Kalah, Satu Masalah Besar Manchester City Wajib Dibenahi Maresca

SKOR.id - Kalah, ada satu hal yang perlu dibenahi dari Manchester City era Enzo Maresca.
Manchester City kalah 1-2 di kandang Aston Villa pada laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (24/10/2026) malam WIB.
Ini adalah kekalahan perdana Tha Cityzens musim ini setelah sebelumnya tujuh kali menang beruntun.
Mereka masih di puncak klasemen, tetapi kini poin mereka disamai oleh Arsenal di peringkat kedua.
Baca Juga: Manchester United vs Bournemouth, Michael Carrick Coba Padamkan Konflik Internal
Baca Juga: Liga Inggris 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Satu hal yang perlu dibenahi Man City adalah lini belakang mereka.
Man City hanya mencatat satu nirbobol alias clean sheets dalam enam laga terakhir mereka.
Performa Gianluigi Donnarumma dan Marc Guehi juga ikut menjadi sorotan.
Keduanya sama-sama melakukan tiga kesalahan yang berujung gol lawan sejak awal musim lalu, hanya delapan pemain lain yang lebih buruk di Liga Imggris.
Man City mampu nirbobol lawan Liverpool dua pekan lalu, tetapi laga sebelum dan sesudahnya, Man City juga kebobolan banyak.
Mereka kebobolan empat gol lawan PSG di Liga Champions, tetapi juga kebobolan tiga gol lawan tim smeenjana seperti Sunderland.
Total, Man City kebobolan sembilan kali di Liga Inggris musim ini.
Sebagai gambaran, Arsenal dan Brighton yang ada di posisi kedua dan ketiga baru kebobolan lima kali.
Man City kebobolan rata-rata 1,13 gol per laga.
Dalam sejarah Premier League, hanya dua tim yang bisa juara dengan catatan kebobolan lebih buruk: Man United tahun 1997 dengan 1,16 gol per laga dan tahun 2000 dengan kebobolan 1,18 gol per laga.
Apakah dua kebobolan malam tadi bisa dihindari, Enzo Maresca berpikir demikian.
"Tentu saja, dua duanya. Kadang anda harus sedikit lebih beruntung karena kami kebobolan hanya dari dua peluang, tetapi kami membuat banyak peluang," ujar Maresca.
"Kami memainkan laga kebanyakan di lapangan permainan mereka, tetapi anda harus tajam di lini depan dan menghindari membuat kesalahan seperti dua kali kebobolan yang kami alami."
Sumber: BBC, Opta, Google
