Mastabe FA Hadir dengan Sentuhan Jepang

SKOR.id – Mastabe Football Academy (FA) mulai mencuri perhatian di kancah Liga TopSkor zona Jakarta.
Meski berstatus sebagai member baru, akademi yang bermarkas di Brigif, Kalisari, Jakarta Timur ini langsung menunjukkan keseriusan dalam membangun sistem pembinaan pemain usia muda.
Langkah konkret itu terlihat dari keikutsertaan Mastabe FA di tiga kelompok usia sekaligus, yakni U-13, U-14, dan U-15.
Tak hanya sekadar berpartisipasi, tim U-15 mereka bahkan sudah berani bersaing di level tertinggi, tier LTS 1—sebuah sinyal kuat bahwa akademi ini tidak ingin sekadar numpang lewat.
Dalam program Visit Camp, Liga TopSkor berkesempatan melihat langsung aktivitas dan perkembangan Mastabe FA di home base mereka.
Owner Mastabe FA, Muhammad Afif Syauqi, pun membeberkan perjalanan awal berdirinya akademi tersebut yang terbilang masih sangat muda.
“Berdirinya Mastabe itu di tanggal 10 Agustus 2024. Tapi dari Agustus sampai Desember kami tidak hitung sebagai bagian dari pendirian,” kata Afif.
“Kenapa? Kami anggap itu sebagai masa persiapan. Jadi kami hitung itu di awal Januari 2025. Jadi sampai detik ini kami bisa dianggap baru berjalan satu tahun lebih dua bulan,” ia menambahkan.
Di balik usia yang masih seumur jagung, Mastabe FA tidak main-main dalam menyusun fondasi teknis. Mereka menunjuk sosok berpengalaman, Achmad Zulkifli, sebagai Direktur Teknik. Diketahui, ia juga merupakan pelatih Persikad Depok serta pernah menangani Persiraja Banda Aceh.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari visi besar Mastabe FA dalam menghadirkan sistem pembinaan yang terarah dan berstandar tinggi. Hal ini juga berkaitan dengan filosofi di balik nama “Mastabe” itu sendiri.
Afif mengungkapkan, nama tersebut lahir dari perpaduan identitas internal dan inspirasi dari budaya sepak bola Jepang yang dikenal kuat dalam pembinaan usia muda.
“Jadi awal mulanya dalam menentukan nama yang dipakai akademi ini, yang pasti saya kebetulan punya brand, maksudnya Masta Group. Lalu di sisi lain, karena suka sharing dengan coach Zul, coach Zul juga suka ngebahas di mana kiblat secara pribadi dia dalam membina pemain di sepak bola, salah satunya yang ada di Asia, yaitu Jepang,” ujar Afif.
“Jadi supaya seolah-olah kami bisa menjaga spirit tersebut karena memang saat ini pembinaan pemain muda terbaik di Benua Asia salah satunya Jepang.”
“Supaya kami ingat dengan tujuan kami akhirnya kami bersepakat supaya ada nuansa Jepang-nya kami gunakan Mastabe yang akhirnya orang berpikir kami ini agak ke Jepang-Jepang-an,” jelasnya.
Dengan konsep yang matang, struktur yang mulai terbentuk, serta filosofi yang jelas, Mastabe FA perlahan menegaskan diri sebagai salah satu akademi yang patut diperhitungkan di Liga TopSkor musim ini.
Selengkapnya saksikan tayangan liputan Mastabe FA di channel YouTube Liga TopSkor.
