Home > National

Perkuat Timnas Indonesia di AMNC 2026, Sutan Zico Tatap Peluang Karier di Minifootball

Eks striker Timnas U-16 Indonesia, Sutan Zico, memperkuat Timnas Minifootball Indonesia di AMNC 2026.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Sutan Zico memperkuat Timnas Minifootball Indonesia di AMNC 2026. (Foto: Dok. FSMI/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id) 
Sutan Zico memperkuat Timnas Minifootball Indonesia di AMNC 2026. (Foto: Dok. FSMI/Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id – Nama Sutan Diego Armando Zico tentu tak asing bagi pencinta sepak bola tanah air. Mantan penyerang haus gol Timnas Indonesia kelompok umur itu kini mencatatkan babak baru dalam perjalanan kariernya. Bukan di lapangan besar 11 lawan 11, Zico resmi kembali mengenakan seragam Merah Putih untuk berlaga di ajang Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 yang berlangsung di Jakarta, 13-18 September 2026.

Langkah ini menjadi momentum comeback yang krusial bagi Zico di kancah internasional. Pasalnya, AMNC 2026 bukan sekadar ajang kualifikasi regional biasa, melainkan pintu masuk resmi menuju panggung WMF World Championship 2027 di Republik Ceko.

Bagi eks penggawa Persik Kediri tersebut, bertransisi ke format minifootball 6 lawan 6 menghadirkan tantangan tersendiri. Karakter permainannya menuntut adaptasi kilat karena memadukan ketangkasan futsal dengan teknik dasar sepak bola konvensional.

''Ini pertama kali karena ini level internasional. Biasanya kalau main mini soccer atau fun football bisa dibilang sering, tapi kalau ikut kompetisi seperti ini baru pertama kali,'' ujar Zico saat ditemui di Stadion ASIOP, Jakarta, Selasa (15/09/2026).

Baca Juga: Pekan Berat Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Tim Kevin Diks hingga Emil Audero Kalah

Baca Juga: Emil Audero dan Maarten Paes Kompak Raih Kemenangan Perdana di Liga

Meskipun baru bergabung dengan skuad Timnas Minifootball Indonesia sepekan sebelum turnamen bergulir, latar belakangnya di sepak bola profesional dan kebiasaannya mengolah si kulit bundar di lapangan lantai sangat membantu proses penyatuan dirinya dengan tim.

''Kayaknya semi-semi ya. Semi-semi futsal, semi-semi sepak bola. Cuma kemarin saya juga baru gabung. Baru seminggu latihan sebelum turnamen ini mulai,'' ungkapnya.

''Ya alhamdulillah, mungkin karena di rumah saya juga sering main futsal, jadi pelatih melihat saya cukup cepat beradaptasi. Saya juga merasa bisa mengikuti permainan ini,” tambah pemain yang ikut membawa Timnas U-16 Indonesia juara Piala AFF U-16 2018 itu.

Tantangan Rotasi dan Ruang Belajar Baru

Nama Zico mulai meroket saat tampil ganas di Kualifikasi Piala Asia U-16 2018. Kala itu, ia keluar sebagai top scorer kualifikasi dengan koleksi 10 gol—termasuk gelontoran lima gol ke gawang Kepulauan Mariana Utara dan hat-trick ke gawang Timor Leste. Ketajaman tersebut berlanjut hingga putaran final Piala Asia U-16 2018, salah satunya saat ia menyumbang gol di laga perempat final sengit kontra Australia.

Namun, rekam jejak mentereng di level junior tak lantas membuat perjalanannya di minifootball tanpa hambatan. Zico mengaku harus mengolah kembali pemahamannya soal taktik dan pergerakan di lapangan.

''Mulai dari awal. Cuma sebenarnya ada yang sama, tapi nggak sama juga,'' jelas pemain yang pernah membela Sriwijaya FC itu.

''Karena di sini benar-benar seperti futsal. Kita harus terus bergerak dan berputar. Kalau di sepak bola 11 lawan 11, kan memang sudah ada posisi dan pembagian areanya masing-masing. Kalau di sini lebih banyak rotasi dan pergerakan,” tuturnya.

Intensitas tinggi serta transisi kilat antara bertahan dan menyerang di format 6 lawan 6 memberikan pengalaman segar baginya.

“Buat saya, ini juga jadi pelajaran. Saya dapat ilmu baru dari permainan ini,” tambah Zico.

Keterlibatan Zico di AMNC 2026 secara tidak langsung menegaskan potensi besar minifootball dalam struktur olahraga nasional. Di tengah ketatnya persaingan menuju tingkatan profesional sepak bola 11 lawan 11, minifootball hadir menyajikan wadah kompetitif yang ideal bagi para pesepak bola untuk terus berkembang.

Struktur permainannya yang masih menggunakan rumput dan sepatu bergigi membuat proses perpindahan pemain terasa lebih alami.

''Permainan ini juga dimainkan di lapangan yang masih punya karakter seperti sepak bola, bukan seperti futsal yang kemudian pindah ke sepak bola,'' tutur Zico.

“Jadi menurut saya ada peluang buat pemain-pemain seperti kami untuk bermain dan berkembang di sini,” jelasnya.

Turnamen AMNC 2026 di Jakarta sendiri diikuti oleh 10 negara Asia yang terbagi dalam dua grup, di mana empat tim terbaik berhak melaju ke fase semifinal demi mengamankan tiket menuju Piala Dunia di Republik Ceko tahun depan.

Kehadiran pemain berpengalaman seperti Zico memberi warna baru sekaligus membuktikan bahwa minifootball kini bukan lagi sekadar hobi atau fun football, melainkan jalur karier alternatif yang menjanjikan panggung dunia bagi para atlet Indonesia.

× Image