Home > TIMNAS INDONESIA

Mantan Manajer Timnas Indonesia Sumardji Dihukum FIFA

Hukuman ini dijatuhkan setelah ia dinyatakan bersalah melakukan tindakan agresif terhadap wasit asal China, Ma Ning
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Sumardji Luruskan soal Keterlibatan Komang Teguh di Timnas U-23 Indonesia Sumber:
Sumardji Luruskan soal Keterlibatan Komang Teguh di Timnas U-23 Indonesia Sumber:

SKOR.id - Mantan Manajer Timnas Indonesia yang juga Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, resmi menerima sanksi berat dari Komite Disiplin FIFA.

Hukuman ini dijatuhkan setelah ia dinyatakan bersalah melakukan tindakan agresif terhadap wasit asal China, Ma Ning, dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Irak pada 11 Oktober 2025.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1. Kekalahan itu sekaligus menutup peluang skuad Garuda untuk melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026. Namun, sorotan utama justru tertuju pada insiden pascalaga yang melibatkan Sumardji dan sang pengadil pertandingan.

Berdasarkan laporan resmi Komite Disiplin FIFA, Sumardji dianggap melakukan pelanggaran serius karena menyerang wasit Ma Ning dari belakang. Insiden itu terjadi ketika Ma Ning hendak memberikan kartu merah kepada pemain Indonesia, Shayne Pattynama. Dalam laporannya, FIFA menyebut Sumardji menerjang dan mendorong wasit secara agresif hingga terjatuh terlentang.

“Setelah pertandingan, Tergugat menyerang wasit dengan menerjangnya dari belakang dan mendorongnya secara agresif dan kasar hingga terlentang,” tulis laporan Komite Disiplin FIFA. Disebutkan pula bahwa sebelum dipisahkan oleh pemain lain, Sumardji masih berupaya melanjutkan tindakannya.

Sebagai respons atas insiden tersebut, Ma Ning langsung mengeluarkan kartu merah kepada Sumardji yang saat itu masih menjabat sebagai Manajer Timnas Indonesia. Dalam proses persidangan disiplin, Sumardji tidak membantah tuduhan tersebut dan tidak mengajukan bukti pembelaan.

FIFA menilai tindakan tersebut melanggar Pasal 14 Kode Disiplin FIFA tentang penyerangan terhadap perangkat pertandingan. Dalam regulasi itu disebutkan bahwa pelanggaran terhadap ofisial pertandingan dapat dikenai sanksi minimal larangan 15 pertandingan.

Namun, FIFA menjatuhkan hukuman yang lebih berat. Sumardji resmi diskors selama 20 pertandingan dan dilarang mendampingi Timnas Indonesia dalam periode tersebut. Selain itu, ia juga dikenai denda sebesar 15.000 Swiss Franc atau setara sekitar Rp324 juta, yang wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan diumumkan.

Jika dalam batas waktu tersebut denda tidak dibayarkan atau terjadi pelanggaran lanjutan, Komite Disiplin FIFA dapat menjatuhkan sanksi tambahan. Sumardji bersama PSSI diketahui telah mengajukan banding, tetapi tidak ada pengurangan hukuman dari FIFA.

× Image