Home > Sneakers

Air Jordan 13 Premio ‘Bin 23’ Bukti Warisan Inovasi dan Kreativitas

Image
Tri Cahyo Nugroho
Belum lama ini English Sole menunjukkan sampel Air Jordan 13 Premio “Bin 23”. (Dede Mauladi/Skor.id) Dok. Skor.id

SKOR.id – Sebelum Air Jordan 13 Premio “Bin 23” diluncurkan pada tahun 2010, ada prototipe lain yang dipertimbangkan untuk koleksi yang diidamkan para pencinta sepatu kets (sneakers).

Berkat English Sole, kini publik memiliki wawasan tentang desain yang belum pernah dirilis ini, sehingga para penggemar dapat mengintip proses kreatif Jordan Brand. 

Pengungkapan oleh layanan butik sepatu kets langka dan eksklusif berbasis online asal Chicago, Amerika Serikat, dan menjualnya dengan harga yang pantas tersebut menambah kedalaman warisan sepatu kets ikonik Jordan. 

Awalnya dipakai oleh Gentry Humphrey, mantan Direktur Pemasaran Alas Kaki Jordan Brand, edisi eksklusif ini seharusnya dibatasi hanya sebanyak 1.097 pasang. Setiap pasangan diberi nomor pada lidah bagian dalam. 

Air Jordan 13 Premio “Bin 23” memiliki sol karet hitam dan midsole putih bersih. Bagian atas sepatu kets ini dibuat dari dasar kulit berwarna putih, dengan lapisan luar kulit berwarna abu-abu. 

Pada bagian lidah sepatu kets tersebut terdapat stempel Bin 23 berwarna merah sebagai pengganti logo Jumpman. Melengkapi desain Air Jordan 13 Premio “Bin 23” adalah hologram tradisional di bagian tumit dan pelat betis di bawah kaki, menunjukkan perhatian cermat terhadap detail. 

Dengan berbagai aksesoris dan fitur-fitur menarik, Air Jordan 13 Premio “Bin 23” ini memang memiliki kesan dan tampilan yang unik. 

Anda bisa mencermati lebih dekat sepatu ini lewat akun @englishsole. Namun begitu, jangan berharap sampel Air Jordan 13 Premio “Bin 23” ini akan tersedia di toko-toko.

Meskipun merupakan sampel, Air Jordan 13 Premio memancarkan keahlian premium dan perhatian terhadap detail. Ini mencerminkan komitmen merek terhadap keunggulan. Dengan estetikanya, iterasi “Bin 23” dari Air Jordan 13 Premio menangkap imajinasi para penggemar dan kolektor sepatu kets. 

Meskipun Air Jordan 13 Premio “Bin 23” mungkin tidak akan pernah dirilis ke publik, eksklusivitasnya hanya menambah daya tariknya, menjadikannya milik berharga bagi mereka yang cukup beruntung untuk memiliki sepasang. 

Air Jordan 13 Premio “Bin 23” berfungsi sebagai bukti warisan inovasi dan kreativitas merek ini, mendorong batas-batas desain dalam bidang budaya sepatu kets. 

Meskipun ketersediaannya mungkin terbatas, dampaknya terhadap komunitas sepatu kets tidak dapat disangkal, sehingga menginspirasi kekaguman dan intrik di kalangan penggemar sepatu di seluruh dunia. 

Sebagai permata langka dalam jajaran produk Air Jordan, rangkaian warna yang belum pernah dirilis ini tetap menjadi bagian dari sejarah sepatu kets yang didambakan. 

Kesimpulannya, pemunculan desain alternatif ini menambah babak menarik dalam kisah lini salah satu sneaker ikonik Air Jordan. 

× Image