Home > Super League

Kandang Rasa Tandang Saat Lawan Persib, Pelatih Garudayaksa FC Rasakan Keanehan

Namun pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, merasa atmosfer luar biasa dari suporter Persib Bandung patut dinikmati.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic. (Foto: Garudayaksa FC/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic. (Foto: Garudayaksa FC/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, merasa aneh karena memainkan pertandingan kandang namun serasa tandang, saat menjamu Persib Bandung.

Lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027 mempertemukan Garudayaksa FC dengan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026).

Spirit of Garuda, julukan Garudayaksa FC, akhirnya takluk 1-2. Gol Mariano Peralta (menit 16) sempat dibalas Jayro Jean (65’), tapi ada gol penentu Adam Alis (90+2’).

Menariknya, dari total 16.512 penonton, tribune stadion malah didominasi suporter tim berjuluk Maung Bandung, yang membuat tim tuan rumah serasa main tandang.

Baca Juga: Indonesia Women's League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

“Saya adalah pelatih yang berpengalaman dan sudah lama berkecimpung di dunia. Dan ya, sedikit terasa aneh ketika bermain di kandang sendiri namun segala sesuatunya justru melawan Anda,” ucap Milos Joksic.

Meski begitu, pelatih asal Serbia itu tetap menapresiasi pendukung tim lawannya yang membuat situasi dan kondisi di dalam Stadion Pakansari menjadi luar biasa.

“Tapi, inilah atmosfer sepak bola dan saya sangat menyukainya. Saya tidak tahu apa yang mereka katakan, tetapi saya ingin berterima kasih kepada para suporter Persib,” katanya.

“Yang datang untuk menyaksikan pertandingan ini, karena tanpa suporter, sepak bola tidak akan sama rasanya. Atmosfernya sangat fantastis,” Milos Joksic menambahkan.

Lebih lanjut ia berhatap ke depannya Garudayaksa FC bisa memiliki lebih banyak suporter, yang diakui bisa tercapai, karena atmosfer yang tercipta dengan banyaknya dukungan dinilai sangat memuaskan.

Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic (tengah), didampingi pemainnya Ryo Matsumura (baju merah), dalam jumpa pers usai lawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 25 Oktober 2026. (Taufani Rahmanda/Skor.id)
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic (tengah), didampingi pemainnya Ryo Matsumura (baju merah), dalam jumpa pers usai lawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 25 Oktober 2026. (Taufani Rahmanda/Skor.id)

Adapun Spirit of Garuda sejatinya sudah menegaskan sejak musim lalu saat masih di kasta kedua bahwa klub secara tegas tampil untuk merepresentasikan Bogor Raya.

Suporter sepak bola di Kabupaten Bagor dan Kota Bogor pun diketahui tidak sedikit, namun saat ini mereka terpecah menjadi pendukung Persikabo, Persib, dan Persija Jakarta.

“Saya berharap kami memiliki lebih banyak suporter sendiri. Jika kami mulai meraih kemenangan, mungkin kami bisa mendatangkan lebih banyak suporter di masa depan,” ujar Milos Joksic.

“Persiapan khusus untuk hal seperti ini (tekanan suporter lawan) tidak diperlukan karena inilah alasan mengapa kami berlatih, mengapa kami bermain demi suporter, demi stadion yang penuh.”

“Tentu saja demi atmosfer yang luar biasa, dan hari ini adalah sebuah kepuasan penuh bagi para suporter untuk menyaksikan pertandingan sepak bola yang hebat,” ia memungkasi .

× Image