Akhir Pekan PEVS 2023 Dimeriahkan Komunitas dan Pelaku Industri Kendaraan Listrik

SKOR.id – Pelaksanaan pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023 hari keempat Sabtu (20/5/2023) makin semarak.
Hal itu lantaran banyak komunitas dan pegiat industri kendaraan listrik mengunjungi JIExpo Kemayoran, tempat diselenggarakannya PEVS 2023 pada 17-21 Mei 2023.
Rangkaian acara hari keempat fokus kepada atraksi menarik yang disajikan berbagai komunitas kendaraan listrik di lokasi pameran dan latihan kompetisi antarpeserta komunitas.
Kemudian peluncuran produk oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga pertunjukan EV Taxi Drift.
Panggung PEVS 2023 juga menghadirkan sesi edukasi melalui seminar dan talkshow kepada pengunjung luring maupun daring PEVS 2023.
Tentunya seminar dan talkshow ini juga diisi oleh berbagai narasumber penting dalam industri kendaraan listrik.
Hari keempat tidak hanya diisi atraksi menarik oleh komunitas dan sesi edukasi, melainkan juga pertemuan antarpelaku usaha dan perwakilan kementerian.
Mereka juga memberikan dukungannya dalam salah satu program percepatan pengadaan kendaraan listrik, sehingga membuat PEVS 2023 hari keempat makin meriah.
“Antusiasme pengunjung meramaikan pameran akhir pekan ini, membuktikan kendaraan listrik tengah jadi perhatian publik,” ujar Rudi MF, Project Manager PEVS 2023.
“Melalui PEVS 2023, panitia menampilkan rangkaian program menarik dari segi edukasi dan literasi bersama para ahli, hingga atraksi dari komunitas,” ia menambahkan.
Semarak peluncuran produk oleh berbagai industri kendaraan listrik tidak terbatas hanya perusahaan swasta, namun juga dari kalangan BUMN.
Pada hari keempat kemarin, kumpulan BUMN mengeluarkan terobosan dengan merilis situs resmi https://pakaimolis.co.id.
Pakaimolis.co.id merupakan sebuah terobosan dari BUMN untuk mendukung program akselerasi penggunaan kendaraan listrik.
Dengan peluncuran situs resmi milik pemerintah terkait informasi edukasi kendaraan listrik itu, harapannya masyarakat lebih yakin dan segera beralih ke kendaraan listrik.
Hal itu berkat adanya informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Keterlibatan Komunitas dan Kemeriahan Area Outdoor
PEVS 2023 mengundang beberapa komunitas yang turut memamerkan kebolehannya, yaitu Kosmik, Naikmotor.com, serta Electrico Riding Club.
Gabungan tiga komunitas ini melakukan riding dengan kurang lebih 30 peserta kendaraan roda dua untuk mengendarai motor listriknya mengelilingi area outdoor dan main stage JIExpo Kemayoran.
Pertunjukan mereka sebagai salah satu pembuka acara PEVS 2023 hari keempat berhasil menyedot atensi pengunjung luring yang hadir di JIExpo Kemayoran.
Masih dari area outdoor, pengalaman menarik dan memacu adrenalin hanya dapat dirasakan secara langsung oleh pengunjung PEVS 2023 akhir pekan ini.
Melalui program EV Taxi Drift, pengunjung yang mendaftarkan diri untuk jadi penumpang akan mendapatkan pengalaman melakukan drift dengan menggunakan mobil listrik.
Jika drift kerap kali dilakukan oleh seorang ahli menggunakan kendaraan konvensional, lain halnya pada perhelatan PEVS 2023 kali ini.
Kegiatan drift bagi pengunjung dilakukan para profesional untuk berbagi pengalaman dengan pengunjung, menggunakan kendaraan listrik yang sudah teruji keamanannya.
Pengunjung akan menjadi penumpang dan diminta mengikuti syarat dan ketentuan sebagai upaya keamanan, sehingga dapat merasakan sensasi drift yang aman dan nyaman.
Satu lagi dari program pendukung, PEVS Push Bike Race merupakan kompetisi balap sepeda tanpa pedal yang diperuntukkan bagi anak-anak dengan rentang usia 2-8 tahun.
Peserta ramai-ramai mengunjungi PEVS 2023 untuk dapat latihan bersama dalam rangka persiapan kompetisi yang eksistensinya sudah tidak perlu diragukan lagi.
Keseruan dan kemeriahan PEVS Push Bike Race saat sesi latihan bersama dapat dijumpai pengunjung pada area EV Track Zone.
Salah satu penyedia jasa konversi motor listrik, Elders Electrico, hadir dalam perhelatan PEVS 2023 di kawasan Elders Area Hall A.
Pengunjung dapat menyaksikan secara langsung bagaimana konversi motor listrik yang dilakukan para profesional di booth Elders Electrico “Bengkel Konversi”.
Bagi pengunjung yang ingin berbincang dan mendapatkan edukasi seputar konversi motor konvensional ke motor listrik dapat langsung mengunjungi booth Bengkel Konversi.
Bahkan jika beruntung, pengunjung dapat menemui langsung CEO Elders Electrico, Heret Frasthio.
Seminar dan Talkshow
Seminar dan talkshow pada hari keempat PEVS mengupas tuntas upaya maksimal pemerintah pusat dan daerah mewujudkan Indonesia Net Zero Emission Tahun 2060.
Seminar dan talkshow selain membuka cakrawala juga menanamkan keyakinan penuh untuk masyarakat yang hendak berpaling ke kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional.
Dewanto Purnacandra, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan RI, bertindak sebagai salah satu pembicara.
Ia menegaskan dukungan kendaraan listrik diawali Perpres No.55 Tahun 2019. Perpres ini menugaskan berbagai perangkat negara untuk mendukung percepatan KBLBB.
Tak tanggung-tanggung, Kementerian Perhubungan berhasil menyelesaikan 5 peraturan sekaligus dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
Sebut saja di antaranya: PM 65 dan 87 Tahun 2020, PM 92, dan PMK 138 Tahun 2021. Teranyar yaitu PM 15 Tahun 2022.
Hal ini adalah sebagai bentuk upaya pemenuhan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan keselamatan dan keamanan KBLBB bagi masyarakat Indonesia.
Ia memaparkan, serangkaian pengujian kendaraan listrik telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.
Dan untuk kendaraan listrik terdapat penambahan pengujian jika dibandingkan dengan uji kendaraan konvensional.
Yaitu uji baterai sesuai standar UNR 100 dan UNR 136 untuk kendaraan roda empat dan roda dua, uji suara, hingga uji keamanan dan uji keselamatan.
Keseriusan Kementerian Perhubungan dibuktikan dengan pada tahun 2025 Indonesia sudah memiliki balai tes pengujian tipe.
Balai tersebut memiliki kualitas minimal setara dengan balai pengujian seperti di negara Jepang.
Segala upaya ini dilakukan untuk mendukung percepatan kendaraan listrik Tanah Air dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik.
Menariknya, insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) turut dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.
Termasuk di antaranya, tarif Sertifikat Uji Tipe (SUT) hingga biaya uji tipe.
Dewanto menambahkan per 15 Mei 2023, sebanyak total 63.105 unit jumlah KBLBB telah berhasil mendapatkan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).
Sebanyak 24 bengkel konversi tersertifikasi di Kementerian Perhubungan.
“Kendaraan listrik merupakan hal baru bagi Kemenhub, untuk itu kami terus pererat kerja sama dengan Periklindo sebagai asosiasi perusahaan kendaraan listrik,“ kata Dewanto.
"Dengan akademisi yang lebih berpengalaman dalam mendapatkan literatur dari negara luar sesuai dengan perkembangan industri listrik."
"Untuk selanjutnya dapat kami tindaklanjuti penyempurnaan terhadap regulasi KBLBB di Indonesia,” kata Dewanto.
Akhir pekan ternyata tidak melunturkan semangat para peserta seminar dan talkshow di PEVS 2023.
Materi selanjutnya yang dipaparkan Randal Hart, President Director M-Fire & PT Hartindo Chemicatama Industri, juga menyedot animo pengunjung.
Mereka menerima wawasan seputar upaya mitigasi potensi kecelakaan saat penggunaan KBLBB.
Randal Hart menyampaikan secara strategis, PT Hartindo telah menjalin kerja sama dengan M-Fire Technologies untuk menciptakan teknologi.
Itu sebagai salah satu upaya penanganan keselamatan maksimal bagi pengguna kendaraan listrik dalam mengatasi kebakaran kendaraan listrik.
Meski tidak banyak ditemukan kecelakaan kebakaran pada KBLBB, pihaknya telah menyiapkan dan merumuskan penyebab kebakaran pada kendaraan listrik dan upaya penangannya.
Penyebab kebakaran pada baterai atau kendaraan listrik rata-rata disebabkan oleh kerusakan teknis baterai.
Kekuatan pada baterai kerap kali diabaikan pengguna seperti kelebihan durasi pengisian daya atau suhu baterai yang sangat panas namun masih digunakan secara abai.
Hingga, penggunaan kendaraan listrik yang cenderung kurang memperhatikan posisi baterai.
Hingga kini, solusi atas kejadian ini setidaknya dikelompokkan menjadi empat langkah:
- Memanggil petugas damkar untuk memadamkan api secepatnya
- Memadamkan api secara mandiri di lokasi tempat baterai kendaraan berada
- Menggunakan air dalam jumlah besar
- Perhatikan keselamatan penanggung jawab pemadam kebakaran
Ia menambahkan pemadam api baterai berbasis lithium baterai adalah water based atau alat berbasis air.
Oleh sebab itu, Hartindo AF31 (Pencegah Nyala Api Berbahan Air) hadir sebagai produk asli Indonesia.
Hartindo AF31 bahkan terpilih oleh Departemen Perhubungan Amerika sebagai bahan terbaik untuk melawan kebakaran yang dialami kendaraan listrik (EV Fire).
Menurut Randal Hart, Hartindo AF31 ini telah melalui berbagai tes uji hingga dinyatakan sebagai salah satu produk pemadam api lithium baterai yang berkualitas.
Bagi yang belum sempat, kesempatan berkunjung ke pameran otomotif PEVS 2023 tinggal satu hari lagi, yakni Minggu (21/5/2023) ini.
Untuk pembelian tiket masuk, dapat melalui website dyandratiket.com, dengan harga tiket masuk Rp50.000.
Pengunjung dapat menggunakan fasilitas Shuttle Car PEVS 2023 melalui Mal Senayan City.
Fasilitas antar jemput tersebut gratis tanpa dikenakan biaya, menggunakan bus listrik dari Mal Senayan City menuju JIExpo Kemayoran selama PEVS 2023 (17-21 Mei 2023).
