Home > Other Sports

Universitas Negeri Jakarta Jadi Juara Umum UNJ Cup XIII, PB Forki Dorong Kompetisi Karate Terus Digelar

Kejuaraan Karate Tingkat Nasional UNJ CUP XIII berlangsung di GOR PKP Ciracas, Jakarta Timur, 26-27 September 2026.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Kejuaraan olahraga bela diri karate bertajuk UNJ CUP XIII Tahun 2026. (Istimewa)
Kejuaraan olahraga bela diri karate bertajuk UNJ CUP XIII Tahun 2026. (Istimewa)

SKOR.id – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyabet juara umum UNJ CUP XIII Tahun 2026, sementara PB FORKI mendorong kejuaraan karate seperti ini terus digelar sebagai bagian dari pembinaan dan penambahan jam terbang atlet.

Kejuaraan Karate Tingkat Nasional UNJ CUP XIII berlangsung di GOR PKP Ciracas, Jakarta Timur, 26-27 September 2026. Ajang tersebut diikuti 662 atlet dari 50 kontingen yang berasal dari enam provinsi.

Para karateka tampil dalam berbagai kategori, mulai dari pra usia dini hingga senior, termasuk kategori umum dan universitas. Kompetisi tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.

Pada klasemen kategori umum, UNJ mengoleksi 13 emas, 13 perak, dan 23 perunggu. Posisi kedua ditempati POPB DKI Jakarta dengan 12 emas, 10 perak, dan 16 perunggu, sedangkan Garuda Emas berada di posisi ketiga dengan 10 emas, 9 perak, dan 9 perunggu.

Baca Juga: Super League 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen

Di kategori universitas, UNJ juga mengumpulkan 6 emas, 5 perak, dan 11 perunggu. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berada di posisi kedua dengan 2 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, disusul Universitas Islam Indonesia (UII) dengan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Ketua Panitia UNJ CUP XIII Tahun 2026, Arya Nur Wicaksono, mengatakan kejuaraan tersebut diharapkan menjadi ruang kompetisi sekaligus pengalaman bagi para atlet.

“UNJ CUP XIII menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kompetisi bagi atlet karate untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap kejuaraan ini dapat memberikan pengalaman positif bagi seluruh atlet, pelatih, official, maupun kontingen yang berpartisipasi,” ujar Arya dalam keterangan yang diterima, Senin, 28 September 2026.

PB FORKI Dorong Kompetisi Berkelanjutan

Wakil Sekjen PB FORKI, Octar Ramon Pesik, mengapresiasi penyelenggaraan UNJ CUP yang telah memasuki edisi ke-13. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran dalam perkembangan karate Indonesia.

“Mewakili PB FORKI, kami menyambut positif, mengapresiasi atas apa yang UNJ sudah buat dan berkiprah di dalam dunia karate. Karena kami tahu banyak juara-juara yang berasal dari UNJ,” ujar Octar.

“Untuk itu, PB FORKI tetap mendorong perguruan tinggi, dalam hal ini UNJ, untuk terus berkiprah di dalam dunia karate Indonesia. PB FORKI kan bisa bilang ini, pembina. Jadi tentunya kita berharap dari perguruan-perguruan, juga juga dari mahasiswa,” ia melanjutkan.

Apresiasi serupa disampaikan Ade Sunarti, Majelis Lembaga Perguruan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (MLP PB FORKI). Berdasarkan pemantauan Dewan Hakim, pertandingan berlangsung dengan baik.

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyabet juara umum UNJ CUP XIII Tahun 2026 di GOR PKP Ciracas, Jakarta, pada 27 September 2026. (Istimewa)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyabet juara umum UNJ CUP XIII Tahun 2026 di GOR PKP Ciracas, Jakarta, pada 27 September 2026. (Istimewa)

“Ya, sekarang sudah berjalan setengah hari lebih. Sejauh pemantauan kami Dewan Hakim, pertandingan berjalan lancar, cukup baik. Nah, itu semoga nanti sampai selesai juga berjalan baik,” ujar Ade.

“Saya mewakili Dewan Hakim PB FORKI mengapresiasi dengan adanya kejuaraan UNJ Cup ini. Saya lihat yang ke-13 ya, sudah berarti sudah 13 tahun ya, 2026 ini. Berarti sambutan dari masyarakat karate sangat baik ya, sudah sampai ke-13.”

“Nah, diharapkan juga pihak-pihak yang lain, umpamanya universitas atau instansi pemerintah, itu baik pemerintah maupun swasta bisa menyelenggarakan event-event seperti ini supaya atlet-atlet kita ada wadah untuk mereka mengembangkan prestasi.”

“Pembibitan itu atlet dimulai dari event-event seperti ini. Karena semakin banyak atlet itu mengikuti pertandingan, itu semakin banyak jam terbangnya, semakin besar peluangnya untuk menjadi juara,” ia memaparkan.

Pemprov DKI Dukung Peningkatan Prestasi

Dukungan terhadap penyelenggaraan UNJ CUP XIII juga datang dari Pemprov DKI Jakarta. Kasudinpora Kota Jakarta Timur, Suyoto, menyebut kejuaraan tersebut menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan prestasi karate.

“Jadi, pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat mensupport kegiatan ini dan berterima kasih kepada UNJ terutama, karena memang kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik. Ini wadah bagaimana kita meningkatkan prestasi di cabor karate,” kata Suyoto.

“Ya mudah-mudahan dengan kejuaraan ini akan dapat atlet-atlet yang memang punya kemampuan lebih dan mampu membawa Indonesia ke kancah dunia,” ia meneruskan.

Suyoto menilai persaingan olahraga internasional menuntut pembinaan yang konsisten. Karena itu, menurutnya, DKI Jakarta akan terus mendorong pembinaan atlet.

“Kita tahu sekarang bagaimana perkembangan dunia olahraga, mereka bersaing, mereka berjuang untuk memajukan negaranya masing-masing. Kalau kita tidak mengikuti itu, maka kita akan kalah dengan mereka,” katanya.

“Jadi harapannya, kita terus lakukan pembinaan, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan, mudah-mudahan dengan pembinaan yang intensif, dengan fasilitas yang lengkap, insya Allah ini bisa menunjukkan bahwa kita bisa menjadi juara-juara di dunia,” Suyoto menjelaskan.

Dari Pembibitan hingga Jam Terbang

UNJ CUP XIII diikuti karateka dari berbagai kelompok usia. Bagi atlet muda, pertandingan menjadi bagian dari proses belajar untuk mengasah teknik, membangun keberanian, mengendalikan emosi, serta menghadapi tekanan kompetisi.

Sementara bagi atlet senior, kejuaraan menjadi momentum menguji konsistensi, kemampuan, dan kesiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Selain persaingan di atas tatami, UNJ CUP XIII juga menjadi ruang silaturahmi bagi atlet, pelatih, wasit, official, perguruan, dan organisasi karate dari berbagai daerah.

Dengan keterlibatan 662 atlet dari enam provinsi, penyelenggaraan UNJ CUP XIII memperlihatkan pentingnya kompetisi yang berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembinaan. Bagi PB FORKI, semakin banyak kejuaraan berarti semakin terbuka kesempatan bagi atlet untuk mendapatkan jam terbang dan mengembangkan prestasi.

Sementara bagi para karateka, setiap pertandingan menjadi bagian dari perjalanan untuk membangun disiplin, keberanian, sportivitas, serta kemampuan menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

× Image