Kilas Balik Juventus 2006-2007: Ujian Kesetiaan di Tengah Keterpurukan

Bagaskara Setyana AP

Editor:

  • Juventus harus berkompetisi di Serie B pada musim 2006-2007.
  • Hal tersebut buntut dari kasus calciopoli yang melibatkan Juventus.
  • Ujian kesetiaan dihadapi pemain Juventus pada musim tersebut.

SKOR.id - Berikut ini adalah kilas balik momen ketika Juventus berada di Serie B usai skandal calciopoli pada tahun 2006.

Pada musim 2006-2007. Juventus untuk pertama kalinya harus berkompetisi di kasta kedua Liga Italia alias Serie B.

Bukan karena degradasi pada musim sebelumnya, akan tetapi hal tersebut merupakan buntut dari skandal pengaturan skor yang terkenal dengan sebutan calciopoli.

Si Nyonya Tua mendapatkan hukuman paling berat dibandingkan empat tim lainnya.

Masalah itu membuat para pemain Juventus diuji kesetiannya untuk tetap berkostum Si Nyonya Tua di tengah keterpurukan.

 Fakta Klub

Presiden: Giobanni Cobolli Gigli

Pelatih: Didier Deschamps

Stadion: Olimpico Turin

Topskorer: Alessandro Del Piero (23 Gol)

Cetak gol: 83

Kebobolan 30

Serie B: Juara (Promosi)

Coppa italia: Babak Ketiga

Rataan jumlah penonton kandang: 18.085 penonton

Penampilan terbanyak: Federico Balzaretti, Alessandro Birindelli, Gianluigi Buffon (40)

Best XI: Gianluigi Buffon; Alessandro Birindelli, Giorgio Chiellini, Jean-Alain Boumsong, Federico Balzaretti; Cristiano Zanetti, Claudio Marchisio, Pavel Nedved, Mauro Camoranesi; Alessandro Del Piero, David Trezeguet

Fakta Menarik

1. Juventus untuk pertama kalinya menjadi degradasi ke Serie B.

2. Juventus harus memulai musim dengan poin minus sembilan. (Awalnya minus 30)

3. Juventus kehilangan pemain-pemain penting, seperti Fabio Cannavaro, Emerson, Lilian Thuram, Gianluca Zambrotta, Patrick Vieira, serta Zlatan Ibrahimovic.

4. Gianluigi Buffon untuk pertama kalinya mendapatkan kartu merah sepanjang kariernya.

5. Untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, Juventus dilatih pelatih non-Italia.

6. Bintang muda seperti Claudio Marchisio dan Sebastian Giovinco diorbitkan pada musim tersebut.

7. Juventus promosi bersama dua tim, yaitu Napoli dan Genoa, yang musim sebelumnya berada di Serie C1.

8. Dari 42 laga , Juventus hanya menelan empat kekalahan saja, yaitu kalah dari Spezia, Bari, Brescia, dan Manova.

Kejadian Penting

Juventus harus berkompetisi di Serie B setelah terbukti di meja hijau terlibat dalam skandal calciopoli alias pengaturan skor.

Juventus menjadi tim yang mendapatkan hukuman terberat jika dibandingkan AC Milan, Lazio, Fiorentina, dan Regina.

Juventus harus terdegradasi ke Serie B, pengurangan poin, dan mendapatkan denda.

Selain itu, trofi Si Nyonya Tua yang didapat pada musim 2004-2005 dan 2005-2006 harus dicopot dan diberikan ke Inter Milan.

Bahkan, direktur Juventus, Luciano Moggi, yang terlibat dalam skandal tersebut harus dihukum larangan berkontribusi di dunia sepak bola seumur hidup.

Akibat kasus tersebut pula, Juventus juga harus ditinggal oleh para pemain pentingnya seperti Fabio Cannavaro, Emerson, Lilian Thuram, Gianluca Zambrotta, Patrick Vieira, serta Zlatan Ibrahimovic.

Namun, sejumlah pemain bintang, yaitu Alessandro Del Piero, Gianluigi Buffon, Pavel Nedved, serta David Trezeguet memilih untuk bertahan di Juventus.

Juventus juga harus ditinggal oleh Fabio Capello yang menerima pinangan Real Madrid. Alhasil, kursi pelatih Juventus diambil alih oleh Didier Deschamps.

Juventus pada awalnya mendapatkan pengurangan poin 30, akan tetapi kemudian berkurang menjadi 17, dan pada akhirnya menjadi 9 poin.

Kendati harus mengawali musim dengan poin minus, Juventus akhirnya berhasil menjadi juara dan kembali promosi ke Liga Italia pada musim selanjutnya.

Juventus mampu mengoleksi 85 poin, atau unggul enam poin dari Napoli yang berada di urutan kedua.

Bahkan, Alessandro Del Piero berhasil meraih gelar top skor di Serie B dengan 20 gol.

Namun, jelang berakhirnya musim, secara mengejutkan Didier Deschamps mengajukan pengunduran diri dari kursi pelatih Juventus.

Kabarnya ada perseteruan antara Deschamps dengan manajemen klub ketika itu.

Posisinya pun digantikan oleh Giancarlo Corradini.

Kabar duka juga didapatkan Juventus pada Desember 2006, ketika itu dua pemain junior Juventus, yaitu Alessio Feramosca dan Riccardo Neri, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di danau dekat tempat latihan mereka di Vinovo.

Perjalanan Juventus di Serie B

Berita Liga Italia Lainnya:

Kilas Balik Liga Italia 1990-1991: Kisah Ajaib Sampdoria dan Akhir Cerita Diego Maradona

Liga Italia 2021-2022: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Profil Klub Lengkap

Source: Wikipedia

RELATED STORIES

Preseden 1 Poin dari Tiga Laga Awal Juventus sejak 1938, Pernah Juara Meski Buruk di Awal

Preseden 1 Poin dari Tiga Laga Awal Juventus sejak 1938, Pernah Juara Meski Buruk di Awal

Dampak positif kembalinya pelatih Massimiliano Allegri ke Juventus musim 2021-2022 belum membuahkan hasil.

Juventus vs AC Milan - Rekor Apik Massimiliano Allegri, 17 Kali Tak Pernah Kalah dari Pioli

Juventus vs AC Milan - Rekor Apik Massimiliano Allegri, 17 Kali Tak Pernah Kalah dari Pioli

Keduanya terakhir kali bertemu pada 1 Desember 2018, saat Pioli masih mengarsiteki Fiorentina.

Hasil Juventus vs Sampdoria: Si Nyonya Tua Menang, Laga Ke-400 Massimiliano Allegri Berakhir Manis

Juventus berhasil mendulang poin penuh saat menghadapi Sampdoria di Liga Italia, Minggu (26/9/2021).

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Starting XI Timnas Indonesia Terakhir Kali Lawan Korea Selatan di Piala Asia U-17

Di Piala Asia U-17, Indonesia pernah tiga kali bertemu Korea Selatan, ini adalah starting XI kali terakhir bertemu.

Thoriq Az Zuhri | 04 Apr, 03:44

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Head-to-Head Timnas U-17 Indonesia vs Korea Selatan: Pernah Kalah 0-9!

Pernah kalah 0-9, berikut ini adalah head-to-head Timnas U-17 Indonesia saat melawan Korea Selatan.

Thoriq Az Zuhri | 04 Apr, 02:37

Bukayo Saka mencetak gol setelah memanfaatkan assist Martin Odegaard. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id).

Liga Inggris

Prediksi dan Link Live Streaming Everton vs Arsenal di Liga Inggris 2024-2025

Berikut ini adalah prediksi pertandingan dan link live streaming Everton vs Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:32

AFC

World

Termasuk Indonesia, 5 Negara Asia dengan Lonjakan Ranking FIFA Tertinggi

Berikut ini adalah lima negara di Asia yang punya lonjakan Ranking FIFA tertinggi untuk ranking tanggal 3 April 2025.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:15

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Piala Asia U-17 2025: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Piala Asia U-17 2025, yang terus diperbarui seiring berjalannya turnamen.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:54

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Prediksi dan Link Live Streaming Korea Selatan vs Indonesia di Piala Asia U-17 2025

Timnas U-17 Indonesia mengawali kiprah di Piala Asia U-17 2025 dengan bersua Korea Selatan U-17, Jumat (4/4/2025) malam WIB.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:05

Klub asal Filipina, Makati FC, yang diperkuat empat pemain Timnas putri Indonesia pada PFF Womens Football League 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

4 Pemain Timnas Putri Indonesia Gabung Klub Filipina di PFF Womens Football League 2025

Tiga pemain Timnas putri Indonesia bahkan langsung unjuk gigi bersama Makati FC di PFF Womens Football League 2025.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 14:04

Honor of Kings (Jovi Arnanda/Skor.id)

Esports

Aksi Mulia Komunitas Honor of Kings di Hari Raya

Honor of Kings mengajak komunitasnya untuk turut serta dalam program donasi yang digelar melalui acara Ramadhan Livestream Fest.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 14:03

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Grafis: Yusuf/ Skor.id)

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA, Erick Thohir Tegaskan Terus Kejar 100 Besar

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons peningkatan peringkat Timnas Indonesia pada Ranking FIFA terbaru.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 11:44

ragnar oratmangoen timnas

National

Ragnar Oratmangoen Beri Bantuan untuk Anak-anak di Gaza Rayakan Lebaran Idulfitri 2025

Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, memberikan bantuan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan bermain.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 10:05

Load More Articles