Home > National

Soal Insiden Persib di ACL 2 2025-2026, Erick Thohir Tunggu Penilaian AFC

Menpora RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengomentari kejadian di Stadion GBLA setelah laga Persib Bandung vs Rachaburi FC.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Persib Bandung. (Grafis Deni Sulaeman/Skor.id)
Persib Bandung. (Grafis Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Menpora RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengomentari soal insiden yang melibatkan Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026.

Pertandingan leg kedua babak 16 besar ACL 2 2025-2026 yang mempertemukan Persib dengan Ratchaburi FC pada Rabu (18/2/2026) berujung kerusuhan yang dilakukan oknum suporter.

Bertempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, tim berjuluk Pangeran Biru itu sejatinya menang 1-0 atas tamunya, namun hasil itu tidak cukup untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Pasalnya pada duel leg pertama, 11 Februari 2026, Persib mengalami kekalahan 0-3 ketika bertandang ke Thailand dan harus gugur dengan kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC.

Setelah dipastikan langkah Pangeran Biru terhenti di ACL 2 2025-2026, berbagai oknum suporter turun ke lapangan dan tidak sedikit yang melakukan kerusakan terhadap fasilitas yang ada.

Terkait hal itu, Erick Thohir tidak berbicara banyak, lantaran masih menunggu penilaian dari AFC selaku pihak yang berwenang pada penyelenggaraan kompetisi ACL 2 2025-2026.

Menpora RI, Erick Thohir, dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, pada 20 Februari 2026. (Foto: Yogie Gandanaya/Skor.id)
Menpora RI, Erick Thohir, dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, pada 20 Februari 2026. (Foto: Yogie Gandanaya/Skor.id)

“Saya tentu seperti yang sudah saya bilang, kejadian-kejadian seperti ini perlu diantisipasi. Tapi kita tunggu dari AFC-nya sendiri seperti apa penilaiannya,” katanya, Jumat (20/2/2026).

“Tentu itu (ACL 2 2025-2026) ada wilayah yang lebih tinggi lagi yang saya mungkin tidak mau berkomentar sebelum sanksinya (dikeluarkan AFC),” Erick Thohir menambahkan di Jakarta.

Adapun hasil menghadapi Ratchaburi FC membuat Persib terhenti langkahnya di ACL 2 2025-2026 dan kini hanya berkompetisi di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia, Super League 2025-2026.

Pangeran Biru sebelumnya tampil impresif di fase grup ACL 2 2025-2026 dengan menjuarai Grup G setelah bersaing dengan Bangkok United, Lion City Sailors FC, dan Selangor FC.

Sedangkan pada Super League 2025-2026, tim asuhan Bojan Hodak yang berstatus juara bertahan juga masih menjadi kandidat kuat jadi kampiun sebab bisa memuncaki klasemen sementara.

Persib berada di peringkat pertama dengan koleksi 47 poin dari 20 pertandingan, atau masih memiliki satu laga tunda di Super League 2025-2026 karena tanding pada 16 besar ACL 2 2025-2026.

× Image