PSSI Bantah Isu Ole Romeny Patah Kaki, Pastikan Keamanan Travel Para Pemain Diaspora

SKOR.id - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, membantah kabar yang menyebut striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, alami cedera patah kaki jelang FIFA Series 2026.
Hal itu diungkapkan sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) itu pada Jumat (13/3/2026) malam.
"Saya sudah tanya, Ole Romeny tidak cedera," kata Sumardji kepada awak media di Jakarta.
Sebelumnya, kabar cedera pemain Oxford United tersebut muncul setelah dia diketahui absen dalam dua pertandingan terakhir di EFL Championship 2025-2026.
Hal itu diperkuat keterangan situs Transfermarkt, yang menjelaskan bahwa Ole absen lantaran mengalami patah kaki.
Tak pelak kabar ini menimbulkan kekhawatiran suporter Timnas Indonesia.
Pasalnya, Ole Romeny selalu menjadi andalan di posisi nomor 9 alias striker utama sejak menjalani debut bersama skuad Garuda pada 20 Maret 2025.
Sejauh ini, Ole mampu mengemas tiga gol dari enam pertandingan bersama Timnas Indonesia. Ketiga gol itu lahir dalam tiga penampilan pertamanya.
Tak heran jika nama Ole Romeny masuk daftar 41 pemain pilihan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk persiapan FIFA Series pada 27-30 Maret 2026 yang diikuti Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts & Nevis.
Perjalanan lancar
Selain itu, Sumardji juga memastikan perjalanan para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di klub-klub Benua Biru akan berjalan lancar.
Diketahui, konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berdampak ke dunia olahraga, termasuk sepak bola.
Penutupan sejumlah bandara di kawasan Timur Tengah dapat menghambat kedatangan pemain diaspora menjelang FIFA Series 2026.
"Soal keberangkatan anak-anak ini dari Eropa pada saat sekarang ini memang bersamaan dengan situasi Timur Tengah yang memanas, sehingga opsinya adalah transit di Singapura, dan berkaitan dengan soal kedatangan, termasuk tiketnya, sudah oke semua," kata Sumardji.
"Anak-anak semuanya sudah bisa nanti berangkat sesuai dengan jadwal yang ada, dan semuanya itu melalui Singapura. Jadi, tidak ada yang melalui Dubai maupun Qatar. Sehingga, dari Belanda atau pun dari mana, itu langsung transit ke Singapura. Baru setelah itu ke Jakarta," pungkasnya.
