Home > Super League

PSSI Pers Kutuk Intimidasi Ofisial Malut United ke Wartawan, SIWO PWI Lapor Polisi

Tindakan intimidasi terhadap sejumlah wartawan terjadi dalam pertandingan Super League 2025-2026 yang dilakukan ofisial tim Malut United, Sabtu (7/3/2026) malam.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Kompetisi sepak bola profesional kasta tertinggi di Indonesia, Super League 2025-2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Kompetisi sepak bola profesional kasta tertinggi di Indonesia, Super League 2025-2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Tindakan intimidasi terhadap sejumlah wartawan terjadi dalam pertandingan Super League 2025-2026 yang dilakukan ofisial tim Malut United.

Kejadian terjadi saat laga pembuka pekan ke-24 yaitu Malut United menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3/2026) malam.

Selepas duel yang berakhir 3-3 itu, terjadi pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak-hak jurnalistik yang sejatinya dijamin oleh Undang-Undang (UU).

Salah satu wartawan yang menjadi korban adalah jurnalis RRI Ternate, Irwan Djailani, yang didatangi, diintimidasi, dan dipaksa menghapus rekaman video yang merupakan bagian sah dari kerja jurnalistiknya.

Tindakan tersebut dilakukan oleh seorang pria yang diduga ofisial tim Malut United, yang juga meminta steward untuk mengusir sejumlah jurnalis dari area tribun.

Padahal, para wartawan tersebut telah dilengkapi dengan ID Card resmi yang dikeluarkan oleh penyelenggara kompetisi Super League 2025-2026, I.League.

PSSI Pers melalui pernyataan resminya menegaskan mengutuk keras tindakan intimidasi terhadap wartawan tersebut dan menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Insan pers memiliki peran penting dalam ekosistem sepak bola dan harus dapat menjalankan tugas jurnalistiknya secara bebas, aman, dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Karena itu, segala bentuk intimidasi, ancaman, atau upaya menghalangi tugas wartawan merupakan tindak pidana yang dapat dijerat hukum.

"Kami meminta seluruh pihak, baik suporter maupun klub dan ofisial tim, untuk menghormati kerja wartawan serta menjaga profesionalisme demi terciptanya iklim sepak bola yang sehat, terbuka, dan saling menghormati," tulis PSSI Pers.

Respons SIWO PWI Pusat

Sementara itu Serikat Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat menyatakan keprihatinan yang mendalam sekaligus mengecam keras tindakan intimidasi yang terjadi tersebut.

"Kami mengecam keras tindakan intimidasi yang dilakukan oleh ofisial Malut United terhadap wartawan peliput," kata Ketua Umum SIWO PWI Pusat, Suryansyah, Minggu (8/3/2026).

"Ini bukan sekadar tindakan tidak terpuji, ini adalah pelanggaran nyata terhadap kebebasan pers yang dilindungi undang-undang. Wartawan yang hadir di lapangan telah mengantongi kredensial resmi dan menjalankan tugas jurnalistik yang sah."

"Tidak ada satu pun pihak yang berhak menghalangi, mengancam, apalagi memaksa mereka menghapus hasil kerja jurnalistiknya," ia memaparkan pada rilis resminya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua PWI Maluku Utara, Asri Fabanyo, yang mengecam intimidasi terhadap sejumlah jurnalis saat menjalankan tugas peliputan tersebut.

"Tindakan yang dilakukan bos Malut United tidak dapat dibenarkan karena menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang. Saya mendukung SIWO PWI Pusat yang bersurat ke Kapolri untuk menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut," kata Asri Fabanyo.

Suryansyah pun menegaskan SIWO PWI Pusat tidak akan tinggal diam, yakni bakal melaporkan hal ini secara resmi ke Kapolri, sekaligus mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kejadian ini secara serius.

"Kami juga mendesak I.League untuk segera menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum yang bersangkutan. Intimidasi terhadap wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi dan hak publik atas informasi," ia menambahkan.

"Kami akan terus berdiri di garis terdepan untuk melindungi setiap wartawan olahraga Indonesia dalam menjalankan tugasnya," Suryansyah memungkasi.

Wartawan, sekaligus CEO Halmaherapost.com, Firjal Usdek (baju merah), saat dipaksa keluar dari tribune Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, oleh tim keamanan di pertandingan Malut United vs PSM Makassar dalam pekan ke-24 Super League 2025-2026 pada 7 Maret 2026. (Foto: halmaherapost)
Wartawan, sekaligus CEO Halmaherapost.com, Firjal Usdek (baju merah), saat dipaksa keluar dari tribune Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, oleh tim keamanan di pertandingan Malut United vs PSM Makassar dalam pekan ke-24 Super League 2025-2026 pada 7 Maret 2026. (Foto: halmaherapost)

Sikap dan Tuntutan SIWO PWI Pusat

1. SIWO PWI Pusat menyesali dan mengecam keras segala bentuk intimidasi, ancaman, dan penghalangan kerja jurnalistik yang dialami oleh wartawan peliput pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang secara tegas menjamin kemerdekaan pers dan melindungi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

2. SIWO PWI Pusat mendesak PT I-League selaku penyelenggara kompetisi BRI Super League untuk segera mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi yang setimpal kepada ofisial tim Malut United yang terbukti melakukan intimidasi terhadap wartawan dan perangkat pertandingan. Kejadian ini mencoreng citra kompetisi sepak bola profesional Indonesia.

3. SIWO PWI Pusat mendorong Kapolri untuk menindaklanjuti laporan ini secara serius, mengingat tindakan intimidasi dan ancaman yang dilakukan oleh oknum tersebut berpotensi memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun Undang-Undang Pers.

4. SIWO PWI Pusat mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem sepak bola Indonesia, termasuk manajemen klub, official tim, suporter, dan penyelenggara kompetisi, bahwa kehadiran wartawan di lapangan adalah bagian tak terpisahkan dari upaya membangun transparansi dan akuntabilitas dalam dunia olahraga. Wartawan bukan musuh, melainkan mitra dalam memajukan olahraga Indonesia.

5. SIWO PWI Pusat menyerukan kepada seluruh wartawan olahraga Indonesia untuk tidak gentar dalam menjalankan tugas jurnalistik yang mulia. SIWO PWI Pusat akan senantiasa hadir sebagai pelindung dan pembela hak-hak wartawan olahraga di seluruh pelosok Indonesia.

× Image