Jelang Lawan Persib, Kelemahan Melbourne Victory Terbongkar!

SKOR.id - Kelemahan Melbourne Victory terbongkar menjelang laga melawan Persib Bandung pada match day ketiga AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027. Kelemahan tersebut terungkap setelah performa kurang meyakinkan tim asal Australia itu pada awal musim A-League Men musim ini.
Persib akan menjamu Melbourne Victory di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk memanfaatkan celah dalam permainan lawan demi meraih hasil maksimal.
Melbourne Victory belum menunjukkan performa terbaiknya di bawah arahan pelatih anyar, Giovanni Savarese. Mereka baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan pertama A-League Men 2026-2027.
Situasi tersebut turut menjadi bahan pembahasan dalam program A-Leagues Download di situs resmi A-League. Panel yang terdiri dari Jake Barker-Daish, Naum Sekulovski, dan Thomas Sorensen menyoroti minimnya lebar serangan sebagai salah satu persoalan utama Melbourne Victory.
Baca Juga: Main Penuh, Nathan Tjoe-A-On Bawa Willem II Lolos ke Putaran Kedua KNVB Cup 2026-2027
Baca Juga: Jay Idzes Masih di Bangku Cadangan, Sassuolo Babak Belur di Kandang
Barker-Daish menilai trio penyerang Melbourne Victory masih kesulitan menemukan ritme permainan.
“Guillermo May terlihat bergerak ke berbagai posisi, tetapi mereka tampaknya tidak memiliki cukup lebar dalam membangun serangan,” ujar Barker-Daish
Persoalan tersebut turut disoroti Thomas Sorensen. Mantan kiper asal Denmark itu menilai Harrison Shillington dan Joshua Inserra belum memberikan kontribusi maksimal untuk membuka ruang serangan dari sisi lapangan.
Sementara itu, Keegan Jelacic disebut lebih sering bergerak ke area tengah untuk membantu Charles Nduka. Kondisi ini membuat Melbourne Victory dinilai belum memiliki suplai bola yang memadai dari sektor sayap.
“Saya kesulitan melihat dari mana suplai bola akan datang melalui sektor sayap,” kata Sorensen.
Dia juga menilai Santos, yang masuk pada babak kedua dalam pertandingan sebelumnya, berpotensi menjadi solusi. Meski demikian, Sorensen menegaskan Melbourne Victory membutuhkan kontribusi lebih besar dari para pemain yang beroperasi sebagai bek sayap.
Persoalan ini bisa menjadi perhatian Persib dalam menyusun strategi. Maung Bandung berpeluang memanfaatkan kelemahan tersebut, baik untuk membatasi ancaman serangan Melbourne Victory maupun menciptakan peluang melalui sisi lapangan.
Terlalu Bergantung pada Charles Nduka
Selain minimnya variasi serangan dari sayap, Melbourne Victory juga dinilai terlalu bergantung pada Charles Nduka.
Penyerang asal Jepang tersebut menjadi sosok paling menonjol dalam lini serang Victory pada awal musim. Dia mencetak satu gol dan menyumbang satu assist dari total dua gol yang telah dibukukan timnya dalam dua pekan pertama A-League Men 2026-2027.
“Apakah serangan mereka mungkin terlalu bergantung pada Nduka?” ujar Sekulovski.
“Dari perspektif bek sayap, jika para pemain bisa lebih aktif terlibat dalam permainan, mereka setidaknya dapat memberikan lebih banyak pilihan serangan dari sisi lapangan,” tambahnya.
Nduka sendiri telah mencatatkan enam gol dan tiga assist dalam 15 penampilan sebagai starter bersama Melbourne Victory, terhitung sejak akhir musim lalu hingga dua pertandingan pertama musim ini.
Catatan tersebut memperlihatkan betapa pentingnya peran Nduka bagi lini serang Victory. Jika Persib mampu membatasi ruang geraknya sekaligus menutup jalur suplai bola, tim tamu berpotensi kesulitan mengembangkan permainan.
Meski demikian, Persib tetap harus mewaspadai kemampuan individu para pemain Melbourne Victory. Kelemahan di sektor sayap dan ketergantungan terhadap Nduka merupakan celah yang bisa dimanfaatkan, tetapi bukan jaminan Maung Bandung akan meraih kemenangan.
Duel di Stadion Si Jalak Harupat pun menjadi kesempatan bagi Persib untuk menguji konsistensi permainan sekaligus memaksimalkan keuntungan bermain di kandang pada matchday ketiga ACL 2 2026-2027.
Sumber: aleagues.com.au
