Home > Liga Italia

Bos Inter Milan Murka Usai Fans Lempar Suar ke Emil Audero

Presiden sekaligus CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengecam keras insiden suar yang dilemparkan fans Inter ke kiper Cremonese, Emil Audero.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id) Sumber:
Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Insiden serius menodai laga Serie A Italia 2025-2026 antara Cremonese vs Inter Milan. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB, itu sempat dihentikan sementara setelah kiper Cremonese, Emil Audero, terkena lemparan suar yang berasal dari tribun pendukung tim tamu.

Kejadian tersebut berlangsung di awal babak kedua. Saat permainan masih berlangsung di area tengah lapangan, sebuah suar tiba-tiba melayang masuk ke dalam kotak penalti Cremonese dan mengenai Audero yang tengah bersiap mengawal gawangnya.

Wasit langsung menghentikan pertandingan. Audero terlihat berguling di lapangan dalam kondisi kesakitan dan syok. Tim medis pun segera masuk ke lapangan, disusul para pemain Cremonese yang menghampiri sang penjaga gawang.

Setelah mendapatkan perawatan, Audero akhirnya mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan. Namun, kiper berdarah Indonesia itu mengalami luka di kaki kanan serta mengeluhkan gangguan pendengaran di telinga kanannya, yang ia sampaikan kepada tim medis di lapangan.

Situasi tersebut membuat para pemain Inter Milan dan pelatih Cristian Chivu bereaksi keras. Mereka terlihat meminta para suporter agar menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan pemain.

Menariknya, Audero yang pernah membela Inter Milan pada musim 2023-2024, tampak menoleh ke arah tribun pendukung tim tamu dan menggelengkan kepala sesaat sebelum pertandingan kembali dilanjutkan. Laga baru bisa dimulai kembali sekitar tiga menit setelah insiden tersebut terjadi.

Saat pertandingan dihentikan, Inter Milan yang berstatus pemuncak klasemen Serie A tengah unggul 2-0 atas Cremonese.

Tak lama setelah laga berakhir, Presiden dan CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, angkat bicara dan menyampaikan kecaman keras atas insiden tersebut. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan tidak masuk akal dan sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai olahraga.

“Saya dengan tegas mengecam apa yang terjadi hari ini. Ini adalah tindakan yang tidak masuk akal dan bertentangan dengan nilai-nilai sportivitas yang selalu kami junjung, bahkan sejak level usia muda,” ujar Marotta dalam pernyataan resminya di situs resmi klub, Senin (2/2/2026).

Marotta menegaskan bahwa bukan hanya dirinya yang kecewa, tetapi juga seluruh pemain dan suporter Inter Milan yang terdampak oleh kejadian tersebut. Ia pun menyatakan keyakinannya bahwa pihak berwenang akan mengusut tuntas insiden ini dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat.

Di sisi lain, Marotta turut memberikan apresiasi kepada Emil Audero atas sikap profesional yang ditunjukkannya. Meski menjadi korban insiden, Audero tetap mampu menjaga gawang hingga pertandingan berakhir.

“Ia tetap melindungi gawang sampai akhir laga. Itu menunjukkan rasa tanggung jawab dan dedikasi tinggi,” tambah Marotta.

Insiden ini pun langsung menjadi sorotan di Italia dan memicu kembali perbincangan soal keamanan pemain serta perilaku suporter di kompetisi elite Eropa.

Sumber: Inter.it

× Image