Home > Tennis

Jadwal Bentrok dengan WTA 1000 Beijing, Janice Tjen Putuskan Absen di Asian Games 2026

Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, dengan berat hati memilih tidak tampil di Asian Games 2026.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Petenis Putri Indonesia Janice Tjen. Sumber:(Grafis: Skor.id)
Petenis Putri Indonesia Janice Tjen. Sumber:(Grafis: Skor.id)

SKOR.id - Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, memutuskan untuk tidak tampil di Asian Games 2026.

Sebuah langkah berat yang mesti diambilnya karena kejuaraan multievent tersebut ternyata bentrok dengan jadwal Janice bertanding di turnamen WTA 1000.

Asian Games 2026, yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, mempertandingkan cabor tenis pada 27 September hingga 3 Oktober.

Sementara, China Open 2026 juga dihelat pada saat bersamaan di Beijing, Cina, pada 30 September sampai 11 Oktober.

Janice awalnya memilih untuk turun di Asian Games 2026, terbukti dari keberadaan namanya dalam skuad tenis Indonesia. Sayang, WTA ternyata tak memberi izin.

Dengan berat hati, petenis 24 tahun itu pun terpaksa menarik diri dari tim Merah Putih.

Baca Juga: Janice Tjen Lolos Babak Utama US Open 2026, Minimal Bakal Kantongi Rp2,4 Miliar

Baca Juga: Tembus Ranking 47 Dunia, Janice Tjen Cetak Sejarah

Sebagai informasi, semua turrnamen WTA 1000, Grand Slam, dan WTA Finals memang mandatory buat para petenis yang memenuhi syarat.

"Setelah melalui banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan yang tidak mudah bahwa saya tidak dapat bertanding di Asian Games tahun ini, yang berlangsung bersamaan dengan turnamen WTA 1000 wajib di Beijing," tulis Janice Tjen via media sosial pribadinya, Jumat (11/9/2026).

"Kami telah menerima konfirmasi dari WTA bahwa sayangnya, saya tidak mendapatkan pengecualian untuk bertanding di Asian Games."

"Ini bukan keputusan yang mudah bagi saya. Saya selalu senang dan bangga bisa mewakili Indonesia serta membela tim nasional kapan pun saya mendapat kesempatan," lanjutnya.

Janice tahu mungkin ada penggemar yang merasa kecewa karena dirinya urung membela Indonesia di Asian Games 2026.

Tapi, dia menegaskan bahwa hal ini memang tak bisa dihindari. Faktanya, Janice mengaku sangat bangga setiap kali bisa mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Sekecil apapun peluang tampil bersama Indonesia, dia pasti akan mengupayakannya, seperti yang selalu dilakukan di masa lalu.

Namun, kali ini dia harus taat dengan peraturan organisasi tenis dunia.

"Saya sangat bersyukur atas kesempatan-kesempatan yang telah saya miliki untuk mewakili Indonesia, termasuk meraih medali di Asian Games (2023) dan SEA Games (2025), serta membantu Indonesia meraih promosi di Billie Jean King Cup tahun ini," tulisnya.

"Mewakili Indonesia di panggung internasional memiliki arti yang sangat besar bagi saya. Saya selalu bangga membawa nama dan bendera Indonesia bersama saya setiap minggu di WTA Tour," dia menambahkan.

Janice Tjen berharap para penggemar dapat memahami keputusan ini. Dia sangat bersyukur sudah mendapat dukungan dan cinta yang besar dari mereka.

Tunggal putri kelahiran Jakarta itu berjanji akan kembali mengenakan seragam Indonesia jika mendapatkan kesempatan lain di masa depan.

"Saya juga sangat berterima kasih atas seluruh cinta dan dukungan yang terus saya terima dari para penggemar Indonesia. Semoga kalian tahu betapa berartinya semua dukungan tersebut bagi saya," katanya.

"Saya akan terus memberikan yang terbaik untuk membuat Indonesia bangga di panggung dunia, dan saya berharap dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia di masa yang akan datang. Terima kasih," dia memungkasi.

Menyusul absennya Janice Tjen, tim tenis Indonesia di sektor putri Asian Games 2026 kini menyisakan Aldila Sutjiadi, Meydiana Laviola Reinnamah, dan Anjali Kirana Junarto.

× Image