Persib hingga Marselino Ferdinan Jadi Contoh Pelatih Timnas Futsal Indonesia untuk Tingkatkan Kualitas
SKOR.id - Pelatih Timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menyoroti pentingnya pengalaman bermain di luar negeri sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas, sekaligus memperkecil kesenjangan futsal Tanah Air dengan top dunia.
Hector Souto menyampaikan hal ini setelah mengungkapkan pengalaman ketika memimpin Timnas futsal Indonesia menjalani pemusatan latihan dan sejumlah pertandingan uji coba di Spanyol pada Agustus lalu.
"Kami harus memperkecil kesenjangan. Memang benar PFL (Pro Futsal League/Liga Futsal Profesional Indonesia) terus berkembang,” katanya usai memimpin latihan Timnas futsal Indonesia pada Kamis (8/10/2026).
“Tetapi juga benar bahwa Liga Futsal Spanyol merupakan yang terbaik di dunia, dan kecepatan permainannya jauh lebih cepat dibandingkan di sini," Hector Souto menambahkan, di GOR POPKI, Jakarta.
Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Ia kemudian menggambarkan kesenjangan tersebut seperti yang terjadi di dunia sepak bola. Menurutnya, walaupun ada klub-klub hebat di Indonesia, tetapi mereka akan kesulitan ketika dihadapkan dengan klub-klub level dunia.
"Saya akan memberikan satu contoh. Mungkin di sini tim-tim terbaik adalah Persija Jakarta, Bali United, atau Persib Bandung. Namun, jika mereka bermain melawan FC Barcelona dan Real Madrid, mungkin mereka akan mengalami masalah bukan?,” ujarnya.
Pelatih asal Spanyol itu kemudian menilai salah satu solusi untuk memperkecil kesenjangan tersebut adalah memberikan kesempatan kepada pemain Indonesia untuk berkarier di luar negeri.
Ia mencontohkan langkah yang pernah dilakukan Marselino Ferdinan yang mendapatkan pengalaman di Inggris bersama Oxford United, sebelum kemudian sang pemain memutuskan kembali ke Indonesia membela Persija.
"Jadi, cara terbaik adalah seperti yang sudah dilakukan di sepak bola, saat sebelumnya kita mengirim Marselino Ferdinan ke Inggris. Sekarang dia sudah kembali, tetapi saya pikir pengalaman pemain lokal bermain di luar negeri sangat penting," kata Hector Souto.
Menurutnya, bermain di luar negeri adalah cara terbaik bagi seorang pemain mengembangkan bakatnya, karena mereka akan berlatih di sebuah negara yang sudah memiliki ekosistem kompetisi futsal yang baik, yang sudah berjalan selama bertahun-tahun.
"Jika kita bisa membuat pemain-pemain dari sini pergi ke Spanyol, mereka akan berlatih setiap hari bersama pemain-pemain Spanyol dan Brasil. Mereka akan terbiasa dengan atmosfer tersebut, bermain dengan intensitas lebih tinggi dan berlatih lebih keras setiap harinya, sehingga mereka bisa beradaptasi dengan lebih mudah," ucap Hector Souto.
Selain memperkecil kesenjangan dengan kompetisi elite dunia, mantan pelatih Bintang Timur Surabaya itu juga mengatakan cara tersebut akan meningkatkan level kualitas tim nasional.
Langkah inilah yang ia ambil saat memutuskan Garuda menjalani pemusatan latihan dan melakukan laga uji coba melawan klub-klub selama di Spanyol. Pun untuk ajang terdekat di Brasil nanti.
Timnas futsal Indonesia akan mengikuti turnamen bertajuk "lVI Copa Das Nacoes De Futsal 2026 di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, pada 12-18 Oktober. Brasil dan Tanjung Verde jadi lawannya di fase grup.
