Home > Liga Inggris

Koperasi Olahraga Jaya Indonesia Telah Lahir di Bandung

Image
Arin Nabila
KONI Pusat telah meresmikan berdirinya Koperasi Olahraga Jaya Indonesia (KIOJI) pertama di Bandung pada Selasa (21/2/2023). (Dok. KONI) Dok. KONI
  • Ketum KONI Pusat, Marciano Norman meresmikan Koperasi Olahraga Jaya Indonesia (KIOJI) pertama di Bandung, Selasa (21/2/2023).
  • KIOJI merupakan bentuk kerja sama KONI Pusat dengan Kementerian Koperasi dan UMKM dalam mendukung olahraga nasional.
  • Tujuan KIOJI adalah memanfaatkan potensi yang ada untuk mendukung industri olahraga yang dilakukan pegiat lokal. 

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman meresmikan Koperasi Olahraga Jaya Indonesia (KIOJI) di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (21/2/2023).

KIOJI merupakan bentuk wujud kerja sama KONI Pusat dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan produk koperasi dalam rangka mendukung olahraga nasional.

Kerja sama tersebut meliputi tiga hal pokok, pengembangan industri olahraga berbasis teknologi melalui pembentukan inkubator bisnis bidang olahraga, penumbuhan start up olahraga, serta penyusunan desain cetak biru (blue print) peralatan olahraga. 

Di sisi lain, kerja sama yang dilakukan sejalan dengan Visi KONI Mandiri yang diperkenalkan Marciano.

KIOJI di Jawa Barat merupakan yang pertama di Indonesia, sebelum nantinya lahir di daerah-daerah lainnya.

Tujuan KIOJI adalah memanfaatkan potensi yang ada untuk mendukung industri olahraga yang dilakukan pegiat lokal. 

“Kami baru saja meresmikan Koperasi Olahraga Jaya Indonesia atau kita sebut KIOJI. Ini adalah kerja sama antara KONI Pusat, KONI Jawa Barat dengan UMKM memproduksi aparel olahraga industri dalam negeri dan kita mencoba mempromosikan hasil karya mereka,” ujar Marciano usai meresmikan KIOJI dengan pemotongan pita.

Marciano berharap masyarakat Indonesia mendukung produk dalam negeri yang kualitasnya semakin baik. 

“Kita lihat semua perlengkapan yang dibuat, kualitasnya juga semakin hari, semakin baik tetapi itu juga perlu didukung oleh Masyarakat Indonesia yang lain untuk mau mencoba, mau memakai,” tambahnya.

“Kalau Masyarakat Indonesia banyak yang menggunakan, Insya Allah industri olahraganya berjalan dengan baik.”

Sementara itu Ketum KONI Jawa Barat, M. Budiana bangga karena provinsi tersebut terpilih sebagai pionir KIOJI di Indonesia.

“Terima kasih, kami merasa berbangga hati karena Jawa Barat menjadi pionir artinya yang pertama dipercaya untuk membuka KIOJI ini,” kata Budiana.

“Kami siap melaksanakan, bukan hanya peresmian ini saja, sistem integritasnya harus kita pertahankan,” tegas Budiana.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman tengah memotong pita. (Dok. KONI Pusat)

Ketua KIOJI, Gunaryo menjelaskan bahwa banyak pegiat UMKM dan start up yang dilibatkan dalam KIOJI. 

Mereka antara lain, komunitas UMKM aparel lokal yakni Equinoc yang diwakili oleh William Socrated, layanan kesehatan Caretaker Home Care yang dipimpin Fathoni Asyrof Duata, aplikasi ekosistem olahraga Sportbloc yang dipimpin Didit. 

Hadir pula Rudy wahyu dari Toilet untuk Negeri, Juni dari PT. Gudang Data Indonesia, Ricky dari Tangkal Pinus, Muslim Kamil dari Murwa Group, dan Sandang dari Murti Cahaya.

Rasa terima kasih disampaikan oleh UMKM lokal yang mendapatkan manfaat dari keberadaan KIOJI. 

“Saya mewakili asosiasi peralatan dan pakaian olahraga di Indonesia mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaannya Bapak Ketum KONI Pusat. Brand-brand lokal Itu harus dipercaya di negeri sendiri,” ujar Sekjen Equinoc, William.

Pelaku usaha lokal pun berharap KIOJI akan hadir di berbagai wilayah di Tanah Air. 

“Harapannya untuk KIOJI di Jawa Barat menjadi titik awal perkembangan di daerah-daerah Indonesia,” tutur CEO Caretaker, Fathoni Asyrof.

× Image