Kolaborasi Milklife Soccer Challenge dengan Pokemon Hadirkan Mana Iwabuchi dan Aya Miyama

SKOR.id - Dua legenda sepak bola putri Jepang, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama, berbagi pengalaman serta ilmu kepada puluhan pesepakbola putri usia dini.
Hal tersebut dilakukan melalui coaching clinic “MilkLife Soccer Challenge with Pokemon” di Lapangan King Kong Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang digelar Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan The Pokemon Company tersebut menjadi bagian dari rangkaian MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Raya Seri 1 musim 2026-2027.
Sebanyak 74 pesepakbola putri berusia 10 hingga 13 tahun ambil bagian dalam coaching clinic ini.
Baca Juga: Daftar Roster Lengkap Semua Tim MPL Indonesia Season 18
Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap
Mereka berasal dari Jakarta, Tangerang, dan Bekasi, serta merupakan peserta MilkLife Soccer Extra Training yang dipersiapkan untuk tampil pada MilkLife Soccer Challenge All-Stars tahun depan.
Para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai teknik dasar dan koordinasi fisik.
Mereka juga memperoleh kesempatan merasakan langsung pengalaman berlatih dan bermain bersama Iwabuchi serta Miyama, dua pemain yang pernah menjadi bagian dari skuad Jepang ketika menjuarai Piala Dunia Wanita FIFA 2011.
President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk The Pokemon Company dan karakter Pikachu.
“Terima kasih untuk tamu-tamu dan adik-adik yang sudah hadir, khususnya dari Jepang yaitu Fukunaga-san, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama. Terima kasih datang ke Jakarta,” ujar Victor.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai kehadiran kedua legenda Jepang tersebut dapat memberikan pengalaman sekaligus inspirasi bagi para pemain muda.
Menurut Teddy, Iwabuchi dan Miyama merupakan role model yang menunjukkan bahwa proses pembinaan sejak usia dini dapat mengantarkan pesepakbola putri menuju prestasi di level tertinggi.
“Kami menghadirkan Aya Miyama dan Mana Iwabuchi sebagai role model. Mereka membuktikan bahwa sepak bola yang ditekuni sejak kecil, jika dijalani secara konsisten, bisa memetik hasil luar biasa seperti mendapatkan medali Olimpiade dan juara Piala Dunia Wanita FIFA,” kata Teddy.
Sementara itu, Corporate Officer The Pokemon Company, Susumu Fukunaga, menegaskan keterlibatan Pokemon tidak hanya menghadirkan pengalaman baru, tetapi juga mendorong terciptanya ruang olahraga yang menyenangkan dan inklusif.
Fukunaga berharap pengalaman bersama dua legenda Jepang tersebut dapat memotivasi para peserta untuk terus berkembang dan suatu hari mampu berprestasi di panggung sepak bola dunia.
