersebut.

“Dengan cara tertentu, saya akan pensiun di Huelva, bukan dengan raket di tangan, tetapi dengan memberikan kembali seluruh energi kepada kota tempat saya lahir dan merasakan satu pekan yang tak terlupakan,” kata Marin.

Dunia bulu tangkis pun cepat menunjukkan rasa hormat dan cinta kepada Marin, dengan Viktor Axelsen, Chirag Shetty, dan lainnya memberikan komentar pada video pesannya dan memuji perjalanan karier sang legenda.

Daftar Gelar Carolina Marin di Bulu Tangkis:

  • Medali Emas Olimpiade: 1 (2016)
  • Kejuaraan Dunia: 3 (2014, 2015, 2018)
  • European Games: 1 (2023)
  • Kejuaraan Eropa: 7(2014, 2016, 2017, 2018, 2021, 2022, 2024)
  • Kejuaraan Eropa Junior: 1 (2011)
  • BWF World Tour: 10 gelar (Japan Open 2018, China Open 2018, China Open 2019, Syed Modi International 2019, Thailand Open 2020/1, Thailand Open 2020/II, Swiss Open 2021, Orlean Masters 2023, All England Open 2024, Swiss Open 2024)
  • BWF Superseries: 6 (All England 2015, Malaysia Open 2015, Australia Open 2015, French Open 2015, Hong Kong Open 2015, Japan Open 2017)
  • BWF Grand Prix: 2 (London Grand Prix Gold 2013, Scottish Open 2013)
  • BWF International Challenge/Series: 9 (Irish International 2009, Uganda International 2010, Cyprus International 2010, Morocco International 2011, Spanish Open 2011, Swedish Masters 2013, Finnish Open 2013, Italian International 2013, Italian International 2019)

Sumber: Instagram @carolinamarin, Wikipedia

× Image