Home > Super League

Persija Buka Suara soal Insiden Dirtek Java United dengan STY

Persija menegaskan bahwa klub tidak akan mengambil langkah sendiri terkait insiden tersebut.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Klub Super League, Persija Jakarta. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)  Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Klub Super League, Persija Jakarta. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id) Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Persija Jakarta akhirnya buka suara terkait insiden yang melibatkan Direktur Teknik (Dirtek) Java United Achmad Resal Octavian dengan pelatih Shin Tae-yong (STY) dalam pertandingan Persija kontra Java United.

Melalui pernyataan resminya yang diterima Skor.id, Persija menegaskan bahwa klub tidak akan mengambil langkah sendiri terkait insiden tersebut. Macan Kemayoran memilih menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Persija berharap kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

"Malam semua. Menjawab pertanyaan teman-teman semua, saat ini Persija menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian atas insiden di laga tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku," tulis Persija dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Daftar Roster Lengkap Semua Tim MPL Indonesia Season 18

Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Dalam pernyataan tersebut, Persija juga menekankan pentingnya proses yang objektif dalam menangani insiden. Klub percaya keputusan terkait kejadian tersebut harus didasarkan pada fakta serta bukti yang tersedia di lapangan.

"Persija percaya bahwa setiap kejadian dapat diproses secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia di lapangan," lanjut pernyataan klub.

Sikap Persija ini sekaligus menunjukkan bahwa klub menyerahkan kewenangan penanganan insiden kepada otoritas disiplin sepak bola nasional. Komdis PSSI nantinya memiliki kewenangan untuk menelaah laporan pertandingan maupun bukti-bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Insiden yang melibatkan kubu Java United dan STY sebelumnya menjadi perhatian karena terjadi dalam atmosfer pertandingan. Kejadian tersebut kemudian memunculkan berbagai respons dan pembahasan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

Dengan adanya pernyataan resmi ini, Persija memilih untuk tidak berspekulasi mengenai kemungkinan sanksi ataupun pihak yang dinilai bersalah. Klub menunggu proses yang dilakukan Komdis PSSI berdasarkan mekanisme yang berlaku.

Langkah tersebut juga membuat penyelesaian insiden kini berada di tangan Komdis PSSI. Publik pun tinggal menanti bagaimana hasil pemeriksaan dan keputusan yang akan dikeluarkan oleh otoritas disiplin.

Persija menegaskan bahwa fakta dan bukti menjadi dasar penting dalam proses tersebut. Dengan demikian, klub berharap penyelesaian insiden dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Kini perhatian tertuju kepada Komdis PSSI untuk menentukan tindak lanjut atas insiden tersebut. Keputusan komite disiplin nantinya akan menjadi bagian penting dalam menyelesaikan polemik yang muncul setelah pertandingan.

× Image