Valentino Rossi dalam Angka, Deretan Statistik Fantastis Raja MotoGP

Agustinus Rosario

Editor:

  • Valentino Rossi akan melakoni balapan pamungkas pada MotoGP Valencia 2021, akhir pekan ini.
  • Sederet prestasi cemerlang telah dibukukan Valentino Rossi sepanjang kariernya di kejuaraan dunia balap motor hingga dijuluki The Doctor.
  • Dengan segala pencapaiannya, Valentino Rossi layak dijuluki sebagai Raja MotoGP.

SKOR.id - Akhir pekan ini, perhatian para penggemar balap motor bakal tertuju ke Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, seri terakhir MotoGP 2021.

Bukan hanya untuk menyaksikan GP Valencia 2021, lomba yang berlangsung malam nanti itu jadi balapan pamungkas legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi.

Pembalap yang identik dengan nomor motor 46 itu menjadikan MotoGP 2021 sebagai musim terakhir. Dengan kata lain, GP Valencia jadi lomba pamungkas.

Sederet prestasi mentereng telah ditorehkan Valentino Rossi selama hampir tiga dekade hingga muncul julukan The Doctor.

Misalnya torehan sembilan gelar juara dunia di semua kelas Kejuaraan Dunia Balap Motor, 125 cc (kini Moto3), 250 (Moto2), dan 500 cc (MotoGP).

Berikut beberapa catatan Valentino Rossi dalam angka yang membuatnya layak mendapat gelar Raja MotoGP: 

21 - jumlah musim di kelas utama (26 musim di semua kelas)

Valentino Rossi telah turun dalam Kejuaraan Dunia Balap Motor sejak 1996. Kala itu, dia mengawali kariernya di kelas 125 cc atau kini disebut Moto3.

Sebagai perbandingan, juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, lahir pada 20 April 1999. Ini berarti, The Doctor telah berkarier sebelum juniornya itu menghirup napas pertamanya.

Setelah dua musim berlaga di kelas 125 cc, Valentino Rossi naik kelas. Pada kelas intermediate ini, pembalap asal Italia tersebut juga menyelesaikan dua musim.

The Doctor melakoni debut di kelas utama, kala itu bernama 500 cc, pada 2000. Sebagai informasi, era MotoGP dimulai pada 2002.

372 - balapan di kelas utama (432 di semua kelas)

Dengan kiprahnya yang membentang sepanjang tiga dekade, total balapan yang diikutinya pun terus bertambah.

Jika menghitung start-nya pada MotoGP Valencia, nanti malam, The Doctor telah melakoni 432 balapan di semua kelas dan 372 di antaranya di kelas utama.

Catatan tersebut membuatnya bercokol di peringkat pertama daftar pembalap yang paling sering tampil sepanjang sejarah.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh FORMULA 1® (@f1)

7 - gelar juara dunia (9 di semua kelas)

Valentino Rossi telah mengoleksi sembilan gelar juara dunia di semua kelas. Jika dibandingkan pembalap-pembalap legendaris, jumlah itu sebenarnya tidak istimewa.

Mike Hailwood (Inggris) dan Carlo Ubbiali (Italia) memiliki koleksi gelar yang sama dengannya dan menduduki peringkat ketiga daftar pembalap tersukses.

Adapun peringkat pertama daftar pembalap motor tersukses masih jadi ditempati oleh Giacomo Agostini (15 gelar), lalu disusul Angel Nieto (13 gelar).

Namun, jika hanya menghitung gelar di kelas utama, The Doctor ada di peringkat kedua dengan tujuh kali meraih trofi juara dunia.

Valentino Rossi hanya terpaut satu titel dari Giacomo Agostini, yang delapan kali menjadi kampiun kelas utama pada dekade 60-70-an.

89 - jumlah kemenangan (115 di semua kelas)

Hingga saat ini, Valentino Rossi telah mencatatkan 89 kemenangan di kelas utama, jauh lebih banyak jika dibandingkan pembalap lainnya.

Presentase kemenangannya pun cukup tinggi, yakni 23,9 persen. Dengan kata lain, 1 dari 5 balapan The Doctor berakhir dengan kemenangan.

199 - jumlah podium (235 di semua kelas)

Tak hanya unggul dalam jumlah kemenangan, Valentino Rossi juga lebih baik dari pada pembalap lainnya dalam urusan podium.

Sejauh ini, dirinya sudah 199 kali menjejak podium. MotoGP Andalusia 2020 jadi kali terakhir, kala itu dirinya finis di posisi ketiga.

Valentino Rossi menempati posisi teratas daftar pembalap dengan jumlah podium terbanyak. Kedua, Jorge Lorenzo, 114 kali.

The Doctor hanya butuh satu lagi untuk menggenapi torehan sekaligus jadi pembalap pertama yang mampu meraih 200 podium.

55 - jumlah pole position (65 di semua kelas)

Menariknya, jika dibandingkan dengan angka-angka di atas, Valentino Rossi bukanlah pembalap yang hebat saat kualifikasi.

Sepanjang karier membalapnya, The Doctor hanya 55 kali menempati pole positions atau start dari urutan pertama. 

Namun, catatan ini justru makin menegaskan kehebatan seorang Valentino Rossi. Tanpa harus selalu pole position, dia bisa memenangi banyak balapan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Valentino Rossi lainnya:

6 Motor yang Digunakan Valentino Rossi Sepanjang Kariernya di Kejuaraan Dunia Balap Motor

Jelang Pensiun, Valentino Rossi Akhiri Karier dengan Catatan Musim Terburuk

Valentino Rossi Ungkap 1 ''Utang'' Honda yang Belum Terlunasi

Source: Berbagai Sumber

RELATED STORIES

Resmi, Valentino Rossi Menyandang Status Legenda MotoGP

Resmi, Valentino Rossi Menyandang Status Legenda MotoGP

Valentino Rossi kini resmi menyandang status sebagai legenda MotoGP.

Valentino Rossi: Kalau Saya Tidak Bodoh, Saya Akan Menangi Lebih Banyak Gelar

Valentino Rossi telah melakoni balapan pamungkasnya di MotoGP Valencia 2021, akhir pekan lalu.

Skor co creators network
RIGHT_ARROW
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
PLAY_ICON
RIGHT_ARROW

THE LATEST

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Starting XI Timnas Indonesia Terakhir Kali Lawan Korea Selatan di Piala Asia U-17

Di Piala Asia U-17, Indonesia pernah tiga kali bertemu Korea Selatan, ini adalah starting XI kali terakhir bertemu.

Thoriq Az Zuhri | 04 Apr, 03:44

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Head-to-Head Timnas U-17 Indonesia vs Korea Selatan: Pernah Kalah 0-9!

Pernah kalah 0-9, berikut ini adalah head-to-head Timnas U-17 Indonesia saat melawan Korea Selatan.

Thoriq Az Zuhri | 04 Apr, 02:37

Bukayo Saka mencetak gol setelah memanfaatkan assist Martin Odegaard. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id).

Liga Inggris

Prediksi dan Link Live Streaming Everton vs Arsenal di Liga Inggris 2024-2025

Berikut ini adalah prediksi pertandingan dan link live streaming Everton vs Arsenal dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:32

AFC

World

Termasuk Indonesia, 5 Negara Asia dengan Lonjakan Ranking FIFA Tertinggi

Berikut ini adalah lima negara di Asia yang punya lonjakan Ranking FIFA tertinggi untuk ranking tanggal 3 April 2025.

Thoriq Az Zuhri | 03 Apr, 23:15

Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi atau AFC U-17 Asian Cup Saudi Arabia 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Piala Asia U-17 2025: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Jadwal, hasil, dan klasemen Piala Asia U-17 2025, yang terus diperbarui seiring berjalannya turnamen.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:54

Timnas U-17 Korea Selatan vs Timnas U-17 Indonesia (Korea Selatan U-17 vs Indonesia U-17) pada Grup C Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi, 4 April 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

Prediksi dan Link Live Streaming Korea Selatan vs Indonesia di Piala Asia U-17 2025

Timnas U-17 Indonesia mengawali kiprah di Piala Asia U-17 2025 dengan bersua Korea Selatan U-17, Jumat (4/4/2025) malam WIB.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 16:05

Klub asal Filipina, Makati FC, yang diperkuat empat pemain Timnas putri Indonesia pada PFF Womens Football League 2025. (Deni Sulaeman/Skor.id)

Timnas Indonesia

4 Pemain Timnas Putri Indonesia Gabung Klub Filipina di PFF Womens Football League 2025

Tiga pemain Timnas putri Indonesia bahkan langsung unjuk gigi bersama Makati FC di PFF Womens Football League 2025.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 14:04

Honor of Kings (Jovi Arnanda/Skor.id)

Esports

Aksi Mulia Komunitas Honor of Kings di Hari Raya

Honor of Kings mengajak komunitasnya untuk turut serta dalam program donasi yang digelar melalui acara Ramadhan Livestream Fest.

Gangga Basudewa | 03 Apr, 14:03

Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Foto: Yogie Gandanaya/Grafis: Yusuf/ Skor.id)

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA, Erick Thohir Tegaskan Terus Kejar 100 Besar

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons peningkatan peringkat Timnas Indonesia pada Ranking FIFA terbaru.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 11:44

ragnar oratmangoen timnas

National

Ragnar Oratmangoen Beri Bantuan untuk Anak-anak di Gaza Rayakan Lebaran Idulfitri 2025

Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, memberikan bantuan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan bermain.

Taufani Rahmanda | 03 Apr, 10:05

Load More Articles