Home > Super League

Persik Kediri Asah Ketajaman untuk Lawan Persita Tangerang

Persik Kediri menjamu Persita di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (31/10/2026).
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Klub Super League 2026-2027, Persik Kediri. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Klub Super League 2026-2027, Persik Kediri. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menaruh perhatian serius pada ketajaman lini depan timnya menjelang pertandingan melawan Persita Tangerang pada pekan kedelapan Super League 2026-2027. Meski mampu mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang, Macan Putih dinilai masih belum maksimal dalam mengonversi kesempatan menjadi gol.

Persik akan menjamu Persita di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (31/10/2026) sore WIB. Menjelang laga tersebut, pelatih asal Spanyol itu menjadikan penyelesaian akhir sebagai salah satu fokus utama dalam sesi latihan.

“Kami sudah bermain baik dan selalu mendominasi di banyak pertandingan. Tapi kami kurang klinis di pertandingan terakhir lawan Persija Jakarta. Padahal beberapa pekan sebelumnya lini depan cukup taktis bermain. Kekurangan ini kami sedang perbaiki,” kata Marcos Reina.

Menurut Reina, kemampuan menguasai pertandingan dan menekan lawan belum cukup jika tidak diikuti efektivitas dalam mencetak gol. Persik memang mampu membangun serangan melalui berbagai skema, tetapi peluang yang tercipta harus diselesaikan dengan lebih baik.

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Jelang Hadapi Persijap, Bernardo Tavares Soroti Dua Masalah di Pertahanan Persebaya

Karena itu, latihan penyelesaian akhir menjadi perhatian khusus sebelum menghadapi Persita. Reina ingin para pemainnya lebih tenang sekaligus efektif ketika mendapatkan kesempatan di depan gawang lawan.

“Kami sudah mampu mendominasi, menekan lawan, dan membuka peluang dari berbagai cara, tapi kalau pemain tak bisa mengkonversi jadi gol rasanya ini kurang efektif. Finishing klinis jadi bagian latihan kami saat ini,” jelasnya.

Perbaikan tersebut diharapkan bisa meningkatkan produktivitas Persik, termasuk melalui kontribusi Kiko Carneiro dan rekan-rekannya di lini depan. Hingga pekan ketujuh, Macan Putih baru mengoleksi delapan gol. Catatan itu menjadi pekerjaan rumah bagi Reina untuk membuat timnya lebih tajam dalam pertandingan berikutnya.

Di sisi lain, Persik memiliki modal cukup baik dalam menjaga pertahanan. Mereka baru kebobolan enam gol, menjadikan lini belakang Macan Putih sebagai salah satu yang paling sulit ditembus lawan sejauh ini.

Catatan tersebut menyamai Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang juga baru enam kali kebobolan. Artinya, Persik memiliki fondasi pertahanan yang cukup solid. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan produktivitas gol agar dominasi permainan mereka berbuah hasil maksimal.

Reina pun mengapresiasi kualitas pemain yang dimilikinya, terutama di sektor tengah dan depan.

“Saya senang punya gelandang dan penyerang bagus. Variasi permainan di sepertiga pertahanan lawan juga baik. Tapi finishing harus lebih klinis agar agregat memasukkan tambah banyak lagi,” tuturnya.

Menghadapi Persita, Persik kini dituntut membuktikan bahwa evaluasi tersebut bisa memberikan dampak nyata di lapangan. Dominasi permainan dan banyaknya peluang yang tercipta perlu diimbangi dengan penyelesaian akhir yang lebih efektif agar Macan Putih mampu mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

Sumber: Ileague.id

× Image