CEO PSIS: Pemotongan Gaji Justru Melindungi Pemain

Taufan Bara Mukti

Editor:

  • CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengomentari polemik pemotongan gaji para pemain akibat Liga 1 2020 yang berhenti sementara.
  • Menurut Yoyok, keputusan memberi gaji sebesar 25 persen itu adalah upaya melindungi pemain.
  • Gaji 25 persen itu tidak serta-merta yang akan diterima oleh pemain pada masa hiatus kompetisi.

SKOR.id - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, berkomentar terkait pemotongan gaji para pemain karena Liga 1 2020 tertunda akibat virus corona.

Surat Keputusan PSSI yang menunda Liga 1 2020 hingga Juli nanti menuai pro dan kontra.

Bukan perihal penundaan kompetisi yang banyak diperbincangkan, namun salah satu keputusan dalam surat tersebut yang mengatur pemotongan gaji pemain.

Baca Juga: Liga 1 2020 dan Memori Dua Musim yang Berhenti Tanpa Juara

PSSI memperbolehkan klub membayar gaji bulan Maret, April, dan Mei sebesar 25 persen dari gaji semula.

Sebagian pemain menyatakan keberatan atas keputusan tersebut. Pemain menilai nominal yang akan mereka terima akan jauh lebih kecil daripada biasanya.

Akan tetapi, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, punya pendapat lain.

 

Yoyok mengatakan, pemotongan gaji tersebut justru melindungi hak-hak para pemain yang berkiprah di Liga 1 2020.

"Supaya tidak terjadi pemutusan kontrak secara masif di Liga Indonesia," kata Yoyok dalam wawancara bersama Skor.id, Senin (30/3/2020).

"Karena statusnya Liga 1 saat ini masih pending, jadi belum dihentikan. Jangan sampai klub sama sekali tak berikan gaji," ujarnya.

Baca Juga: Miftahul Hamdi: Gaji 25 Persen Sangat Minim!

Yoyok menegaskan bahwa kontrak klub dengan pemain adalah ikatan kerja untuk menjalani Liga 1 2020.

Sementara liga tak berjalan, maka kontrak tersebut dianggap tidak ada.

Untuk itulah PSSI membuat keputusan untuk memberikan gaji sebesar 25 persen agar pemain tetap mendapat pemasukan.

Sementara untuk 75 persen sisa gaji yang tak bisa dibayar klub pada periode force majeure ini, Yoyok mengatakan hak tersebut tak akan hilang.

Klub akan memperhitungkan kekurangan gaji tersebut nanti saat kompetisi berjalan.

Yoyok melanjutkan, pemberian 25 persen gaji tersebut bukan serta merta yang akan diterima oleh pemain.

Pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini menyinggung Undang-Undang Ketenagakerjaan yang juga berlaku untuk pesepak bola.

Baca Juga: Positif Covid-19, Eks-Kiper Timnas Turki Rustu Recber dalam Kondisi Kritis

"Misal gaji pemain 5 juta, dipotong 25 persen berarti tinggal 1,25 juta. Jika itu dilakukan, maka klub sudah melanggar undang-undang," Yoyok mengatakan.

"Minimal gaji yang diberikan adalah Upah Minimum Regional (UMR). Tidak mungkin dipotong hingga tinggal sejuta, pasti UMR," tuturnya.

Di Mahesa Jenar, julukan PSIS, Yoyok pun menegaskan bahwa batas bawah gaji pemain adalah Rp2,7 juta mengikuti UMR Kota Semarang.

 

RELATED STORIES

Pemain yang Keberatan Gajinya Dipotong Bisa Lakukan Hal Ini

Pemain yang Keberatan Gajinya Dipotong Bisa Lakukan Hal Ini

CEO PSIS, Yoyok Sukawi, menyatakan bahwa para pemain yang keberatan gajinya dipotong bisa menempuh jalur hukum.

APPI: Pemotongan Gaji Harus Akomodasi Pendapat dari Pemain

APPI: Pemotongan Gaji Harus Akomodasi Pendapat dari Pemain

Keputusan klub dalam memotong gaji diprotes oleh APPI karena seharusnya melibatkan pemain.

Gaji Bulan Maret Tidak Sesuai, Pemain Persijap Berencana Lapor APPI

Gaji Bulan Maret Tidak Sesuai, Pemain Persijap Berencana Lapor APPI

Manajemen Persijap Jepara, membayarkan gaji pemain pada Maret ini sebesar 25 persen.

Penyerang PSIS Semarang Usir Rasa Jenuh dengan Lagu-Lagu Didi Kempot

Penyerang PSIS Semarang Usir Rasa Jenuh dengan Lagu-Lagu Didi Kempot

Hari Nur Yulianto dengarkan musik-musik Didi Kempot selama tim diliburkan karena wabah Corona di Indonesia.

Alasan APPI soal Potong Gaji Sebesar 75 Persen Tak Adil Bagi Pemain

Alasan APPI soal Potong Gaji Sebesar 75 Persen Tak Adil Bagi Pemain

APPI memberikan ilustrasi mengapa pemotongan gaji sebesar 75 persen yang bersifat memukul rata ini merupakan wacana yang tidak adil.

PSIS Tanggung Kebutuhan Dasar Pemain jika Liga 1 2020 Berhenti

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi tanggapi wacana Liga 1 2020 dihentikan total. Ia sebut pemain akan sangat dirugikan.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Arema FC.jpg

Liga 1

Arema FC Isyaratkan Bakal Ada Pemain Asing yang Didepak

Manajemen Arema FC sudah mulai membuat proyeksi tim untuk menatap musim depan.

Rais Adnan | 03 Apr, 07:55

CdM Indonesia di Olimpiade 2024, Anindya Bakrie

National

Saham Pengusaha Indonesia Berkurang di Oxford United

Pengurangan saham itu memengaruhi wewenang untuk mengontrol kebijakan klub asal Inggris tersebut.

Rais Adnan | 03 Apr, 06:25

Alter Ego MDL dan MPL. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

Esports

Tazz Isyaratkan Bakal Kembali ke MPL

Tazz musim ini tidak masuk dalam roster Alter Ego baik MPL maupun MDL.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 02:48

Cover Mobile Legends. (Hendy Andika/Skor.id).

Esports

Lima Hero Mobile Legends yang Bisa Counter Suyou

Suyou menjadi salah satu hero baru di Mobile Legends: Bang Bang namun langsung menjadi idola para pemain.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 02:34

Skuad Chelsea musim ini dinilai punya potensi besar. (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id).

Liga Inggris

Prediksi dan Link Live Streaming Chelsea vs Tottenham Hotspur di Liga Inggris 2024-2025

Berikut ini adalah prediksi pertandingan dan link live streaming Chelsea vs Tottenham Hotspur dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 00:47

Derby della Madonnina antara AC Milan vs Inter Milan.

Liga Italia

5 Fakta Hasil Imbang AC Milan vs Inter di Semifinal Coppa Italia

Semifinal Coppa Italia leg pertama musim ini memunculkan hasil imbang antara AC Milan dan Inter Milan, berikut ini faktanya.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 00:07

Pertandingan El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona. (Yusuf/Skor.id).

La Liga

7 Fakta Final Copa del Rey 2025: Barcelona vs Real Madrid

Barcelona dan Real Madrid akan bersua pada laga final Copa del Rey 2025 musim ini, berikut ini beberapa fakta terkait laga ini.

Thoriq Az Zuhri | 02 Apr, 23:09

Bintang Liverpool, Luis Diaz (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id).

Liga Inggris

7 Fakta Kemenangan Liverpool vs Everton di Derbi Merseyside

Dalam laga Derbi Merseyside, Liverpool berhasil menang tipis 1-0 lawan Everton. Berikut ini beberapa fakta tentang hasil ini.

Thoriq Az Zuhri | 02 Apr, 22:54

Ilustrasi Valorant. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

Esports

VCT 2025 Pacific Stage 1: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Gelaran VCT 2025 Pacific Stage 1 sedang dihelat. Ini adalah hasil, jadwal, dan klasemen lengkap turnamen Valorant Asia Pasifik ini.

Thoriq Az Zuhri | 02 Apr, 22:37

ivar jenner - fc utrecht

National

Sandy Walsh dan Ivar Jenner Sama Main Penuh dan Gagal Raih Kemenangan

Rapor empat pemain Timnas Indonesia bersama klubnya masing-masing di luar negeri pada Rabu (2/4/2025).

Taufani Rahmanda | 02 Apr, 14:13

Load More Articles