Kalah Lagi dari Barcelona di Piala Super Spanyol, Xabi Alonso Puji Performa Real Madrid

SKOR.id - Real Madrid mengalami kekalahan dari Barcelona pada pertandingan final Piala Super Spanyol.
Bertanding di Stadion King Abdullah Sports City, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, Real Madrid kalah 2-3 dari Barcelona.
Ini menjadi kekalahan beruntun Real Madrid di final Piala Super Spanyol, setelah di laga final tahun lalu Los Blancos ditekuk 2-5 oleh Blaugrana.
Berkat hasil ini, Barcelona kini mengoleksi 16 gelar Piala Super Spanyol, sedangkan Real Madrid yang terakhir kali meraihnya tahun 2024 lalu mengumpulkan 13 gelar.
Kalah tipis 2-3 di final Piala Super Spanyol tentu memberikan kekecewaan bagi pelatih Real Madrid, Xabi Alonso.
Ia menilai timnya telah berjuang keras, tetapi cukup menyayangkan kegagalan eksekusi peluang di menit akhir.
"Ada perasaan campur aduk. Di satu sisi, kekecewaan karena tidak mampu memenangkan final, tetapi ada juga kebanggaan karena tim telah memberikan yang terbaik dari menit pertama hingga terakhir dalam keadaan yang tidak menguntungkan," kata Xabi Alonso.
"Kami berkompetisi dan berjuang hingga akhir. Pertandingan final sangat seimbang, dengan berbagai momen, keadaan, gol, dan reaksi yang berbeda."
"Kami berjuang hingga akhir dan kami hampir berhasil, dengan dua peluang terakhir untuk menyamakan kedudukan dan membawa pertandingan ke adu penalti," ujarnya menambahkan.
Terlepas dari hasil akhir, mantan pelatih Bayer Leverkusen itu memuji permainan Real Madrid secara keseluruhan.
Ia menilai anak asuhnya tampil dengan penuh komitmen hingga akhirnya kebobolan oleh Barcelona.
Xabi Alonso hanya menyayangkan penyelesaian akhir kurang maksimal, dan gagal membuat pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.
"Tim menunjukkan sikap dan komitmen yang luar biasa. Akan ada saat-saat di mana kami harus memiliki ketahanan tanpa bola dan keyakinan pada apa yang kami lakukan. Dalam 30 menit pertama, kami hampir tidak kebobolan [peluang] dan kami memiliki dua serangan balik yang bagus," kata Xabi Alonso.
"Kami kebobolan gol pertama akibat kesalahan sendiri dan dalam 15 menit terakhir babak pertama banyak hal terjadi dalam waktu singkat."
"Babak kedua cukup kompetitif dan seimbang. Sebuah defleksi membuat skor menjadi 3-2 dan saya yakin kami akan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan dan kami memang memilikinya, tetapi kami kurang akurat untuk membawa pertandingan ke adu penalti," ujarnya menambahkan.
