Home > World

AFC Dukung Gianni Infantino Kembali Menjabat Presiden FIFA

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk mempertahankan jabatannya sebagai Presiden FIFA.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC. Sumber:(Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)
Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC. Sumber:(Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali menjabat sebagai Presiden FIFA.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ibrahim Al-Khalifa, dalam Kongres Luar Biasa AFC di Tokyo, Jepang, Jumat (23/10/2026).

Pernyataan ini menjadi perkembangan penting bagi Infantino yang tengah bersiap mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat sebagai orang nomor satu di badan sepak bola dunia tersebut.

Adapun pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.

"Kami menegaskan kembali komitmen penuh kami untuk mendukung Anda (Gianni) dan kepemimpinan Anda saat Anda berupaya mendapatkan mandat baru sebagai Presiden FIFA," ujar Sheikh Salman kepada sang kolega.

Baca Juga: Gianni Infantino Sebut Dapat Banyak Dukungan untuk Kembali Menjabat Presiden FIFA

Baca Juga: The Times Minta Maaf soal Gaji Kedua Gianni Infantino, FIFA Sebut Ada Pihak yang Berupaya Melemahkan

Dukungan AFC ini menarik karena Sheikh Salman sebelumnya sempat mengkritik rencana Infantino untuk melibatkan investor swasta dalam pengelolaan hak komersial sejumlah kompetisi FIFA melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).

Pada Juli lalu, dia bahkan ikut bergabung dengan Presiden UEFA dan CONCACAF untuk menandatangani surat terbuka yang mengecam kebijakan tersebut.

Namun, hubungan keduanya kini telah membaik. Sheikh Salman menegaskan bahwa persoalan FFE sebenarnya tidak ada kaitan dengan dukungan AFC terhadap pencalonan Infantino.

"Saya ingin memperjelas - ya, kami memang sempat ada masalah yang kami bicarakan di masa lalu, tetapi jangan mencampuradukkan kedua hal tersebut," kata Sheikh Salman.

"Setelah beberapa hari terakhir bertemu di Zurich, saya yakin ada kesepahaman yang kuat di antara kami," lanjutnya.

Bagi Sheikh Salman, hal terpenting saat ini adalah terus melangkah maju karena sepak bola akan menjadi lebih kuat ketika semua pihak bekerja dengan visi dan tujuan yang sama.

"Sebagai satu keluarga Asia, kami siap melangkah maju, bersatu dalam mendukung Anda, Gianni. Saya hanya ingin memperjelas hal itu hari ini," dia memungkasi.

Dukungan AFC menjadi modal penting bagi Infantino dalam persaingan menuju pemilihan Presiden FIFA.

Sebelumnya, dia juga sudah mendapat support dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

Meski demikian, Infantino masih menghadapi tantangan dari Eropa.

Seperti diketahui, UEFA telah mengirimkan surat kepada FIFA untuk meminta penjelasan mengenai sejumlah persoalan selama kepemimpinan Infantino, termasuk proyek FFE dan FIFA Peace Prize.

Infantino sendiri telah meminta maaf atas penanganan proyek FFE dalam pertemuan Dewan FIFA di Zurich pada bulan ini. Ia juga menyatakan tidak akan melanjutkan proyek tersebut.

Apresiasi dukungan

Dalam pidatonya di hadapan para delegasi AFC, Giannni Infantino turut menyampaikan apresiasi kepada Sheikh Salman

Orang nomor satu FIFA itu pun mendukung upaya sang kolega untuk kembali memimpin konfederasi Asia, seperti yang sudah dilakukannya dalam 13 tahun terakhir.

"Saya merasa sangat senang dengan dukungan AFC," katanya.

"Saya juga akan selalu memberikan dukungan penuh kepada Anda karena kami telah melihat apa yang telah Anda lakukan dalam beberapa tahun terakhir," dia menambahkan.

Sejumlah anggota penting AFC, termasuk Arab Saudi dan Qatar, juga telah secara terbuka menyatakan dukungan kepada Infantino.

Namun, belum dapat dipastikan apakah seluruh 47 anggota AFC memiliki pandangan yang sama.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Tsuneyasu Miyamoto, mengatakan pihaknya masih berupaya menyelaraskan sikap dengan AFC dan belum mengambil keputusan akhir.

"Saya rasa pendapat seluruh anggota AFC belum sepenuhnya sejalan, tetapi saya yakin AFC dan FIFA terus mengadakan pertemuan secara berkala," kata Miyamoto.

Sebagai informasi, para kandidat yang ingin maju sebagai Presiden FIFA berikutnya diwajibkan menyerahkan pencalonan paling lambat pada 18 November 2026.

Sumber: Reuters

× Image