Home > Championship

Respons Klub Championship soal Hasil Drawing League Cup 2026/27: Siap Beri Kejutan, Tak Gentar Hadapi Tim Super League

Klub-klub Championship 2026-2027 tidak datang ke League Cup 2026-2027 hanya untuk menjadi pelengkap.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Kompetisi sepak bola profesional kasta kedua di Indonesia yang sebelumnya bernama Liga 2, Championship 2026-2027. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Kompetisi sepak bola profesional kasta kedua di Indonesia yang sebelumnya bernama Liga 2, Championship 2026-2027. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id – Klub-klub Championship 2026-2027 tidak datang ke League Cup 2026-2027 hanya untuk menjadi pelengkap. Hasil drawing yang mempertemukan mereka dengan sejumlah tim Super League justru disambut sebagai tantangan untuk mengukur kekuatan, menciptakan kejutan, sekaligus memberi panggung kepada pemain yang selama ini minim menit bermain.

Para kontestan Championship pun memiliki pandangan yang relatif sama, yakni kasta kompetisi bukan jaminan hasil pertandingan. Regulasi penggunaan maksimal tiga pemain asing juga dinilai membuat persaingan lebih terbuka.

Deltras FC yang tergabung di Grup H Zona Timur bersama Persik Kediri dan Persis Solo menyambut positif adanya turnamen ini.

“Saya pikir ini bagus, kami punya pertandingan lebih, terutama di tengah minggu untuk para pemain yang sampai sejauh ini belum dapat kesempatan main,” ujar Leonard Tupamahu, pelatih Deltras FC.

Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Hasil Drawing League Cup 2026-2027: Persija Segrup PSMS, PSM Jumpa Persipura

“Mereka juga punya regulasi yang sama, hanya boleh pakai tiga pemain asing. Jadi, saya pikir kami punya peluang yang sama,” tambah eks bek Persija Jakarta itu.

Dengan 33 pemain dalam skuad, Leonard optimistis Deltras bisa menghadapi padatnya jadwal sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda.

“Saya akan berusaha memanfaatkan sebisa mungkin, mencoba rotasi pemain untuk memberikan kesempatan pada pemain-pemain muda, pada pemain-pemain yang mungkin belum dapat kesempatan,” tuturnya.

Hal senada juga dituturkan pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti Tukiman. Persela berada di Grup I Zona Timur 2 bersama Madura United FC dan Persijap Jepara. Bima menegaskan timnya tidak gentar menghadapi dua klub kasta tertinggi tersebut, meski mereka juga memiliki target utama.

“Tapi yang pasti kami fokus tetap di kompetisi Championship 2026-2027,” tegas Bima.

Bima melihat peluang Persela untuk membuat kejutan tetap terbuka karena regulasi League Cup membatasi setiap tim hanya menggunakan tiga pemain asing.

“Jadi saya pikir ya fair saja. Yang paling penting kami persiapkan tim dengan baik. Semakin banyak kompetisi, semakin banyak kesempatan untuk pemain-pemain yang ada di Indonesia untuk bisa berkompetisi,” jelas eks kapten Timnas Indonesia itu.

Persiraja Banda Aceh yang tergabung di Grup C bersama Dewa United dan Persita Tangerang, memiliki harapan ajang ini bisa menjadi hiburan bagi rakyat Negeri Serambi Mekkah.

“Harapannya memang bisa main di Aceh, untuk dapat menghibur rakyat Aceh. Ketika drawing berlangsung, saya sedang bersama Presiden Dek Gam di Jakarta, dan Pak Presiden sangat antusias terhadap hasil drawing ini,” kata Ari Nanda, Wakil Presiden Persiraja.

“Soal hasil nanti kita lihat, tentu saja kami tetap menganggap League Cup ini sebagai turnamen serius,” tegasnya.

Ari juga mengkhawatirkan kapasitas Stadion H. Dimurthala jika pertandingan kandang menghadirkan antusiasme besar dari masyarakat.

“Kekhawatiran saya cuma satu, takutnya Stadion H. Dimurthala tidak muat. Jadi saya akan minta arahan Presiden dan segera berkoordinasi dengan pihak keamanan menyangkut ini,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih De Red FC, Aji Santoso, menuturkan tim-tim Championship bisa memberikan kejutan pada League Cup edisi perdana ini.

“Sepak bola itu tidak mudah diprediksi, sering terjadi kejutan-kejutan,” tutur Aji Santoso.

Untuk komposisi pemain, De Red FC belum menentukan skuad utama. Aji akan melihat jadwal pertandingan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

“Kalau jadwalnya berdekatan atau bagaimana nantinya, baru saya bisa memutuskan siapa yang akan dimainkan,” ungkapnya.

Sikap tidak mau kalah juga ditunjukkan pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes. Timnya tergabung di Grup G Zona Timur 1 bersama Persebaya Surabaya dan PSBS Biak.

“Hasil drawing sebetulnya dari kami mau bertemu siapapun akan siapkan dengan baik. Jadi ya kami akan berusaha menampilkan yang terbaik di nanti di League Cup nanti,” kata Stefan Keeltjes.

“Tentu bertemu mereka (Persebaya) jadi motivasi kami dan pemain untuk memberikan yang terbaik di lapangan nanti,” ujarnya.

Stefan juga memastikan rotasi akan diterapkan untuk menjaga kebugaran skuad.

“Dari awal kami sampaikan bahwa pemain Kendal Tornado yang dikontrak itu bukan untuk menjadi pemain cadangan atau pelengkap di latihan. Semua punya kesempatan bermain. Kami akan merotasi pemain untuk menjaga kebugaran,” katanya.

“Buat kami memang liga paling penting, tetapi di League Cup kami juga tidak mau main-main,” ujarnya.

Sumber: Ileague.id

× Image