Build Minotaur EXP Lane ala Aran Team Liquid ID

SKOR.id - Minotaur selama ini identik sebagai hero Tank yang mengisi posisi Roamer di Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Namun, EXP Laner Team Liquid ID, Aran, menunjukkan bahwa sang banteng juga bisa menjadi opsi menarik untuk mengisi EXP Lane.
Alih-alih mengandalkan kemampuan duel satu lawan satu, Minotaur EXP Lane racikan Aran dibangun sebagai frontliner tambahan yang bertugas menyerap damage, membuka ruang, sekaligus mengacaukan formasi lawan ketika teamfight pecah.
Pendekatan ini membuat Minotaur tidak perlu mengejar solo kill atau mendominasi fase laning. Fokus utamanya justru membantu tim ketika memperebutkan objektif seperti Turtle dan Lord.
Untuk memaksimalkan ketahanan Minotaur, Aran menggunakan susunan equipment yang berorientasi penuh pada defense. Tidak ada item damage yang dipasang dalam racikan ini.
Urutan build yang digunakan adalah Tough Boots, Antique Cuirass, Radiant Armor, Immortality, Chastise Pauldron, dan Athena's Shield.
Baca Juga: Daftar Roster Lengkap Semua Tim MPL Indonesia Season 18
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Tough Boots menjadi pilihan awal untuk memberikan tambahan Magic Defense sekaligus mengurangi durasi efek Crowd Control yang diterima. Setelah itu, Antique Cuirass digunakan untuk meredam Physical Damage, terutama dari hero lawan yang mengandalkan skill sebagai sumber serangan.
Ancaman Magic Damage berkelanjutan diantisipasi melalui Radiant Armor. Sementara itu, Athena's Shield disiapkan untuk menghadapi serangan Magic Damage yang bersifat burst.
Immortality kemudian memberikan kesempatan kedua bagi Minotaur ketika memasuki fase krusial permainan. Adapun Chastise Pauldron berfungsi untuk menghadapi hero-hero dengan Attack Speed tinggi.
Dengan enam item tersebut, Minotaur berperan sebagai benteng berjalan yang mampu bertahan lebih lama di tengah kepungan lawan.
Dari sisi emblem, Aran kembali mengedepankan aspek durability. Minotaur menggunakan Firmness sebagai Basic Talent untuk meningkatkan Physical dan Magic Defense dasar.
Talent Tenacity ditempatkan pada Core Talent pertama. Efeknya membuat pertahanan Minotaur semakin kuat ketika HP turun di bawah 40 persen, sehingga sang Tank tetap sulit dijatuhkan dalam situasi genting.
Sementara itu, Brave Smite menjadi Core Talent kedua. Talent ini sangat cocok dengan Minotaur karena kemampuan sang hero memiliki banyak efek Crowd Control. Setiap kali berhasil memberikan Crowd Control kepada lawan, Minotaur bisa mendapatkan pemulihan HP.
Untuk Battle Spell, Flicker menjadi pilihan utama. Spell ini dapat digunakan untuk mengejar posisi lawan sekaligus menciptakan momen inisiasi melalui ultimate Minoan Fury.
Hal terpenting dalam memainkan Minotaur EXP Lane adalah memahami bahwa hero ini tidak dibawa ke jalur tersebut untuk menjadi mesin solo kill.
Minotaur justru harus aktif bergerak dan bergabung dengan tim ketika objektif penting akan diperebutkan. Kemampuan Crowd Control dan mekanisme Rage miliknya membuat Minotaur sangat berbahaya ketika berada di tengah kerumunan lawan.
Karena itu, pemain tidak disarankan terlalu terpaku pada jalur EXP. Setelah mendapatkan kesempatan, Minotaur dapat bergerak membantu Jungler mengamankan Turtle, melakukan rotasi, atau bersiap menyambut teamfight.
Strategi tersebut juga memberikan fleksibilitas dalam fase draft. Minotaur dapat menjadi pilihan EXP Lane ketika posisi Roamer tim diisi hero utility yang lebih tipis, seperti Rafaela.
Dengan racikan full defense ala Aran, Minotaur bukan sekadar Tank yang berpindah jalur. Ia berubah menjadi lapisan pertahanan tambahan yang membuat komposisi tim semakin sulit ditembus.
Build Minotaur EXP Lane ala Aran:
Tough Boots
Antique Cuirass
Radiant Armor
Immortality
Chastise Pauldron
Athena's Shield
Emblem: Firmness – Tenacity – Brave Smite
Battle Spell: Flicker
Sumber: Esports.id
