Home > La Liga

Terinspirasi Pemain NBA, Abraham Wenas Lelang Jersey untuk Berantas Covid-19

Image
Krisna Daneshwara

  • Abraham Wenas melelang seragam tanding alias jersey untuk didonasikan sebagai dana penanganan virus corona (Covid-19).
  • Dalam melakukan aksinya ini, ia terinspirasi beberapa pemain NBA dan youtuber favoritnya, Arief Muhammad.
  • Abraham Wenas saat ini menjadi tumpuan harapan Amartha Hangtuah untuk meraih tiket play-off.

SKOR.id – Pebasket muda Amartha Hangtuah, Abraham Wenas, membuktikan komitmennya berpartisipasi memberantas wabah Covid-19 yang kini merebak di Tanah Air.

Pada Senin (23/3/2020), Abraham Wenas mulai melelang beberapa jersey yang pernah dipakainya pada ajang Indonesian Basketball League (IBL).

Aksi ini diakui Abraham Wenas terinspirasi dari beberapa pemain NBA yang telah menyumbangkan uangnya untuk penanggulangan virus corona jenis baru tersebut.

“Awalnya mau dibuat lelang untuk bencana banjir. Namun berhubung saya juga kebanjiran di mes, momennya hilang," kata mahasiswa Universitas Indonusa Esa Unggul itu.

"Ya sudah, jersey-nya saya tahan dulu bisa buat giveaway ke teman-teman. Namun ternyata ada corona, jadinya digunakan untuk pemberantasan corona,” Abraham Wenas menuturkan.

Baca Juga: Indonesia Patriots Pastikan Mundur dari IBL

Selain terinspirasi pemain NBA, niatnya melelang jersey juga terdorong aksi yang dilakukan youtuber, Arief Muhammad.

Beberapa waktu lalu, Arief Muhammad sudah terlebih dahulu melakukan penggalangan dana untuk memberantas Covid-19.

“Kebetulan, Arief Muhammad ini youtuber favorit saya. Oleh karena itu, dia juga menginspirasi aksi saya ini,” kata sosok yang juga rookie of the year IBL 2017/18 tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

BANTU LAWAN COVID-19 Hai gengss!!! Bagaimana kabar kalian #DiRumahAja beberapa hari ini? Semoga sehat sekeluarga ya! Tapi ternyata gak semua orang bisa melakukan pekerjaan atau belajar #DiRumahAja .. Banyak pekerja sektor informal seperti ojol, pedagang keliling atau dokter/perawat, serta berbagai profesi lainnya yang harus tetap bekerja di luar rumah untuk memastikan dapurnya terus berjalan.. Padahal, mereka rawan sekali terjangkit virus korona. Nah, karena itu gue mau mencoba melelang dua jersey @hangtuah.basketball resmi yang pernah saya gunakan untuk membantu keperluan melawan Covid-19 : 1. Jersey season 2017/2018, yg gue pake saat jadi Rookie of the Year (putih) 2. Jersey season 2018/2019 (kuning) Catatan: Kedua jersey tersebut sudah tidak diperjualbelikan!!! Caranya: 1. Berikan penawaran teman-teman di kolom komentar postingan ini. 2. Penawaran dimulai dari 200.000 rupiah. 3. Lelang dibuka sejak postingan ini saya unggah dan ditutup pada 25 Maret pukul 16.00. Penawar tertinggi akan saya umumkan melalui instagram story dan saya hubungi lewat dm. 4. Akan dipilih dua penawaran tertinggi. Penawar tertinggi pertama berhak memilih jersey yang diinginkan, sementara penawar tertinggi kedua mengikuti sisanya. Seluruh hasil penjualan jersey akan disumbangkan melalui kampanye @ariefmuhammad di https://kitabisa.com/campaign/danadaruratcovid19 . Tuhan memberkati kita semua. #StaySafe, fellas! #PlayForPapaJ

A post shared by Abraham Renoldi Wenas (@abramwenas) on

Menurut rencana, lelang yang dilakukan Abraham bakal berlangsung hingga Rabu (25/3/2020) pukul 16.00 WIB.

Dua jersey akan diberikan kepada masing-masing penawar tertinggi, sedangkan uang hasil lelang akan disumbangkan ke kampanye Arief Muhammad via kitabisa.com. 

Sementara itu, Abraham sudah ditunggu misi untuk membawa Amartha Hangtuah meraih tiket play-off tatkala IBL 2020 kembali bergulir nanti.

Saat ini, Amartha Hangtuah masih berada pada peringkat ketujuh dengan koleksi 18 poin dari empat kemenangan dan 10 kekalahan.

Jika mampu bertahan pada posisi tersebut, maka tim biru-ungu dipastikan melaju ke fase postseason.

Baca Juga: IBL 2020 Ditangguhkan karena Corona, Amartha Hangtuah Sikapi dengan Positif

Namun, misi itu tergolong tidak mudah bagi Amartha Hangtuah karena Prawira Bandung dan Bank BPD Bima Perkasa Jogja siap menggeser.

Amartha Hangtuah sebenarnya menghadapi IBL 2020 sebagai kuda hitam dengan status dua kali runner up pada turnamen pramusim di Jogja dan Solo.

Akan tetapi, tim ini justru tampil sangat buruk pada awal musim IBL 2020 dan sekarang perlahan bangkit setelah merekrut Rastafari Horongbala sebagai kepala pelatih.

× Image