- Liga TopSkor berencana menggelar kompetisi untuk sektor putri.
- Dukungan pun diberikan oleh berbagai pihak termasuk Adhoc Apparel.
- Sebelum digulirkannya Liga TopSkor Putri, akan lebih dahulu diselenggarakan TopSkor Cup Putri pada Juli nanti.
SKOR.id - Liga TopSkor terus berinovasi. Di usianya yang sudah menyentuh satu dekade (10 tahun), Komite Liga TopSkor memastikan bakal menggelar Liga TopSkor khusus Putri pada musim ini (2021-2022).
Rencana Liga TopSkor (LTS) Putri akan berlangsung mulai Oktober 2021. Sebagai permulaan, Liga TopSkor Putri akan mempertandingkan dua kategori usia.
Liga TopSkor Putri U-16 kelahiran 2005 ke atas, dan Liga TopSkor U-19 untuk pemain kelahiran maksimal tahun 2002.
LTS Putri U-16 dan U-19 akan diikuti oleh 10 tim, diputar dengan sistem setengah kompetisi.
"Liga TopSkor Putri merupakan gagasan dari komite untuk menyediakan wadah bagi pesepak bola putri. Tepatnya untuk berkompetisi dan berkontribusi buat negeri," kata Direktur Liga TopSkor, M Yusuf Kurniawan.
"Kami merasa tertantang karena bakat-bakat pemain putri di Indonesia tidak kalah banyak dengan sepak bola pria," pria yang karib disapa Yuke itu menambahkan.
Bakal bergulirnya Liga TopSkor Putri ini juga disambut positif oleh Adhoc Apparel, yang menjadi salah satu sponsor Liga TopSkor.
Bahkan, jersey yang diproduksi Adhoc Apparel telah digunakan dalam laga eksebisi yang diikuti para pemain sepak bola putri di Pamulang Community Center, 11 April lalu.
"Liga TopSkor merupakan ajang yang rutin melahirkan bibit unggul baru untuk timnas Indonesia dan persepakbolaan negeri ini," kata Denny Susanto, pemilik Adhoc Apparel.
"Selain itu, diharapkan dengan kerja sama ini nama Adhoc Apparel dapat semakin dikenal secara luas baik secara nasional maupun global, dan mudah-mudahan dapat menjadi batu loncatan bagi Adhoc untuk dapat bekerja sama dengan timnas Indonesia," Denny Susanto menjelaskan.
Bakal digulirkannya Liga TopSkor Putri musim ini, juga disambut positif oleh asisten pelatih Timnas Wanita Indonesia, Yopie Riwoe.
Menurutnya dari sisi pembinaan sudah jelas ini adalah hal yang baik. Terutama bagi perkembangan sepak bola wanita ke depan.
"Karena kita tahu mencari pemain sepak bola wanita itu dari dulu agak sulit. Secara kualitas kita tidak punya ukuran, karena jarang ada kompetisi," tutur Yopie Riwoe.
Sebelum menggulirkan Liga TopSkor Putri U-16 dan U-19, komite berencana menggelar TopSkor Cup Putri 2021 sebagai pembuka.
Komite Liga TopSkor ingin melihat sejauh mana animo tim peserta termasuk komitmen dalam mengikuti kompetisi. TopSkor Cup Putri rencananya akan dimainkan pada Juli mendatang.
"Sebelum diselenggarakannya Liga TopSkor Putri, ada baiknya diselenggarakan sebuah turnamen sebagai ajang pemanasan. Baik untuk tim peserta, perangkat pertandingan, hingga panitia," kata Yuke.
"Karena kita tahu sepak bola wanita secara kodrat pasti berbeda dengan sepak bola pria. Jadi pasti ada penyesuaian," ia menambahkan.
TopSkor Cup Putri terbuka untuk tim, komunitas, akademi, dan Sekolah Sepak Bola Putri. Setiap tim nantinya akan diperkuat pemain di bawah usia 23 tahun dengan tiga pemain Joker (usia di atas 23 tahun).
Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.
View this post on Instagram
Berita Liga TopSkor Lainnya:
Liga TopSkor Ditutup oleh Ketua KONI dan Kadispora Tangsel, RMD U-13 dan ISA U-12 Juara
Jadwal Grand Final Liga TopSkor U-12 Divisi Utama dan U-13 2020/2021
Jadwal 16 Besar dan Play-off Survival Liga TopSkor U-13 2020-2021