Home > Super League

Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Resmi Didenda Rp500 Juta dan Larangan Masuk Stadion

Komdis PSSI resmi menjatuhkan hukuman terhadap pelanggaran yang terjadi dalam laga Persija Jakarta vs Java United di Super League 2026-2027.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Java United FC, identitas baru dari Malut United FC yang diresmikan pada Agustus 2026. (Media Java United FC)
Java United FC, identitas baru dari Malut United FC yang diresmikan pada Agustus 2026. (Media Java United FC)

SKOR.id - Direktur Teknik (Dirtek) Java United, Achmad Resal Octavian, resmi dijatuhi hukuman oleh Komite Disiplin PSSI karena perilaku saat lawan Persija Jakarta.

Laga pekan ketiga Super League 2026-2027 yang mempertemukan Persija dengan Java United pada 19 September 2026 sempat jadi sorotan karena terjadi pertikaian.

Dalam sebuah momen di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Achmad Resal yang berada di area bench Java United kedapatan melakukan tindakan diskriminasi.

Yakni terhadap pelatih Persija, Shin Tae-yong, seraya menyebutnya sebagai seorang pendatang, yang videonya lekas menyita perhatian pencinta sepak bola di Indonesia.

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Hukuman pun akhirnya dijatuhkan kepada Achmad Resal dari hasil Sidang Komdis PSSI yang dilakukan pada 24 September 2026, beserta sanksi untuk pelanggaran lain.

Lelaki berusia 32 tahun itu didenda uang sebesar Rp500 juta dan sanksi skorsing 10 pertandingan plus larangan masuk stadion pada satu laga, merujuk pada Pasal 60 ayat 1 huruf a dan b Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.

Ia bukan satu-satunya orang dari Java United yang dijatuhi hukuman, sebab ada pula pemain yaitu Yakob Sayur, Yance Sayuri, serta pelatih kepala Fabio Lefundes.

Rekap Sanksi dari Komdis PSSI Terhadap Java United dari Pertandingan Lawan Persija Jakarta

Achmad Resal Octavian (Official Java United): Sanksi skorsing 10 pertandingan, larangan masuk stadion selama 1 pertandingan, serta denda sebesar Rp500 juta akibat mengucapkan kata-kata diskriminatif kepada tim Persija pada menit ke-78.

Yakob Sayuri (Pemain): Sanksi skorsing 4 pertandingan dan denda Rp50 juta karena melakukan intimidasi kepada pengawas pertandingan saat merekam insiden kerusuhan di area pertandingan (OA) dengan tujuan untuk menghapus bukti rekaman video.

Yance Sayuri (Pemain): Sanksi skorsing 4 pertandingan dan denda Rp50 juta atas tindakan intimidasi terhadap pengawas pertandingan untuk menghapus bukti rekaman video kerusuhan.

Fabio Lefundes (Pelatih): Sanksi denda Rp30 juta setelah terbukti melakukan tindakan kekerasan kepada Media Officer (MO) Persija saat terjadi keributan di area pertandingan.

Josmiro de Goes dos Santos (Official Java United): Sanksi denda Rp30 juta akibat melakukan tindakan kekerasan kepada Media Officer (MO) Persija ketika keributan pecah di area pertandingan.

David Glen Oi (Official Java United): Sanksi berupa teguran keras karena kedapatan menghalangi pengawas pertandingan untuk melakukan pemeriksaan ID Card.

Antonio Teles (Agen Pemain Java United): Denda Rp50 juta atas tindakan agresif berupa tendangan dan intimidasi kepada official Persija saat berada di area pertandingan menuju ruang ganti.

Tim Java United: Secara kelembagaan dijatuhi denda Rp50 juta akibat penyalahgunaan ID Card official atas nama Ariq Iqbal Faizal oleh agen pemain Antonio Teles (yang tidak terdaftar di e-startinglist) untuk memasuki area pertandingan dan ruang ganti tim Java United.

× Image