5 Fakta Derbi Nusantara Timnas Indonesia vs Malaysia yang Harus Kamu Tahu!

SKOR.id - Apa saja fakta Derbi Nusantara Timnas Indonesia vs Malaysia yang harus kamu tahu?
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia pada laga Derbi Nusantara di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) malam pukul 19.30 WIB.
Jelang laga panas dua rival nanti, apa saja yang harus diketahui?
Berikut ini beberapa fakta di antaranya!
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Baca Juga: Moto3 2026: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
1. Rekor Total
Timnas Indonesia dan Malaysia total bertemu 78 kali di laga resmi.
Hasilnya, Indonesia unggul dengan mencatat 36 kemenangan, 18 laga berakhir imbang, dan Malaysia menang 24 kali.
Garuda total mencetak 132 gol, sedangkan Harimau Malaya 102 gol.
2. Pertama dan Terakhir
Pertemuan pertama terjadi di Turnamen Merdeka, 7 September 1957, di Kuala Lumpur.
Indonesia menang 4-2 lawan tuan rumah saat itu.
Sedangkan pertemuan terakhir terjadi di Fase Grup Piala AFF 2020 di Singapura.
Indonesia menang 4-1 lawan Malaysia kala itu.
3. Terbesar
Bagi Malaysia, kemenangan terbesar mereka catatkan di Turnamen Merdeka 1976 di Kuala Lumpur.
Malaysia menang 7-1 lawan Indonesia.
Sedangkan bagi Garuda, kemenangan terbesar terjadi di fase grup SEA Games 1999 di Bandar Seri Begawan, kali terakhir SEA Games tak memakai batasan usia untuk sepak bola.
Indonesia menang 6-0 lawan Malaysia.
4. Rekor Pemain
Sepanjang sejarah Derbi Nusantara, Son Shin Ann jadi pemain yang paling sering tampil dengan 26 kali.
Ia aktif di Timnas Malaysia pada 1969 sampai 1984 dan pemegang rekor caps Malaysia sepanjang masa (195 caps).
Sedangkan pemain dengan gol terbanyak di Derbi Nusantara adalah Abdul Kadir dengan 16 gol.
Abdul Kadir adalah pemegang rekor caps (111 caps) dan gol (70 gol) sepanjang sejarah Timnas Indonesia.
5. Gelar
Dilihat dari gelar, Indonesia tertinggal jauh dari Malaysia.
Malaysia sekali juara Piala AFF pada 2010, Indonesia belum pernah.
Di SEA Games sampai 1999 saat timnas senior yang main, Indonesia juara dua kali, Malaysia empat kali.
Sumber: Wikipedia
