Home > National

MLSC 2025-2026 Seri 2 Diperluas hingga ke Kalimantan dan Hadirkan Jacksen F Tiago

Disertai jadwal lengkap pelaksanaan MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Seri 2 serta format baru untuk ajang lanjutannya.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Kompetisi sepak bola putri usia muda, MilkLife Soccer Challenge. Sumber: Grafis Kevin Bagus Prinusa/Skor.id
Kompetisi sepak bola putri usia muda, MilkLife Soccer Challenge. Sumber: Grafis Kevin Bagus Prinusa/Skor.id

SKOR.id - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2025-2026 memasuki Seri 2 dan dipastikan terdapat tambahan kota pelaksanaan, yakni diperluas hingga ke Kalimantan.

MLSC 2025-2026 Seri 2 akan berlangsung di 12 kota, atau ada dua tambahan di Samarinda dan Banjarmasin. Perluasan itu terjadi karena adanya dukungan Bayan Peduli.

Adapun Semarang dan Tangerang jadi kota pembuka turnamen sepak bola putri kategori usia (KU) 8, 10, dan 12 yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan keberlanjutan MLSC jadi bukti penyelenggara dalam menyediakan ruang kompetisi yang terstruktur dan berjenjang bagi pesepak bola putri.

"MilkLife Soccer Challenge dirancang sebagai program jangka panjang. Setelah Seri 1 berjalan dengan baik di 10 kota, kami melanjutkan ke Seri 2 agar para peserta memiliki kepastian kompetisi yang berkelanjutan," ucapnya.

"Konsistensi ini penting supaya atlet, orang tua, dan sekolah melihat sepak bola putri sebagai jalur pembinaan yang serius dan berkesinambungan," Teddy menambahkan, Selasa (20/1/2026).

Lebih lanjut ia menyebut penambahan Samarinda dan Banjarmasin merupakan langkah strategis untuk memperluas basis pembinaan di luar Pulau Jawa, sekaligus merespons tingginya minat dan potensi sepak bola putri di Kalimantan.

Ia pun mengumumkan seiring berlangsungnya MLSC 2025-2026 Seri 2, pihaknya turut menghadirkan Direktur Akademi Borneo FC, Jacksen F Tiago, sebagai Head Coach MilkLife Soccer Challenge bersama Timo Scheunemann.

"Kami melihat dampak positif MLSC tidak hanya pada kualitas pemain, tetapi juga pada tumbuhnya ekosistem. Semakin banyak sekolah dan SSB putri yang terbentuk setelah MLSC hadir di suatu daerah," ujar Teddy lagi.

"Ini efek domino yang sangat kami harapkan. Hadirnya Jacksen yang reputasinya sudah tak diragukan lagi sebagai pelatih ataupun pemain juga kami harap mampu memantik semangat dan kualitas peserta meningkatkan prestasi pada MLSC," ia memaparkan.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono (tengah), bersama perwakilan produsen MilkLife, Vanessa Ingrid Pamela (baju biru), dan Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, di Jakarta pada 20 Januari 2026. Sumber: Foto MLSC
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono (tengah), bersama perwakilan produsen MilkLife, Vanessa Ingrid Pamela (baju biru), dan Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, di Jakarta pada 20 Januari 2026. Sumber: Foto MLSC

Sementara itu Vanessa Ingrid Pamela, Group Brand Head Dairy PT Global Dairi Alami selaku produsen MilkLife, menegaskan bahwa dukungan pihaknya pada MLSC adalah komitmen jangka panjang.

"Kami melihat MilkLife Soccer Challenge bukan sekadar turnamen, tetapi sebuah gerakan bersama. Dampaknya terasa luas, mulai dari atlet, sekolah, orang tua, hingga SSB maupun klub sepak bola di berbagai daerah," katanya.

"Karena itu, kami terus mendukung MLSC agar konsistensinya terjaga dan manfaatnya semakin meluas. Terlebih mulai seri ini juga digelar di Samarinda dan Banjarmasin," Vanessa menambahkan.

Dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MLSC di Kalimantan diberikan Bayan Peduli, yang melihat ajang ini sebagai program yang sejalan dengan visi penguatan olahraga dan pembinaan generasi muda, khususnya sepak bola putri.

Bayan Peduli sebelumnya telah terlibat di sejumlah agenda kejuaraan olahraga seperti Bayan Open 2022, ASEAN Para Games 2022 dan 2023, KONI Bayan Championship 2024 dan 2025, hingga Road to Paralympic Paris 2023.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menyambut positif kolaborasi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife dalam penyelenggaraan MLSC di Samarinda dan Banjarmasin.

Dukungan terhadap dua kota tersebut didasari keberhasilan penyelenggaraan MLSC di berbagai daerah sebelumnya, yang sejalan dengan komitmen Bayan Group melalui Bayan Peduli dalam mendukung pengembangan ekosistem sepak bola putri di Indonesia.

"Kami berharap keikutsertaan Bayan Peduli dalam MilkLife Soccer Challenge dapat mendorong semakin banyak siswi di Kalimantan untuk mencintai dan menekuni sepak bola sejak dini," ucap Merlin.

"Dari sini kami optimistis akan lahir generasi pesepak bola putri yang kelak mampu membawa Timnas putri Indonesia berprestasi di tingkat dunia, termasuk di ajang Piala Dunia Wanita," ia memungkasi.

Format Baru

Selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk KU 10 dan 12, MLSC 2025-2026 juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8, serta Skill Challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini.

Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars, yang mempertemukan talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen dan mengikuti pelatihan intensif pada MilkLife Soccer Extra Training.

Terdapat perbedaan format pertandingan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025 – 2026, yakni yang sebelumnya 7 vs 7 kini menjadi 9 vs 9. MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025 – 2026 diagendakan digelar pada bulan Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Mereka akan mewakili kota masing-masing untuk memperebutkan podium juara.

Jadwal MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Seri 2:

Semarang: 13-18 Januari 2026
Tangerang: 13-18 Januari 2026
Bandung: 27 Januari-1 Februari 2026
Yogyakarta: 27 Januari-1 Februari 2026
Solo: 10-15 Februari 2026
Jakarta: 10-15 Februari 2026
Samarinda: 23-26 April 2026 (by Bayan Peduli)
Bekasi: 28 April-3 Mei 2026
Banjarmasin: 30 April-3 Mei 2026 (by Bayan Peduli)
Kudus: 12-17 Mei 2026
Surabaya: 12-17 Mei 2026
Malang: 19-24 Mei 2026

× Image