Home > Culture

Pola 2-2-2-2: Untuk Tarawih dan Jadwal Minum saat Puasa

Tarawih dan jadwal minum selama bulan Puasa dalat dilakukan dengan pola 2-2-2-2.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Bulan Ramadan saatnya berpuasa. (Grafis: Hendy Andika/Skor.id)
Bulan Ramadan saatnya berpuasa. (Grafis: Hendy Andika/Skor.id)

SKOR.id - Pola yang sama bisa diterapkan untuk Salat Tarawih dan juga jadwal minum selama bulan puasa.

Memasuki bulan Ramadan, ada dua hal yang dilakukan oleh umat Islam.

Selain puasa di siang hari yang hukumnya wajib, ada pula Salat Tarawih di malam hari yang hukumnya sunnah.

Uniknya, pola yang dilakukan untuk Salat Tarawih juga bisa digunakan untuk jadwal minum bulan Puasa: Pola 2-2-2-2.

Ada banyak cara melakukan Salat Tarawih, salah satunya dengan pola 2-2-2-2 alias dua rakaat salam, dua rakaat salam.

Dilansir dari Muslim.or.id, Shalat tarawih dilaksanakan dua rakaat – dua rakaat. Ini merupakan pendapat jumhur ulama, dari Syafi’iyyah, Malikiyyah dan Hanabilah, juga pendapat Abu Yusuf dari Hanafiyah. Dalilnya:

Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma, ia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

صلاةُ الليلِ مَثنَى مَثنى، فإذا رأيتَ أنَّ الصبحَ يُدركُك فأَوتِر بواحدةٍ .قال: فقيل لابن عُمر: ما مَثنَى مَثنَى؟ قال تُسلِّم في كلِّ ركعتينِ

“Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat, jika engkau melihat bahwa subuh akan datang, maka shalatlah satu rakaat untuk membuat rakaat shalatnya menjadi ganjil”. Ibnu Umar ditanya: “apa maksudnya dua rakaat-dua rakaat?”. Ibnu Umar berkata: “maksudnya, setiap dua rakaat, salam” (HR. Bukhari no. 990, Muslim no. 749).

Dari Aisyah radhiallahu’anha beliau berkata:

كانَ رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يُصلِّي فيما بين أن يَفرغَ من صلاةِ العِشاءِ – وهي التي يدعو الناسُ العتمةَ – إلى الفجرِ إحْدى عشرةَ ركعةً، يُسلِّمُ بين كلِّ ركعتينِ، ويُوتِرُ بواحدةٍ

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam antara setelah selesai shalat Isya, yaitu di waktu yang disebut orang sebagai atamah, sampai terbit fajar, beliau shalat 11 rakaat. Dengan salam di setiap dua rakaat kemudian, shalat witir satu rakaat” (HR. Muslim no. 736).

Pola yang sama juga bisa digunakan untuk jadwal minum selama bulan Ramadan.

Dilansir dari Halodoc, kebutuhan cairan selama satu hari bisa dipenuhi dengan minum berpola 2-2-2-2.

Dalam pola ini, seseorang minum 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat setelah tarawih, 2 gelas saat hendak tidur, serta 2 gelas saat sahur.

Meminum cukup air putih menjadi salah satu hal terpenting dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Sumber: Muslim.or.id, Halodoc

× Image