Home > Liga Italia

Penuh Aroma Balas Dendam, Cristian Chivu Ungkap Kesulitan Inter Milan Melawan Bologna

Cristian Chivu mengungkap alasan kesulitan Inter Milan saat melawan Bologna, jelang pertemuan di Liga Italia 2025-2026.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id).
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id).

SKOR.id - Inter Milan akan berhadapan dengan Bologna pada pertandingan pekan ke-18 Liga Italia 2025-2026.

Pertandingan lanjutan Liga Italia 2025-2026 antara Inter Milan vs Bologna, akan dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (5/1/2025) pukul 02.45 dini hari WIB.

Aroma dendam memenuhi pertemuan Inter Milan vs Bologna di Liga Italia kali ini.

Bologna adalah tim yang menyingkirkan Inter Milan di babak semifinal Piala Super Italia.

Kala itu, kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal, tetapi di babak adu penalti, Bologna berhasil mengalahkan Inter Milan 3-2.

Inter Milan pun gagal melaju ke final, sementara itu Bologna juga gagal meraih gelar setelah kalah dari Napoli di laga puncak.

Inter Milan punya catatan cukup buruk dalam lima pertemuan terakhir melawan Bologna.

Dilansir dari Transfermarkt, I Nerazzurri kalah tiga kali dalam lima pertemuan, sisanya sekali imbang dan sekali menang.

Jika ditarik lebih jauh dalam 10 pertandingan, Inter Milan hanya menang tiga kali, Bologna menang lima kali, sedangkan dua laga imbang.

Catatan ini tentu menjadi perhatian pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, yang bertekad mengakhiri catatan buruk ini.

Dilansir dari Inter.it, Cristian Chivu menyebut laga ini sulit, dan ingin timnya berbenah untuk menghadapi Bologna.

"Tanggung jawab yang lazim diemban tim ini karena ekspektasi dan ambisi yang telah dimilikinya selama bertahun-tahun," ujar Cristian Chivu.

"Kami tahu bahwa besok akan menjadi pertandingan yang sulit melawan lawan yang telah menyulitkan semua orang dalam beberapa tahun terakhir karena mereka telah banyak berkembang dan memiliki identitas yang jelas serta intensitas yang menciptakan masalah bagi tim-tim yang menghadapi mereka," ujarnya menambahkan.

Selain itu, Cristian Chivu juga mengungkap kesulitan yang dialami timnya saat menghadapi Bologna.

Menurut Cristian Chivu, Bologna punya serangan berbahaya, terutama di posisi sayap.

"Sulit untuk bermain melawan tim yang memiliki identitas yang jelas, fondasi yang kokoh, dan kemampuan untuk menimbulkan masalah bahkan dalam situasi sederhana," ujar Chivu.

"Saat menyerang, mereka memiliki pemain sayap yang dapat menimbulkan masalah; mereka mengisi kotak penalti pada waktu yang tepat, dan mereka memiliki struktur permainan yang baik."

"Dalam bertahan, mereka menerapkan man-marking, mereka memiliki timing yang tepat, dan mereka selalu berhasil menempatkan banyak pemain di bawah bola dalam waktu singkat," ujarnya menambahkan.

Sumber: Transfermarkt, Inter.it

× Image