Juara di Sirkuit Mandalika Tahun Lalu, Fermin Aldeguer Pilih Sadar Posisi

SKOR.id - Pembalap tim BK8 Gresini Racing MotoGP, Fermin Aldeguer, punya sejarah manis di MotoGP Indonesia tahun lalu.
Pada edisi tahun lalu, pembalap asal Spanyol tersebut berhasil keluar sebagai juara dalam balapan di Sirkuit Mandalika.
Fermin Aldeguer finis dengan catatan waktu 41:07,6512 meninggalkan Pedro Acosta dengan selisih 6,987 detik.
Kemenangan Fermin Aldeguer di tahun lalu memiliki arti spesia, ia adalah rider termuda kedua yang memenangi balapan MotoGP.
Baca Juga: Marc Marquez Bertekad Hentikan Kutukan di Sirkuit Mandalika
Baca Juga: Menanti Rekor Lap Tercepat Sirkuit Mandalika Pecah Lagi di MotoGP Indonesia
Catatan tersebut dibuat pada usia 20 tahun 183 hari, hanya kalah dari Marc Marquez (20 tahun, 63 hari) yang dibuat pada MotoGP Amerika Serikat di tahun 2013 lalu.
Tahun lalu Fermin Aldeguer tampil dominan di sepanjang balapan utama, meninggalkan Pedro Acosta, yang bersaing kketat dengan Luca Marini, Alex Rins, hingga Alex Marquez.
Fermin memulai balapan dari posisi dua, di belakang Marco Bezzecchi yang meraih pole position.
Kecelakaan Marco Bezzechi dengan Marc Marquez di lap pertama, menjadi berkah tersendiri bagi Fermin pada balapan tahun lalu.
Namun, musim ini berjalan berbeda bagi pembalap 21 tahun itu, menjelang MotoGP Indonesia 2026.
Cedera di awal musim dan kembali mengalaminya di MotoGP Belanda, membuat ia hanya naik sekali podium dalam 16 balapan.
Meski punya catatan mengesankan musim lalu, Fermin memilih realistis menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.
"Aku tahu bahwa aku tidak berada di momen yang sama seperti tahun lalu," ujarnya.
"Tahun lalu saya lebih sering naik podium untuk sampai di sini, lebih konsisten di lima besar; dan tahun ini, tentu saja dengan cedera, dengan perasaan terhadap motor, kami jauh lebih kesulitan," ujarnya menambahkan.
Namun, Fermin tak menyerah. Pembalap kelahiran El Palmar, Spanyol ini bertekad memberikan yang terbaik di Sirkuit Mandalika.
Selain itu, Fermin punya catatan selalu finis di posisi 7 besar di Sirkuit Mandalika, sejak berada di kelas Moto2.
Tahun 2022 ia finis peringkat 7 bersama tim MB Conveyors Speed Up, lalu posisi 3 di tahun 2023 bersama Beta Tools Speed Up, dan posisi empat di tahun 2024 bersama Convetors Speed Up.
"Namun Mandalika adalah trek yang bagus untuk saya; di Moto2 pun saya meraih hasil yang bagus dan kita harus melakukan yang terbaik," ujarnya.
"Tentu, kemenangan adalah salah satu tujuan saya, tetapi kita harus memulai dengan tenang dan jangan memikirkan hal itu," ujarnya menambahkan.
Fermin saat ini berada di peirngkat ke-10 klasemen sementara MotoGP, dengan perolehan 122 poin.
Sumber: Crash
